jika kita cermat sebenarnya kita ini sudah di arahkan Allah sesuai dengan apa yang sudah ditetapkan Allah kepada kita. jika kita sinkron dengan apa yang seharusnya kita lakukan sesuai denga kehendak Allah maka kita akan semangat bekerja, giat bekerja dan Happy tentunya. Namun jika kita tidak sinkron dengan kehendak Allah dalam beraktivitas (misalnya mengandalkan kehendak dan pikiran kita) maka yang terjadi adalah ketidak bahagiaan, stress, dan hilangnya semangat dalam bekerja.
coba kita amati dalam diri kita, jika kita menghilangkan keinginan kita maka akan ada yang jernih akan ada petunjuk yang kita tahu saya harus melakukan apa, nah disitulah seharusnya kita lakukan. kenapa kita sudah tahu bahwa kita harus melakukan hal tersebut namun masih saja kita mengatakan “tidak ah…, nanti dulu…. oh kok itu itu terus… dan alasan lainya”.
seringkali kita menghijab diri kita dengan pikiran sukses, berhasil, hebat dll, dimana untuk mencapai itu semua harus sesuai dengan keinginan, sesuai dengan pola berpikir kita…. ya jelas stress… karena apa yang kita pikirkan apa yang kita rencanakan tidak selamanya selaras dengan kehendak Allah.
bagaimana cara mensikronkan kehendak Allah dalam kehidupan sehari hari kita, caranya cukup sederhana yaitu dengan menjalankan apa yang seharusnya kita jalankan, kemudian katakan dalam diri kita bahwa yang seharusnya saya jalankan ini adalah kehendank Allah bukan kehendak saya. dengan demikian maka ada kekuatan spiritual yang muncul dari menjalankan pekerjaan tersebut dan pasti insya Allah kita akan semangat dalam beraktivitas. jika kita melibatkan ALlah dalam aktivitas kita maka kita akan merasakan munculnya ilham ilham positif yang mengalir dari diri kita.
siknronisasi ini sebaiknya dilakukan setelah sholat dengan pikiran jernih … misalnya saya sebagai guru maka mengajar murid itu adalah kehendak ALlah, maka saya gunakan kekuatan Allah untuk mengajar murid murid saya… saya belajar menggunakan kepandaiannya Allah, saya mengasuh murid murid saya dengan kasih sayangnya Allah… jadi semua aktivitas saya afirmasikan “semua kekuatan Allah”.