dikalangan orang jawa banyak tokoh tokoh fiktif yang di riilkan seolah olah tokoh tokoh fiktif tersebut benar benar ada dan masih ada sampai sekarang, bahkan menguasai tempat tempat tertentu. kita ambil contoh misalnya tokoh semar, semar adalah punokawan yang merupakan tokoh fiktif wayang ramayana versi indonesia. tokoh ini sebenarnya “dagelan” tapi di Riilkan menjadi tokoh benar benar ada . yang namanya fiktif kok di riilkan ya tetap tidak riil tetap fiktif. bahkan ada sekolompok orang yang saking kuatnya pikiran dan keyakinan tentang keberadaan semar maka dia merasa ditemui semar dan diberi wejangan dari semar… pada hal kita tahu bahwa semar adalah “rekayasa pikiran manusia” sekedar untuk menghibur masyarakat pada masa itu.

kebaradaan tokoh fiktif tidak sekedar ada namun beberapa kelompok “kejawen” ada yang menuhankan semar sang tokoh jenaka… jelas ini merupakan kenyataan yang lebih jenaka dari pada semar itu sendiri. tokoh jenaka yang dituhankan .. apa tidak sangat jenaka jadinya…

banyak sekali tokoh tokoh fiktif yang dipersonkan secara riil. seperti nyi roro kidul… seorang nyai yang hidup di laut selatan….. (mirip spongebob dan patrick) ini merupakan tokoh fiktif yang dibuat oleh kerajaan mataram pada waktu ituuntuk menakut nakuti rakyatnya agar patuh kepada raja.. dan sekarang masih di “ada ada” kan.