Untuk apa sholat jika kita menjadi karyawanya Allah

Fungsi sholat pada hal ini lebih pada bagaimana kita meluruskan niat bahwa aktivitas kita di dunia sebagai karyawan Allah. Meluruskan niat dalam bentuk sholat merupakan syarat mutlak. JIka kita beraktivitas yaitu berbuat dan berbuat maka sebenarnya kita sedang menjalankan sebagai khalifahnya Allah namun jika kita sholat berarti bahwa kita sebagai abdi Allah. Seorang abdii tugasnya adalah menyembah Allah, persembahan ini ini tidak dengan sesaji tapi dengan penyerahan diri kita dengan total, agar nantinya di dalam menjalankan tugas sebagai khalifah dapat berjalan dengan baik.

Seperti layaknya seorang abdi dalem keraton, misalnya abdi dalem masalah masak memasak, maka tugas di memasak membuatkan makanan untuk raja dinamakan dengan tugas kekhalifahan, nah untuk menjadi khalifah yang benar benar khalifah diperlukan satu perbuatan lain yaitu pengabdian kepada raja berupa “memberikan penghormatan setiap pagi kepada raja dalam tata cara yang sudah diatur dalam peraturan kerajaan” ya mungkin sama dengan apel pagi lah.

Sholat ini bukan ibadah yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan kita dalam dunia ini, sangat ada kaitannya. Karena petunjuk Allah biasanya ada di dalam sholat. Termasuk saya menuliskan tulisan ini karena petunjuk Allah saat saya menjalankan sholat subuh pagi ini. Dengan sholat ini kita seolah “mendengarkan” wejangan dari Allah SWT kepada kita untuk tugas kita pada hari ini. Apa yang disampaikan Allah ini berbeda dengan wangsit atau lainnya. isi perintah Allah dalam sholat ini mengandung makna petunjuk hidup tentang bagaimana kita hidup saat ini. Mungkin petunjuk Allah dalam sholat ini derivasi atau turunan yang lebih praktis dari pada Al Quran, jadi tidak mungkin bertentangan dengan apa yang ada dalam quran dan hadis. Sebab tidak mungkin Allah memberikan petunjuk berbeda dengan petunjuk sebelumnya yaitu quran dan hadis.

Jadi kita menggunakan sholat ini sebagai cara memperlancar tugas kita di dunia ini, oh ya satu hal lagi bahwa petunjuk Allah ini hanya diberikan kepada kita yang menjadi karyawannya Allah, yang bukan karyawanya Allah silahkan berpikir sendiri, atau minta pendapat orang lain saja.

baca artikel terkait : menjadi karyawannya Allah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *