wirid yang membosankan

pernah anda melakukan wirid ? terasa bosan? misalnya anda melakukan wirid setiap hari dua kali setiap habis subuh dan maghrib, setiap kali wirid anda membaca istghfar, shalawat dan tahlil masing masing 100 kali , dan bacaan shalawat adalah shalawat yang panjang…. apa yang anda rasakan, anda memperoleh sesuatu dari wiridnya? hati hati dengan kebosanan yang muncul ketika anda melakukan wirid tersebut, sebab ketika bosan dan anda memaksakan diri untuk membaca wiridan itu maka semakin anda tersiksa dengan bacaan tersebut.

ciri ciri kebosanan itu adalah :

1. merasa terpaksa

2. membaca dengan tempo cepat, bahkan semakin hari samakin dipercepat

3. yang di dapat setelah wirid bukan pencerahan tapi kelelahan..

4. tidak ada perubahan dalam kehidupan setelah melakukan wirid wirid tersebut

5. hati sama saja, tidak merasakan ketenangan

segera lah ketika anda merasakan kebosanan membaca wirid untuk mencari jalan keluarnya, jangan anda biarkan sekali lagi semakin anda memaksakan wirid untuk dibaca padahal anda bosan maka semakin anda tersiksa. jalan keluar yang harus anda cari jalan keluarnya adalah :

1. mencari hakikat wirid tersebut, untuk apa saya wirid, untuk siapa saya wirid

2. carilah level spiritual yang ada pada bacaan wiridan tersebut

3. selami maknanya sambil anda membaca wiridan sehingga ada wilayah emosi yang bermain disini

4. tetaplah sambung ke Allah selama melakukan wirid, jangan wirid sambil membayangkan selain Allah misalnya berpikir tentang pekerjaan, tentang kawan atau yang lain.

5. konsultasikan kepada guru, pembimbing, kyai, mursyid yang memberikan ijazah wiridan tersebut.

6. gunakan setiap bacaan wiridan untuk meningkatkan level spiritual jadi harus serius, sungguh sungguh

7. jangan meniatkan apapun dalam wiridan selain ihlas karena Allah, misalnya melakukan wiridan untuk kaya, untuk sakti, untuk sukses, untuk pintar dan lain sebagainya, meski fadhilah wirid tersebut tetap akan diberikan Allah.

8. gunakan bacaan shalawat untuk sambung kepada rasulullah, sebab daya spiritual rasulullah ini akan membawa kita kepada level yang lebih tinggi dan akan meningkatkan akselerasi menuju ke Allah.

9. jangan lupa juga doakan orang tua kita, guru kita, sahabat nabi, dan seluruh umat islam baik yang sudah meninggal maupun masih hidup. daya doa kita tadi akan membawa kita kepada keadaan luas dan kuat, sehingga ini menjadi power tersendiri untuk menuju ke Allah.

10 ketika tahlil : tiadakan semua termasuk kita memfanakan diri kita , afirmasikan bahwa yang ada hanyalah Allah SWT.

setelah melakukan wirid tetap lah duduk dengan relaks, resapi apa yang telah kita terima selama wirid tadi.. mungkin perasaan kita berubah, mungkin pemahaman tentang sesuatu. tetap lah duduk sampai tersimpan dalam hati sanubari kita shingga nanti kalauwirid kembali ingatan atau memori ini kita panggil (recall) kembali sehingga wirid kita akan selalu meningkat dan meningkat.

semoga Allah tidak membosankan wirid wirid kita amin

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

8 thoughts on “wirid yang membosankan

  1. Sebaiknya kalau wirid dalam hati saja atau perlu dilafatkan dan boleh mejamkan mata nggak, pokok nya yang paling khusuk yg bagaimana,,,,,? nuwun mas Pur

    • biasanya wirid di lafad kan pak, agar lebih menghujam.. boleh pejam boleh buka [ak, yang penting setiap baca kita resapi maknanya, sehingga kita perlu tahu dari kyai yang memberiijazah atau amalan tersebut.

  2. mas pur… ijin kopi paste ya mas…. tulisan ini sangat bermanfaat bagi saya, dan saya pengin menyebarkan ke teman2 yg lain…

    matur suwun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *