ya Allah berikan saya santri ….

sewaktu sembahyang magrib di masjid di daerah sidoarjo, perjalanan ke bandara juanda untuk pulang ke solo, di dalam masjid tersebut hati saya bergelora ingin sekali masuk pondok pesantren mendidik santri dengan sadar Allah. Terbayang bagaimaan seorang santri dengan keyakinan sadar Allah yang kuat kepada Allah, dengan bekal ilmu agama yang lebih dari cukup. Kehidupan di pondok pesantren pun sangat mendukung untuk terus berdzikir 24 jam, terus sadar Allah selama dia di pondok pesantren.

gelora semangat ini sebenarnya sudah lama terbayang tapi kadang pupus, karena bagaimana mungkin pondok pesantren mau menerima saya untuk mengajarkan ilmu sadar Allah ini. tapi memang kehendak Allah gelora terus berlanjut hingga kemarin sore gelora itu membesar. Ya saya siap saja bila Allah berkehendak untuk hal ini.

shalat magribpun selesai saya kembali ke mobil bersama pak Imam, pak Agung dan Pak Agus. sesampai di juanda … kita menunggu sekitar 30 menitan untuk naik ke pesawat. di sela sela menunggu ternyata ada 3 no yang miscall salah satunya mengirim sms sebagai berikut : “Maaf benar ini dngn padepokan patrap, kami dari universitas darussalam Gontor, mau mengadakan kegiatan studi pengayaan lapangan di padepokan ini, apabila berkenan kami ingin konfirmasi lebih lanjut”

subhanallah ternyata ini nyambung dengan gelora keinginan saya untuk meyampaikan program sadar Allah di linkungan pondok pesantren. dan Allah mengirimkan santri gontor untuk berkunjung ke Padepokan patrap, ya Allah hamba siap untuk terus menyebarkan program sadar Allah ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *