Yang ghoib tetap ghoib

Seringkali kesalahan berfikir seringkali terjadi ketika akal memasuki atau memikirkan yang ghoib. namanya saja ghoib pasti tidak bisa di logika menjadi tidak ghoib. Ghoib itu artinya tidak ada di alam logika tapi dia tetap ada, yaitu berada di alam ghoib. Jangan memikirkan sesuatu yang ghoib sebab ini akan menjadikan kesesatan dalam berfikir.hal ini terjadi ketika umat nasrani berusaha melogikakan tuhannnya akhirnya tuhan dianggapnya memiliki anak dan tuhan yesus merupakan anaknya. kalau islam jelas sekali, bahwa Allah itu diatasnya ghoib, tidak beranak dan tidak diperanakkan. Tuhan umat islam tidak laki laki dan juga tidak perempuan. ini menegaskan bahwa Allah jangan di logikakan. biarlah Allah tetap berada di alam ghoib yang menguasai alam ghoib dan alam yang tidak ghoib.

ini menegaskan pula bahwa Tuhan Allah tidak boleh dibahas oleh filsafat, sejauh jauhnya filsafat tetap dalam batasan pikiran dan logika, Allah tidak bisa dijangkau dengan logika dan pikiran. Allah jauh berada diatas yang ghoib. Tempat bersemayamnya Allah berada di atas Arasy, arasy saja ghoib, ini Allah berada di atasnya arasy berarti diatasnya ghoib, berarti sangat ghoib.

pada surat al baqoroh ayat 2 disebutkan bahwa orang yang taqwa adalah orang yang mempercayai yang ghoib, dalam ayat tersebut tidak disebutkan dengan memikirkan yang ghoib, hal ini memberikan ketegasan yang sangat tegas bahwa Allah menghendaki dipercayai bukan di pikir pikirkan.

jangan memikirkan Allah tapi percayai Allah

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *