Yang sadar bukan aku

Suatu tahap titik penghabisan adalah yang menyadari bukan lah aku, dan ini akhirnya nanti merupakan penghambaan dan kesaksian yang sempurna atas “bahwa yang ada bukan lah Allah”. Inilah kesadaran tertinggi yaitu menyadari yang sadar bukanlah aku… sebatas kapan ya sampai akunya hilang… mungkin akan sampai mati… kesadaran aku ini kalau boleh di umpamakan adalah seperti kaca pantul (cermin) dihadapkan dengan cermin maka semakin dicari pantulannya atau bayangan di cermin akan semakin jauh dan semakin tidak ada habisnya. Demikianlah kita dalam proses menjadi lebih sadar ini yaitu mencari dibalik bayangan , kita berhasil menghilangkan bayangan muncul bayangan di belakangnya kemudian kita berhasil menghilangkannya lagi kemudian muncul bayangan lagi demikian seterusnya. Kesempurnaan setelah kita nanti mati yaitu kembali sempurna kehadirat ilahi.

Proses ini sangat kita butuhkan karena jika kita tiba tiba dipanggil allah maka kita spontan dan reflek untuk kembali menuju ke allah Miraj Pungkasan… artinya miraj penutup…

0 thoughts on “Yang sadar bukan aku

  1. Aduh aku ini tdk punya yg namanya internet ,jadi aku intrnetan lwt hp. Aduh susah banget ..!tolong dong biar gmpang nyambung. Aku penasaran banget sama ustd Abu sangkan. Beliau itu manusia luar biasa, jarang ada ustd yg mngulas tuntas sholat,patrap dll kayak beliau. Hingga akhirnya kita2 ini dpt ketularan jg ilmunya. Mkasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *