di dalam sholat jika seseorang tidak sadar akan Allah maka pasti dia akan lupa. sebab dia melakukan sholat tidak tahu maksudnya untuk apa sujud dan rukuk. maka pikirannya melayang entah kemana. Jika kita sadar bahwa Allah tempat kita menghadap sholat dan selalu “ON” selama sholat maka kita tidak akan lupa , sudah berapa rekaat, sudah baca apa belum, lho tahiyat yang dibaca malah fatihah…. maka untuk mengatasi “lupa” ini syarat wajibnya adalah menyadari Allah dalam segala bentuk gerak dan bacaan sholat. Setiap bacaan dan gerak solat dimaknai dan betul betul dijadikan komunikasi dengan Allah. Seorang yang sadar berarti dia menjaga dirinya terutama pikirannya untuk tidak kemana mana kecuali kepada ALlah. Kalau di dalam sholat dengan Allah saja lupa maka pasti sholatnya juga akan sering lupa.

menjaga kesadaran ke Allah memerlukan perhatian dan kesengajaan secara terus menerus. sekali kita lengah maka yang akan terjadi adalah kelupaan. karena daya tarik pikiran akan sangat kuat. dimana pikiran ini akan  mengikuti isi dari pada pikiran bawah sadar. Sekali lagi untuk membebaskan diri dari lupa sadar lah kepada Allah dan gunakan setiap bacaan dan gerakan sholat sebagai pengikat.