kesaktian tidak tergoda, uang tidak tergoda Allah coba dengan perempuan ….

ada saja Allah ini menguji hambanya … menguji bukan benci, menguji untuk meningkatkan derajat disisi Nya. lha iya…. kesaktian sudah tidak tertarik … tetap lurus ke Allah… terus … uang … juga tidak tergoda tetap lurus ke Allah… nah cobaan berikutnya adalah perempuan … hmmm … tetap lurus atau ….. nah … ayo tetap lurus ke Allah… he he relaks dulu ya sambil dengerin lagunya crisye ini https://www.youtube.com/watch?v=us0PXaw6TSk  hanya kepada Tuhan tempat ku berteduh dari kepalsuan dunia… itulah kata crisye di lagunya….

hai para pejalan mari kita lanjutkan perjalanan yang masih panjang dan jauh. Jika kita lolos dengan yang namanya perempuan Allah akan berikan godaan yang lebih woo lagi … dan itu ngeri ngeri sedap…. pokoknya kalau lagi galau karena godaan Allah langsung dengarkan lagu ini.. dan resapi lagunya liriknya … nanti akan kembali lurus ke Allah.

wis ya… pokoknya santai saja kalau sedang di landa godaan… semua adalah perbuatan Allah… tapi bagaimana kalau sudah kadung alias terlanjur ke goda pak pur?…. tenang tenang , kita ini hamba yang di sayang Nya.. asal kita tetap lurus ke Allah. Jadi kalau ada akibat dari tergoda ya santai saja sadari bahwa kita telah berbuat salah dan kembali ke Allah. Ingat ya jangan malah lari dari Allah,,, tetap berjuang sadar Allah terus berdakwah… Allah itu senang kalau kita sadar bahwa kita berbuat salah dan mohon ampun kepada Nya dan  terus berjuang di jalan Allah. ….maaf pak pur mau tanya lagi …. saya takut kalau nanti kawan kawan menjauhi saya karena perbuatan dosa saya, dan nanti pak pur nggak nerima saya lagi …… (jawab saya) weleh weleh… lha Allah saja maha ampun dan maha menerima taubat mosok saya akan menjauhi asal masih mau ke Allah dan berjuang untuk berdakwah lho ya … kalau sahabat DNSA tidak menerima saya lagi dan meninggalkan saya bagaimana Pak Pur ? walah nggagas sahabat…. sudah gagas saja Allah SWT, jangan terikat dengan kawan sahabat, terikat saja sama Allah. gitu saja kok repot ..

wis ya …pokoknya  jangan tinggalkan Allah sedosa apapun kita…. karena meninggalkan Allah itu lebih berdosa dari perbuatan dosa yang sudah kita perbuat.

Kehidupan Duniawi yang Membawa Ke Surga

Duniawi ini adalah jembatan untuk masuk surganya Allah. Kalau duniawi ini ibarat penjara maka jangan mau dipenjara dunia, kalau dunia ini adalah permainan yang menipu maka jangan mau tertipu dengan permainan dunia. Dari dua hal ini, maka jelas bahwa dunia ini sebagai sarana atau jembatan untuk masuk surganya Allah. Orang yang sadar berarti dia tidak akan terpenjara oleh dunia dan tidak akan tertipu oleh dunia. Ya kata kunci untuk hal ini adalah “sadar”. Jika kita sadar maka pikiran kita juga akan luas, seluas kesadaran kita. Orang yang tertipu dunia adalah orang yang pikirannya sempit, misalnya orang yang bekerja untuk cari duit, maka kesadarannya hanya ke duit sehingga pikirannya menyempit hanya duit dan duit.  Pikiran yang sempit inilah pikiran yang tertipu dengan dunia. Berbeda dengan orang yang luas kesadarannya bahwa dia bekerja itu untuk menjadi wakil Allah (khalifah) yaitu dengan berkhidmat kepada siapa saja yang Allah amanah kan kepadanya. Jika dia guru maka amanahnya adalah murid maka dia berkhidmat kepada murid. Jika dia pedagang maka amanahnya adalah pelanggan maka dia berkhidmat kepada pelanggan untuk membantu memenuhi barang yang ia butuhkan.  Orang orang yang niat adalah untuk mewakili Allah dengan berkhidmat maka dia tidak akan tertipu oleh permainan dunia dan tidak akan terpenjara.

Dunia adalah penjara. Orang yang sudah bau surga maka hidup di dunia ini merdeka, merdeka oleh apapun dia hanya menjalankan atas perintah Allah (#ATP). Kemerdekaan itu sendiri sebenarnya sudah surga yang sudah Allah berikan sebagian kepada hambanya.

Belajar makrifat harus berani berkhidmat bukan malah minta dikhidmati.. jika kita murid maka kita harus berkhidmat dengan guru, minimal ikut membantu guru untuk mendakwahkan apa yang ia bawa. Tidak banyak bertanya dengan hal hal yang sudah ia ajarkan, karena jaman sekarang sudah ada internet kita bisa lacak pelajaran guru kita melalui youtube atau tulisan di web. Menjadi murid yang tidak manja adalah bentuk khidmat murid terhadap guru. Seorang Guru pun juga semaksimal mungkin berkhidmat kepada murid murid yang benar benar belajar. Termasuk mengajarkan kemandirian dalam berspiritual. Murid yang hanya sekadar membandingkan ilmu dari ajaran lain tidak perlu di bantah atau dilayani cukup di biarkan saja. Kalau menyimpang ya di remove saja karena murid tidak hanya dia saja, agar kesesatan murid yang sudah diperingatkan ini tidak merembet ke murid yang lain,  atau membuat bingung murid yang lain. Jadi salah satu bentuk khidmat guru adalah menjaga ajarannya agar mudah di terima murid yang lain.

Keihupan dunia harus kita syukuri , ya itu kata kunci yang harus kita pegang. Dan syarat bersyukur adalah menerima yang sudah ada. Kalau 2 sikap ini ada maka dunia ini adalah surga, benar benar surga. sekali lagi menerima setelah itu bersyukur.

 

Jadzab

Jadzab itu sudah nggak banyak mikir lagi tapi tindakannya sudah menggunaka ilham dari Allah. Orang yang belum bisa menangkap ilham tidak akan bisa jadzab. jadi yang belum bisa menangkap ilham nggak usah pingin jadi jadzab, nanti jadzabnya dibuat buat dan itu tidak lucu…

Jadzab dimulai dari kesadaran yang sudah total ke Allah, yang ditandai dengan level sibghoh, pikiran dan perasaan hanya di saksikan saja tidak diikuti, demikian pula dengan kejadian kejadian tubuhnya dan disekitarnya hanya disaksikan saja disadari saja dan di terima begitu saja tanpa adanya penilaian ini dan itu.

perilakunya menukik menerobos mentrabas jalan selesainya sebuah amanah yang sedang di emban atau sedang dijalankannya. Keinginan dirinya sudah tidak diikuti lagi, perasaannya sudah tidak diikuti lagi kecuali bantuk ilham yang masuk ke pikiran dan perasaan. Dan itu sangat jelas baginya, tidak lagi ada pertanyaan apakah ini ilham atau nafsu. Orang yang masih belum tahu perbedaan apakah ini nafsu atau ilham baik dari Allah harus banyak belajar kesadaran terhadap Allah.

Benar saja bahwa pada wilayah jadzab ini tidak ada rasa khawatir dan takut. Dia hanya melangkah dan melangkah tanpa dia tahu setelah ini akan melangkah apa, dia sendiri saja juga tahu apalagi orang lain. Jadi seperti perilakunya itu tidak dapat di prediksi.

Orang jadzab tidak layak untuk dijadikan guru bagi orang yang normal, karena orang normal  masih menggunakan akal pikiran sedangkan orang jadzab menggunakan kesadarannya. Orang normal bisa saja berguru kepada orang jadzab tapi jangan banyak menggunakan akal dan pikiran tapi gunakanlah juga  kesadaran seperti gurunya gunakan. Orang normal jangan menggunakan prasangka ketika berguru dengan orang jadzab, karena pasti akan berprasangka negatif kepada dia. Dan sebenarnya yang harus hati hati juga dalam memilih guru orang jadzab sebab banyak orang yang menjadzabkan dirinya padahal dia tidak jadzab. Atau dia benar benar hilang kesadaran (gila karena sakit) dianggapnya jadzab ini sudah salah kaprah. Orang jadzab tidak mungkin melanggar syariat misalnya tidak shalat, tidak menutup aurat, ngomong nggak jelas…. banyak terjadi misalnya anak seorang kyai karena mengalami gangguan jiwa dianggapnya jadzab .

Jadzab merupakan penghambaan seorang hamba, totalitas seorang khalifatullah dalam menjalankan kehidupan ini. ikuti orang orang yang jadzab model begini bukan model jadzab yang melanggar syariat .