rugi kalau hidup nggak ihlas

ya rugi … coba misal kita bekerja bukan karena allah tapi karena duit kira kira kalau duit sudah ditangan pasti duit itu kalau tidak dibelikan makanan yang akhirnya jadi kotoran, atau kita tabung sampai mati artinya kita tidak dapat memanfaatkan apa apa dari uang kita, atau hasil jerih payah kita berikan ke orang lain termasuk misalnya anak istri. coba … terus mana yang untuk kita? ternyata tidak ada yang untuk kita… ya kalau mungkin kita akan mendebat lha itu untuk makan dan berpakaian… okay sekarang berapa yang kita makan dan berapa yang kita pakai paling makanan sepiring dan pakaian sekedarnya…

dan kalau kita sadar bahwa aku bukanlah tubuh maka kita  akan sadar bahwa kita tidak membutuhkan apa apa… jadi rugi kalau hidup itu tidak ihlas karena allah.

ponari sweat minuman herbal

he he mas cipto ada ada saja masak pocari sweat di plesetkan dengan ponari sweat… ya saya pikir kalau memang banyak masyarakat yang membutuhkan batu ponari ada baiknya mempatenkan ponari sweat sebagai sebuah minuman alternatif untuk penyembuhan… bisa di daftarkan di HAKI hak paten indonesia jangan di BP POM pasti tidak direstui karena dianggap tidak ilmiah.

mencari uang dengan ihlas

terkadang atau bahkan banyak orang mencari uang berhenti pada niat untuk mendapatkan uang, sebenarnya kalau mau lebih meningkat semangatnya mencari uang dengan ihlas, yaitu rela mencari uang karena allah. disini nanti akan ketemu surga dunia dan surga akhirat, yaitu bertemunya kebahagiaan mendapatkan kekayaan dan kebahagiaan mendapatkan derajat yang tinggi disisi allah, karena sudah mencari uang karena allah. kalau ihlas maka semakin dicari akan semakin ihlas dan semakin banyak uang yang kita dapatkan. berpikirlah dengan ihlas, bekerjalah dengan ihlas karena allah untuk mendapatkan uang.

tahun dukun tiban

entah kalau dalam kalender china ini termasuk shio apa… masih februari gini sudah banyak dukun tiban, kayak pasar tiban saja… banyak yang teriak teriak syirik syirik… ada yang bahagia… karena pengobatan murah ada yang komenter ini itu (termasuk saya)…. kalau sebelumnya banyak yang kesurupan sekarang kesurupannya lain agak bermanfaat yaitu kesuruan bisa ngobati…

Maqom itu bukan pangkat disisi allah

Banyak sekali persepsi tentang maqom atau kedudukan ini. Menurut saya, saya lebih berpandangan optimis dan positif artinya bahwa maqom bukanlah pangkat namun suatu keadaan kejiwaan individu dalam mengarahkan dirinya kepada Allah. Misalnya maqom pasrah sebenarnya pasrah bukanlah pangkat yang ditentukan allah dibanding dengan manusia lainnya, namun maqom pasrah adalah suatu keadaan kejiwaan individu itu sendiri dalam memasrahkan dirinya kepada allah. Jadi bukan pangkat pangkatan atau tingkatan seperti pangkat seorang pejabat.
Salah persepsi ini biasanya terjadi pada mereka yang menganut tasawuf tradisional dan para pengikut tarekat. Mereka menganggap bahwa maqomat adalah suatu derajat atau pangkat yang ditentukan oleh allah. Jadi tidak sembarangan orang bisa mencapai maqom pasrah. Nah kalau saya tidak perlu pangkat pangkatan dalam mengarah ke allah pokoknya kalau mau maqom pasrah ya pasrah saja…. perkara lain lainnya allah biar allah yang tentunkan

Pengobatan tidak harus ilmiah

Ilmiah tidak ilmiah orang berobat yang penting adalah sembuh. Karena tidak ada jaminan seseorang untuk sembuh dengan pengobatan ilmiah juga sudah banyak bukti pengobatan yang tidak ilmiah ternyata manjur dan cespleng. Orang berobat yang sering di lupakan adalah factor keyakinan atau trust, factor ini memegang peranan sangat penting dalam kesembuhan seseorang terlepas dari ilmiah atau tidak ilmiah.
Melihat kasus dukun tiban poniran kita bisa melihat nya dari sisi keyakinan bukan dari keilmiahannya. Sebab kalau ilmiahnya yang menjadi sorotan wah tentu tidak ilmiah tapi kalau kita melihat dari sisi keyakinannya wah pasti keyakinan orang minta disembuhkan poniran sangat besar. Dan jelas saja, ketika comberan poniran dimanfaatkan untuk pengobatan.
Pengobatan seperti ini saya kira tidak perlu dihentikan dengan alasan tidak rasional, atau mengarah kepada kesyirikan. Kalau kemarin diberita IDI sempat minta dihentikan pengobatan poniran ini ya tentunya harus bertanggung jawab untuk bersedia mengobati ribuan orang yang ngantri sama poniran ?!!
Kalau yang dikhawatirkan syirik yang berkembang apakah kalau misalnya kita pergi ke dokter apakah tidak menimbulkan kesyirikan juga , saya kira sama saja kalau kita tidak percaya kepada allah yang menyembuhkan itu namanya syirik terlepas dari itu dokter atau dukun. Jadi tidak bisa mengambil kesimpulan kalau pengobatan ilmiah itu tidak syirik tapi kalau pengobatan tidak ilmiah itu syirik… sekali lagi bahwa kesyirikan tidak ditentukan oleh ilmiah atau tidak ilmiah tapi ditentukan oleh bersandar kepada allah atau tidak bersandar kepada allah.

gerak jiwa mendahului gerak fisik

Lebih penting gerak jiwa dari pada sekedar gerakan fisik (tapi gerak fisik menentukan syah tidaknya sholat, jadi ndak boleh ditinggalkan). Jiwa punya gerak seperti halnya fisik. Secara umum Gerak fisik mengikuti gerak jiwa. Inilah gerakan yang sadar. Yaitu gerakan yang didahului oleh gerak jiwa. Misalnya geleng dulu apa “tidak mau” dulu? Pasti tidak mau kemudian geleng geleng. Nah dalam sholat gerak fisik rukuk dulu apa gerak jiwa rukuk dulu? Yang benar adalah gerak jiwa dulu yaitu rukuk baru diikuti dengan gerak fisik rukuk. Ikutnya gerak fisik ini tentunya akan mencegah dari ketergesaan dan membuat sholat lebih mudah untuk di sadari. Kita telah paham bahwa sholat yang tidak disadari seperti halnya orang yang mabuk padahal orang mabuk (tidak sadar) jangan mendekati sholat. Jadi intinya adalah sholat harus dengan kesadaran penuh. Tidak boleh setengah setengah … dari takbir hingga salam harus sadar penuh

masuklah masuk dan masuk

memasuki dunia spiritual berarti membuka lembaran demi lembaran wilayah spirtual. masuklah masuk dan masuk… tidak perlu takut… ketika kaki melangkah masuk timbul getaran yang terasa masuk lagi terasa lagi dan masuk lagi terasa lagi demikian seterusnya. inilah kekuatan , yaitu kekuatan memasuki wilayah wilayah spiritual.
kalau kita memasuki dengan kekuatan pasrah maka yang muncul adalah laa haula walaa quwata ila billah… kalau nggak percaya coba saja….
bener bener manusia itu tidak punya kekuatan apa apa. kita ini hanya menyaksikan alam ciptaan allah, sehingga rukun islam mengajarkan kita pertama kali untuk sekedar menjadi saksinya allah. yang ihtiarnya tiada lain hanya pasrah dan pasrah bukan ihtiar berusaha lainya, hanya pasrah dan pasrah itu lah kemampuan yang diberikan kepada manusia dari allah. tidak lebih dari itu.

penjelasan tiga tingkatan afirmasi

berdoa itu meminta, padahal kita tahu semua sudah ditentukan allah. yakin itu percaya kepada allah bahwa segala sesuatu yang diyakini akan di kabulkan allah. yang terakhir adalah bersyukur yaitu merasakan apa apa yang belum diwujudkan oleh allah sudah dirasakan bahwa keinginannya sudah mulai diproses oleh allah.
bersyukur ini berbeda dengan meminta dan yakin. karena bersyukur adalah wujud penerimaan bahwa segalanya akan di proses oleh allah. tapi kalau yakin dia belum menerima apa apa yang akan dikabulkan oleh allah. sedang berdoa, belum tentu yakin terlebih merasakan bahwa itu belum diberikan allah.