Articles from February 15, 2009

masuklah masuk dan masuk

memasuki dunia spiritual berarti membuka lembaran demi lembaran wilayah spirtual. masuklah masuk dan masuk… tidak perlu takut… ketika kaki melangkah masuk timbul getaran yang terasa masuk lagi terasa lagi dan masuk lagi terasa lagi demikian seterusnya. inilah kekuatan , yaitu kekuatan memasuki wilayah wilayah spiritual.
kalau kita memasuki dengan kekuatan pasrah maka yang muncul adalah laa haula walaa quwata ila billah… kalau nggak percaya coba saja….
bener bener manusia itu tidak punya kekuatan apa apa. kita ini hanya menyaksikan alam ciptaan allah, sehingga rukun islam mengajarkan kita pertama kali untuk sekedar menjadi saksinya allah. yang ihtiarnya tiada lain hanya pasrah dan pasrah bukan ihtiar berusaha lainya, hanya pasrah dan pasrah itu lah kemampuan yang diberikan kepada manusia dari allah. tidak lebih dari itu.

penjelasan tiga tingkatan afirmasi

berdoa itu meminta, padahal kita tahu semua sudah ditentukan allah. yakin itu percaya kepada allah bahwa segala sesuatu yang diyakini akan di kabulkan allah. yang terakhir adalah bersyukur yaitu merasakan apa apa yang belum diwujudkan oleh allah sudah dirasakan bahwa keinginannya sudah mulai diproses oleh allah.
bersyukur ini berbeda dengan meminta dan yakin. karena bersyukur adalah wujud penerimaan bahwa segalanya akan di proses oleh allah. tapi kalau yakin dia belum menerima apa apa yang akan dikabulkan oleh allah. sedang berdoa, belum tentu yakin terlebih merasakan bahwa itu belum diberikan allah.

tingkatan afirmasi

pertama berdoa
kedua yakin
dan ketiga adalah bersyukur

saparan di jatinom

malam jumatan kemarin rombongan malam jumatan patrap silaturahmi ketempat mas ivan dan rekan rekan patrapis jatinom. silaturahmi ini sekaligus melihat keramaian sebelum pelaksanaan pesta apem di desa tersebut.

konon pesta nyebar apem ini merupakan sejarah warisan dari ki ageng gribig sebagai tokoh penyebar islam di daerah tersebut. kenapa apem… apem sendiri berasal dari kata afwun atau afwan yang berarti maaf…karena orang jawa dulunya kuat dengan simbol simbol maka untuk mengajarkan permintaan maaf atau memberi maaf melalui makanan yang diciptakan sang da’i ki ageng gribig sehingga orang lebih mudah teringat dan mengamalkannya.

beliau dai ki ageng gribig dalam berdakwah selain menggunakan ilmu “kuliner” nya yaitu dengan diciptakannya apem juga menggunakan hartanya yaitu dengan menyebarkan apem kepada mereka yang datang di pengajiannya… pada awalnya apem tersebut di berikan sebagai jamuan makan dalam setiap pengajiannya lama lama karena pesertanya banyak sang dai dan santrinya mulai kesulitan dalam mendistribusikan apem tersebut karena saking banyaknya dan saling berebut apem. akhirnya sang da’i memiliki ide untuk membuat semacam panggung atau tower, panggung ini lah yang digunakan untuk menyebarkan apem kepada seluruh jamaah.

setiap setahun sekali dilbulan sapar diadakan pengajian akbar di tempat ki ageng gribig dimana disinilah digembleng akidah akhlak , dan yang datang dari berbagai tempat mereka berduyun duyun untuk mendengarkan tausyiah ki ageng gribig. alhamdulillah dari dakwa beliau islam menyebar tidak hanya di wilayah jatinom klaten saja namun sampai ke surakarta dannn yogyakarta serta boyolali dan sekitarnya.

di atas ki ageng gribig ada sahabat seperjuangan beliau dalam menegakkan syariat islam dan akidah islam yaitu ki ageng tawang (nama arabnya saya kurang begitu tahu) beliau dimakamkan di desa atasnya jatinom. kemudian di sebelah utara ada juga makam sahabat beliau dalam menyebarkan agama islam yaitu ki ageng selo.

pegangan Allah saat sholat

penyebab lupanya kita pada allah saat sholat adalah karena pegangan dengan allahnya kurang kenceng. coba kalau kita berdiri =pegangan kuat allahnya, rukuk tunduk ke allah nya kuat, sujud pasrahnya kuat, itidal pengembaliannya kuat, dan duduk doanya kuat.. pasti tidak akan lepas allahnya…