Khusyu merupakan spiritual experiences

khusyu memiliki rentang dari 1┬ásampai tak terhingga, jadi 1 pun khusyu… terus dan terus hingga tiada puncak khusyu, maka sangat mengherankan bila ada orang yang bilang bahwa pelajaran khusyu nya sudah selesai. selama kita sholat maka khusyu itu akan terus kita peroleh dan kita akan mendapatkan sesuatu yang berbeda maka orang sholat tidak mungkin jenuh, karena otak selalu menyimpan hal yang baru. otak kalau menyimpan hal yang sama dan berulang ulang akan menyebabkan dia jenuh, otak akan ceria jika dia mendapatkan pengalaman pengalaman yang baru. spiritual experiences (pengalaman spiritual) merupakan pengalaman yang terus menerus, dan akan terus selama orang tersebut mengadakan perjalanan spiritual (journey of spiritual). demikian pula khusyu, khusyu merupakan spiritual experiences yang tidak bisa direkayasa dia muncul begitu saja (karena Allah) karena kita mengadakan perjalanan spiritual yaitu karena kita yakin bertemu dengan allah dan kembali kepada allah (al Baqoroh 46) , kembali kepada allah inilah perjalanan spiritual. bagi kita yang terpenting adalah mengadakan perjalanan spiritual bukan untuk mendapatkan pengalaman spiritual. ibarat tukang becak tugasnya hanya mengayuh dan mengayuh…(sholat dan sholat, pasrah dan pasrah), selama mengayuh becaknya dia akan mendapatkan pemandangan di sekililingnya (pengalaman spiritual), mengayuh dan mengayuh tanpa memikirkan kapan sampainya.

kasus yang saya tangani dengan terapi syukur

saat ini ada 2 klien yang konsultasi tentang keadaan stress yang di alami. kasus yang pertama karena anaknya nakal, yang kedua, anak meninggal dan ibu stress. kadua kasus ini saya tangani dengan konseling spiritual metode syukur. untuk kasus kedua, karena sudah 4 kali pertemuan alhamdulillah sudah mengalami perbaikan emosional, intensitas bad mood nya sudah banyak berkurang demikian juga dengan frekwensi dan durasi bad mood sudah berkurang.pertemuan berikutnya saya janjikan untuk praktek terapi dengan metode sujud syukur. hal ini saya terapkan pada pertemuan berikutnya agar kedalaman syukurnya (intensitas syukur) lebih kuat sehingga dampaknya akan lebih besar.

untuk kasus yang pertama karena baru kemarin malam datang ke rumah masih konseling secara umum dan saya berikan PR (pekerjaan rumah) yaitu mensyukuri anak yang nakal dan ridlo kepada anak yang nakal. saya masih menunggu hasil dari menjalankan PR tadi, evaluasi kedepan akan saya gunakan untuk meningkatkan efektivitas terapi.

semoga Allah memberikan kelancaran dan kemudahan . amin