cara praktis silatun

senadainya kita punya jin (yang kita sendiri juga belum pernah tahu wujudnya : ghoib) maka ketika kita mebutuhkannya maka kita panggil jin kita sesuai namanya misalnya jin kita namanya jin kartubi…… jin kartubi .. jin kartubi… datanglah .. bantu aku untuk menyelesaikan masalah saya……

nah itu kalau kita punya jin….

sekarang kita punya Allah , Allah adalah Tuhan kita, jadi kita punya Tuhan namanya Allah. (kita punya jin namanya kartubi) Tuhan kita juga ghoib seperti jin tardi, kita belum pernah melihat wujud Allah secara nyata… seperti jin juga kan kita hanya bisa meyakini dan menyadari bahwa ada jin …. sekarang mari kita switch…. sekarang kita meyakini dan menyadari adanya Tuhan yaitu Allah…

baik sekarang sudah paham sampai disini… lalu Tuhan kita yang memiliki nama Allah ini kita sebut … ya Allah… ya Allah….. hamba memerlukan bantuanmu.. bantulah aku ya Allah…….

nah inilah silatun , jadi silatun atau patrap ini adalah menyambungkan hati kita kepada Allah….

oke selesai baca artikel ini langsung duduk relaks dan panggil Tuhan kita dengan sebutan ya Allah.. ya Allah…. tunggu respon nya…

pikiran mengikuti jiwa

jangan memaksa pikiran untuk tidak liar, selama jiwa kita tidak tenang maka pikiran juga tenang. untuk bisa tenang yang harus dilakukan adalah menenangkan jiwa yaitu dengan pasrah, tidak ada cara lain….

Mengapa sholat merupakan bentuk istirahat

seperti hal nya kita tidur, tidur kita juga merupakan bentuk istirahat. ketika kita tidur sebenarnya kita sedang meninggalkan tubuh kita, kita masuk ke alam tidur ya itu alam bawah sadar. ketika kita bermimpi apa yang kita lakukan dalam mimpi sama sekali tidak menggunakan tubuh kita.  kecuali pada mimpi khusus seperti ngelindur, atau yang sering kita sebut dengan somnabolisme.

nah sholat , letak istirahatnya adalah karena kita meninggalkan tubuh kita untuk menuju kepada Allah. kita meninggalkan tubuh kita dengan kepasrahan jiwa kita kepada Allah, sehingga tubuh kita menjadi sangat relaks, inilah yang disebut dengan istirahat. dan karena kita lebih sadar dari pada tidur maka proses meninggalkannya lebih bisa terkontrol … maka benar saja bahwa sholat lebih baik dari pada tidur, atau rasulullah menyebut bahwa istirahatnya rasulullah yang sebenernya bukan pada tidur beliau tapi pada sholat beliau.

nah praktisnya adalah ketika kita sholat agar terjadi proses istirahtnya tubuh, maka benar benar sholat kita gunakan untuk pasrah ihlas menuju ke Allah. sadari bahwa kita sedang meninggalkan tubuh kita, tinggalkan sensasi tubuh kita, tinggalkan sensasi yang ada pada pikiran dan hati kita, teruslah untuk berserah menuju kepada Allah yang tidak bisa kita persepsikan.