Selamat Datang Di Solo

Selamat datang di solo, kawan kawan yang akan belajar dzikir nafas, niatkan belajar anda bahwa dzikir nafas bukan untuk apa apa hanya sebagai salah satu metode untuk sadar Allah, jadi niatkan untuk belajar sadar Allah yaitu ihsan.
bagi yang dari luar kota bisa langsung menuju tempat pelatian di tawang mangu,
dalam pelaithan ini nanti anda akan kenalkan stiker anchor yang dapat anda gunakan untuk selalu sadar Allah. stiker tersebut dapat anda tempelkan di mobil, rumah atau tempat dimana anda dapat melihatnya secara langsung.
baiklah selamat mengikuti mudah mudah silaturahmi ini bermanfaat dunia akhirat

banyak spiritualis terjebak dalam istidraj

spiritualis yang hanya mengejar bagaimana bisa sakti, bisa menyembuhkan, bisa ini dan itu adalah spiritualis yang dijebak Allah dalam wujud istidraj. tak terasa dia selalu dikabulkan setiap permintaanya agar semaakin jauh dari Allah. ada group spiritual di face buk yang anggotanya cenderung melecehkan agama dan melecehkan Tuhan tapi mereka sangat berbangga bahwa mereka bisa menyembuhkan bisa hidup damai, bahagia tanpa menganut satu agama, semua agama dianutnya.
dan saya kira banyak juga aliran aliran spiritualis yang demikian. maka kita harus hati hati, hindari kelompok spiritual yang menomorduakan Allah dan menomorsatukan kesaktian, penyembuhan dan lain nya. sakti bukanlah suatu bukti dekatnya orang itu kepada Allah, karena bisa saja itu istidraj dari Allah. yang bisa menjadi petunjuk bahwa orang tersebut adalah dekat dengan Allah adalah ketawadluanya kepada Allah, kepasrahannya kepada Allah, dan ritual ibadah nya kepada Allah.
saya mulai tidak percaya dengan kesaktian orang, semakin dia menceritakan kesaktian, kehebatan ucapannya semakin saya tidak takut pada dia dan semakin saya tidak percaya dengan dia. semua kehebatan adalah milik Allah kenapa ia yang aku.
saya mulai belajar untuk berguru hanya kepada Allah, pengajaran dari Allah. maka saya mengikuti apa yang di sarankan ustad saya yaitu Ust Abu Sangkan tentang baaimana menangkap ilham dari Allah dan bagaimana berguru kepada Allah dengan benar, sehingga saya dapat mendapatkan petunjuk dari Allah.

Dzikir Nafas : sebuah pesan khusus dari Ustadz Abu sangkan

kemarin sebelum beliau berangkat ke Jakarta, saya mendapatkan wejangan banyak terkait dengan dzikir nafas, saya kagum dengan beliau yang banyak memberikan wejangan meski beliau kurang setuju jika saya terlalu fokus dengan dzikir nafas bukan pada sholat. saya pun dengan penuh rendah hati saya menjawab bahwa dzikir nafas adalah terapi relaksasi yang saya gunakan untuk tujuan tujuan terapi mental. Karena ustad Abu lebih banyak menyoroti bahwa dzikir Huu Allah itu bukan spiritual. Padahal sebenarnya Huu Allah ini sebagai pengantar saja agar ketika jiwa ini sudah mulai ke Allah tidak menimbulkan gerakan gerakan jasad seperti bergetar kuat, berguncang fisik, teriak teriak dan efek jasad lainnya ketika berdikir. tapi sayapun tetap tawadlu dihadapan beliau dengan mengiyakan semua yang beliau wejang kepada saya.

pada akhir wejangan beliau kepada saya beliau menyampaikan jangan berhenti di ilmiah psikologi masuklah terus kedalam wilayah spiritual. dan ini juga sudah kita lakukan pada level 3. Wejangan ustad abu ini memberikan suatu motivasi yang kuat kepada saya untuk tidak memfokuskan pada huu Allah nya tapi lebih pada kesadaran kepada Allah SWT.

Ust Abu terimakasih atas bimbingannya, saya akan terus memperbaiki dan memperbaiki dan terus mengikuti ajaran ajaran dari Ustad.

3 ranah saya mengembangkan dzikir nafas

1. Melalui group di face book ternyata tiap hari ada yang register untuk menjadi anggota, namun masih kurang efektif.

2. menulis di blog solospiritislam.com…. tiap ada pencerahan melalui dzikir nafas.

3. ceramah dan training, kalau yang satu ini saya tidak dapat menjadi organiser, jadi harus orang lai yang  menjadi organiser, baik dalam kota terlebih luar kota. hal ini seperti yang sudah pernah dilakukan di samarinda, makassar, singapura dan malaysia, solo sendiri baru besuk tanggal 2 juni.

4. buku, ini sedang saya revisi.. belum cetak lagi

5. halaqoh tiap malam jumat, ini khusus mereka yang mau belajar di rumah , kita lakukan tiap minggu sekali

….. nah saya punya suatu keinginan untuk menyebarluaskan dzikir nafas ini untuk seluruh umat islam, tidak hanya di indonesia…. jika ada saran dan masukan kami tunggu

 

Dzikir nafas level 3 : meng unbinding nafs

sewaktu di singapura dan malaysia kemarin saya menyampaikan tentang dzikir nafas level 3 dimana manfaat paling hebat dari dzikir nafas ini adalah kemampuannya meng unbinding nafs sehinga mampu mencapai an nafs (jiwa) tsani yaitu keadaan jiwa yang tidak lagi terpengaruh oleh ilmu dan rasa tidak terpengaruh lagi oleh pikiran dan emosi. ini lah awal bermakrifat yaitu keadaan dimana kita lepas bebas lega (nifas) artinya nafs kita terbebas dan ikatan jasad tidak lagi ilmu pengetahuan yang ada  adalah ilham. Insya Allah minggu besuk tanggal 2 juni di solo akan saya sampaikan secara khusus level ini.

Istidraj : Dukun doanya lebih dikabulkan

bagi orang yang benar benar beriman jangan minder dengan dukun yang doanya selalu dikabulkan Allah. Allah menyayangi sehingga apa apa yang kita minta benar benar di teliti oleh Allah, layak dikabulkan apa tidak, jika layak maka dikabulkan jika tidak layak akan diganti sesuatu yang lebih baik dan lebih layak. kalau dukun dia hanya mendapatkan pengabulan dari Allah, dan itu bukan tanda bahwa Allah ridlo.

Kita beriman yang kita cari adalah ridlo Allah bukan sekedar dikabulkan apa tidak. pastinya …. jika kita benar benar beriman pasti hidup kita lebih bahagia. Allah sangat mengerti dengan diri kita Allah mengerti hakikat yang kita perlukan yaitu bahagia. bukan sekedar harta atau lainnya. bahkan Allah mengerti betul bahwa bahagianya kita adalah berjumpa dengan Allah.

 

mengikuti nafas berarti mengikuti fitrah

ada perbedaan yang jelas antara mengikuti nafas dan mengatur nafas. mengikuti nafas berarti mengikuti fitrah tapi kalau mengatur nafas berartii mengikuti hawa nafsu. Jelas mengikuti fitrah merupakan suatu hal yang positif, dan mengatur nafas itu jelas negatif.

Yang membuat dukun sakti

ternyata yang membuat dukun sakti bukanlah jin atau khodam yang ada membantu dukun tersebut, yang membuat dukun itu sakti adalah keyakinan dukun itu sendiri. sama halnya dengan orang yang menyembuhkan dengan tenaga dalam, menyembuhkan dengan energi chi, prana atau lainnya bukan energinya itu yang membuat pasiennya bisa sembuh tapi yang membuat sembuh karena keyakinan terhadap chi atau prana , dan keyakinan terhadap cara yang dia gunakan.

jika kita tahu ini maka untuk apa pergi ke dukun? kecuali kalau memang kita tidak punya keyakinan, atau punya keyakinan tapi lemah,  kurang atau ragu kepada  Allah. Kalau kita yakin kepada Allah bisa kok kita seperti dukun yang sakti, bisa juga kita hebat bisa ini dan itu seperti dukun tanpa harus menggunakan jimat, tanpa harus menggunakan mantra mantra tanpa harus memiliki jin ataupun khodam atapun lainnya selain Allah.

yakin sajalah kepada Allah, iyyakana budu wa iyyakanastain …

Posted in Uncategorized |

Pelatihan Menjelang Ramadhan

Jangan sia siakan bulan ramadhan dengan amalan amalan yang biasa. jadikan buan ramadhan anda menjadi bulan yang spesial. kami membuka kerja sama yang seluas luasnya untuk menyelenggarakan pelatihan yang saya kemas menjadi “Pelatihan Mengkhusyui Ramadhan” Pelatihan ini meliputi

  1. Sholat khusyu 
  2. Itikaf Menggapai kesadaran fitrah
  3. Cara praktis meninggalkan hawa nafsu ketika puasa
  4. Membaca Quran berkalam Ilahi
  5. Dzikir Nafas

Insya Allah dengan bekal training tersebut Ramdhan kita akan benar benar bermakna dan akan membawa ketakwaan.

untuk kerja sama dengan kami silahkan kontak melalui akun facebook saya di https://www.facebook.com/setiyopurwanto74

Tidak sembarang belajar makrifat

dalam kitab al khusyu fii shola halaman 160, ibnu qoyyim berpendapat bahwa ada dua makrifat, yang pertama adalah sekedar makrifat, atau sekedar kenal. makarifat yang seperti ini bisa dilakukan oleh siapapun bahkan syetan sekalipun bermakrifat. yang kedua adalah makrifat yang dapat menimbulkan kerendahan hati, kekhusyuuan, dan akhlak mulia lainnya.
jika kita mengacu pendapat dari Ibnu Qoyim ini maka kita tidak boleh sembarang makrifat, hanya makrifat yang menimbulkan kekhusyuan sajalah yang kita pelajari dan kita jalankan.