Gerakan Sadar Allah GSA

GSA merupakan merupakan gerakan yang saya gagas adalah kegiatan dimana umat mulai memperhatikan “keihsanan” yang seharusnya ada. Kegiatan ini dapat berupa apapun yang pasti dapat  mendekatkan diri kepada Allah, misalnya pembagian tasbih, pemberian brosur brosur tentang dzikir, pengajian pengajian khusus dzikir dan kegiatan lain. Yang menjadi pokok permasalahan kegiatan ini adalah masih banyaknya orang yang dzikir namun hanya di bibir saja atau dzikir sebatas fisik, masih kurangnya orang yang dzikir dengan menggunakan kesadaran. Padahal kesadaran ini sangat memegang peranan sangat penting. Dengan adanya kesadaran yang kuat dalam masyarakat muslim ini akhlak positif akan cepat terwujud.

Menumbuhkan kesadaran dalam masyarakat akan adanya Allah yang dekat dengan kita seharunya menjadi prioritas utama dalam hidup. Kesadaran ini seperti kisah anak kecil pada zaman Sayyidina Umar dimana Beliau nge test anak tersebut bagaimana kalau kambing juragannya dibelinya satu… Si Anakpun menolak dengan alasan Allah selalu melihat saya. Tentu saja dari contoh ini gerakan sadar Allah ini dapat menjadi alternatif pendidikan karakter bangsa, dan pastinya dapat menjadi solusi penyakit korupsi yang sudah mendarah mendaging.

Bagi kawan -kawan dan sahabat pembaca blog di  solospiritislam dan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan umat ini saya mengajak mari kita istiqomahkan dzikir kita dan kita ajak kawan yang lain untuk berdzikir kepada Allah.

Hanya sedikit yang meminta ijin untuk mengamalkan dzikir nafas

kalau saya sudah menuliskan tentang dzikir nafas berarti ilmu tersebut sudah saya ihlaskan dan saya atas ridlo dan ijin Allah berani mempertanggungjawabkan ilmu yang saya tulis dan saya sharekan di blog ini atau di facebook.

Anda tidak perlu minta ijin kepada saya karena memang sudah saya halalkan. bagi saya ijin kepada saya atau tidak pahala jariyah ilmu tetap mengalir ke dalam diri saya ini merupakan nilai yang tak terhingga. Ibarat orang yang sudah mendapatkan penghasilan secara pasif (pasive income).
Ilmu dzikir nafas banyak sekali membawa manfaat, tidak sedikit yang sudah merasakan secara langsung. Namun bagi saya bukan pengalaman atau bukan testimoni yang penting , yang terpenting adalah ke istiqomahan anda dalam menjalankan dzikir nafas ini.

Rasanya dituntun Allah SWT

Dalam latihan gerak reflek sangat terasa sekali bagaimana Allah menggerakkan tubuh kita , jika sering dilatih maka akan terasa sekali kita dalam kehidupan sehari hari dituntun oleh Allah SWT. Dituntun Allah dalam setiap langkah ini, tidak sesuatu yang besar, hal hal yang sederhana dalam keseharian juga merupakan tuintunan Allah SWT. Saya contohkan misalnya anda bangun tidur secara reflek anda duduk dan ada tuntunan untuk membaca doa bangun tidur … selanjutnya anda akan dituntun untuk keluar kamar dan mengambil air wudlu kemudian setelah anda mengambuil air wudlu anda dituntun untuk menjalankan sholat sunah dan saholat subuh. Selesai sholat subuh wirid dan doa anda dituntun misalnya pergi ke ruang kerja dan menghidupkan komputer , di depan komputer anda akan dituntun untuk membuka interntet dan update blog atau menjawab email … demikian seterusnya …. Seperti itulah rasanya dituntun Allah dalam keseharian.

Ilmu gerak reflek

Tubuh kita memiliki kecerdasan untuk bergerak dia bisa bergerak tanpa kendali dari pikiran kita namun kita bisa sadar 100% atas gerakan yang muncul. Gerak ini dapat dimunculkan jika kita benar-benar total kepada Allah. Sikap masa bodoh dengan gerakan yang muncul akan semakin memperkuat gerakan itu untuk bergerak. Latihan gerak reflek akan memberikan dampak yang sangat positif bagi diri yaitu munculnya suatu gerak yang tidak hanya tubuh saja namun juga gerak reflek lainnya seperti berpikir reflek, bicara reflek dan seterusnya. Tentunya akan lebih sulit melakukan bicara reflek dari pada gerak fisik yang reflek. Oleh karena itu latihan gerak reflek ini dimulai dari gerak fisik terlebih dahulu. Gerak fisik ini jika terlatih akan menimbulkan suatu kemampuan gerak reflek lainnya.
Cara melatihnya cukup sederhana yaitu dengan menyambungkan hati kita kepada Allah, semakin kuat sambungan semakin kuat lagi. Hingga terasa dalam tubuh ini guncangan yang ditimbulkan dari hentakan menuju kepada Allah. Ketika muncul gerak reflek ini ikuti saja kemana gerakan yang muncul. Yang penting dalam diri kita adalah terus fokus kepada Allah, Allah yang mana yaitu Allah yang tidak dapat diperspesikan dengan apapun
Latihan gerak reflek ini akan membawa pada kesadaran diri yang bukan aku atau bukan ego lagi tapi kesadaran murni yaitu kesadaran fitrah yang asli. Bisa digambarkan sebuah kesadaran yang dimiliki seorang bayi.

Makna Teman (ternyata teman itu tidak ada)

Teman atau kawan tidak lah langgeng bisa berubah ubah, yang setia menjadi berkhianat, yang berkhianat bisa lebih berkhianat lagi. Itu semua adalah pelajaran dimana Teman sejati adalah Allah SWT, Beliau ini menemani kita kemana saja kapan dan dalam keadaan apa saja. jangan jadikan teman sebagai sesuatu yang permanen misalnya teman ini baik hati atau teman ini jahat … anggap saja teman adalah sesuatu yang bisa berubah ubah setiap saat. Jadikan teman kita yang sesungguhnya adalah Allah SWT. makanya kita harus bisa interaksi dengan beliau sehingga seluruh kesedihan kita seluruh kekhawatiran kita dan seluruh keadaan kita bisa sampaikan ke beliau.

yang pasti juga teman akan meninggalkan kita atau kita akan meninggalkan teman kita.

Teman adalah sarana kita untuk beramal kalau tidak ada teman mungkin kita tidak bisa membantu dengan lebih ihlasm kita tidak bisa memberikan sedekah dengan lebih ihlas, kita tidak bisa mentraktir “bakmi jowo” dengan lebih membahagiakan. Jangan jadikan teman untuk diambil manfaatnya misalnya teman agar mendukung kita teman agar mau mentraktir kita justru yang kita lakukan kepada teman adalah sebaliknya,

TInggalkan teman dan beralihlah kepada Allah, jangan simpan teman di hati … sebab ini sangat berbahaya. baiklah tulisan ini adalah request teman saya …. semoga tulisan ini mencerahkan teman saya tersebut. menjadi pelajaran saya terutama dan menjadi pelajaran bagi semua yang membaca tentang artikel ini.

selamat berteman dengan Allah SWT.

Ketika kita di dzalimi, dihina atau sejenisnya … ini solusi spiritualnya

Ketika kita dihina orang lain ketika ilmu kita direndahkan orang lain, apalagi ilmu agama kita di lecehkan orang lain dan kita pun sakit hati maka saran saya jangan biarkan kejengkelan kita menetap lama dalam diri kita. segera lakukan pemulihan diri dari jengkel menjadi netral yaitu dengan menyerahkan semua ejekan tersebut kepada Allah SWT.

Ketika di hina …. ambil nafas dan lakukan teknik relaksasi secara instan …. kalau saya, saya langsung mencari tempat yang agak tenang kemudian saya pejamkan mata saya, saya sambungkan diri saya kepada Allah dan saya serahkan apa apa yang menjadi hinaan, cemoohan dan fitnah yang menyakitkan tersebut saya alihkan kepada Allah SWT. Seketika itu pula rasa plong dalam hati saya …. saya tidak minta balasan kepada Allah untuk yang menghina saya atau memfitnah atau mengejek saya, saya hanya mengalihkan dan menyerahkan kepada Allah saja , terserah saja sama Allah.

Cara ini ternyata sangat efekti untuk menghilangkan rasa kecewa dalam hati saya.

Tapi satu hal saya tidak berani melakukan ini pada anak atau kepada istri saya, kalau dengan anak atau istri saya lebih baik saya lakukan secara langsung, dan tidak saya serahkan kepada Allah. Sebab ada ketakutan dalam diri saya bahwa balasan Allah lebih hebat dari apapun. dari pada anak dan istri saya di azab Allah lebih baik saya lakukan sendiri saja.

ini juga saya sarankan kepada sahabat semua yang akan menggunakan cara ini, bahwa tidak saya saranakn untuk melakukan penyerahan kekecewaan kita yang berasal dari anak dan istri kita kepada Allah SWT. Sebab tadi balasan Allah lebih hebat dari apapun.

Ilmu ini baru saya dapat dan praktekan tadi siang ketika ada teman kantor “mencemooh” metode dzikir nafas, saya pun langsung mendapat ilham dari Allah untuk melakukan patrap penyerahan cemoohan tadi kepada Allah, bahwa ilmu ini dari Allah dan jika ada yang mencemooh kembalikan kepada Allah. Seketika itu pula rasa sakit hati hilang.

Orang jaim (jaga image) menyebabkan sakit kepala

Orang yang jaim entah karena jabtannya, atau karena keilmuannya, atau karena statusnya biasanya penyakit yang menyerang adalah sakit di daerah kepala. Hal ini disebabkan karena dia selalu menolak dan selalu mencari suatu keadaan yang memaksa pikirannya untuk mempertahankan image nya agar tetap tinggi. Memang kelihatan sekali orang yang demikian jaga wibawanya, jaga self imagenya dan jaga harga dirinya …. dia tidak mengijinkan dirinya direndahkan dan dia akan berusaha sekuat mungkin untuk tetap eksis. Padahal yang namanya hidup dan bergaul tidak selamanya berada pada wilayah wibawa, wilayah high self image kadangkala harus turun menjadi low self image, wibawa tidak ada dan harga diri turun.

Jika kita hidup selalu ingin dihargai jika kita hidup ingin selalu di puja maka akan terjadi pemaksaan dalam diri kita yang akan mempengaruhi kerja organ tubuh kita terutama sekali adalah otak atau kepala. Bersikap relaks dan bersikap apa adanya membuat tubuh kita lebih sehat. Tidak ada pemaksaan pemaksaan apapun dalam tubuh kita. Otak juga bekerja lebih bebas sehingga tidak terjadi sakit kepala.

Hati hati dengan gaya “sok” jadilah yang biasa saja yang apa adanya. Jangan menunjukkan hal hal diluar diri seperti salah tidak mengaku bersalah, jelek tidak mengakui bahwa memang jelek, atau yang lainnya. Dulu orang biasa begitu sehat dan ceria dengan semua orang enjoy, setelah menjadi terkenal menjadi aneh mintanya serba high …. pasti ini akan membuat ketidakseimbangan hidup.

orang bersyukur bebas tenung, santet, leak, dan sejenisnya

Banyak orang melawan atau melindungi diri dari santet, tenung, teluh dan sejenisnya dengan mantra mantra, dengan pagar ghoib dan hal hal yang berjenis sama dengan santet itu sendiri. Jelas nantinya akan adu kekuatan kalau pagarnya kalah kuat pasti kena juga. Bagi yang saat ini sedang mengalami ketakutanbahwa dirinya sedang di guna-guna atau kena tenung saran saya lakukan meditasi syukur sesering mungkin buat hidup anda happy,  banyak tertawa, benyak bergaul dengan orang, dan banyak sedekah. Kumpulkan anak anak kecil ajak mereka makan bersama di rumah pokoknya buat hidup anda happy.

Inti dari pencegah santet yang saya sarankan adalah bersyukur. saya ada metode bersyukur yang cukup membuat hidup anda happy yaitu dengan meditasi syukur. Meditasi syukur ini sangat efektif menghilangkan pengaruh pengaruh negatif dari santet dan sejenisnya.

cara meditasi syukur sebagai berikut;

  1. bersikaplah biasa boleh sambil apapun
  2. sambungkan hati anda kepada Allah
  3. arahkan kesadaran anda dengan kuat kepada Allah (dapat anda lakukan dengan patrap atau dengan dzikir nafas). 
  4. kemudian berhentilah berjalan menuju ke Allah, gantilah dengan sikap bersyukur kepada Allah. 

sikap bersyukur yang saya maksud adalah sikap berterimakasih kepada Allah, kekuatan berterimakasih ini akan memutus koneksi santet, teluh yang ditujukan kepada anda. Oleh karena itu sikap bersyukur harus kuat, kuat menuju kepada Allahnya juga kuat dalam bersikap syukur kepada Allah. dua kekuatan ini yang bisa membuat anda terbebas dari semua serangan santet.

ciri terputusnya serangan santet itu adalah; anda merasa bahwa Allah meliputi dengan syukur yang kita lakukan, pikiran kita tidak mengarah lagi kepada santet tapi kepada syukur yang kita lakukan kepada Allah. ciri lainnya, hati anda akan bergelora merasakan eforia spiritual. energi ini akan dapat melindungi apapun dari niat jahat orang lain.

selamat mencoba dan semoga anda tidak terganggu lagi oleh niat tidak baik orang lain.

Mengapa lampu anda tidak dapat bersinar

saya menganalogikan antara syariat dan makrifat. antara menjalankan perintah Allah dan mengenal Allah. Lampu adalah ibarat syariat yang memiliki komponen yang rumit dengan kawat pijarnya dan perlengkapan pendukungnya. Mempelajari syariat ibarat mempelajari cara lampu bekerja, cara membuat kaca bolamnya, cara membuat kawat pijarnya dan seterusnya yang kalau dipelajari mungkin sampai matipun tidak akan selesai. Ibarat yang kedua adalah makrifat yang saya  ibaratkan sebgai listrik atau power yang bisa membuat lampu tersebut bekerja dan akhirnya dapat mengeluarkan sinar.

Analogi ini menggambarkan bahwa jika kita sudah menjalankan syariat namun tidak makrifat (mengenal Allah) atua tidak ada kesambungan dengan Allah maka sama saja sebuah lampu yang tidak dialiri arus listrik. Orang yang sholat orang yang puasa ataupun zakat dan haji jika tidak makrifat, tidak ada kesambungan hati kepada Allah maka ibadahnya tidak akan mengeluarkan sinar kehidupan, ibadahnya tidak akan memiliki pencerahan apapun, ibadahnya tidak akan memberikan kontribusi apapun baik di dunia apalagi di akhirat.

Maka saya sarankan selain anda mempelajari syariat dan menjalankan syariat tentunya, anda juga harus mencari cara bagaimana hati anda bisa merasakan kehadiran Allah dalam setiap ibadah yang anda jalankan, karena dengan kehadiran hati tersebut ibadah kita bisa bersinar. Saya tawarkan dua metode untuk bisa sambung kepada Allah ;

  1. Patrap
  2. Dzikir nafas 

Dua metoda ini dapat melatih anda untuk bisa sambung ke Allah sehingga ibadah anda akan lebih sempurna. 2 metode tersebut sangat ampuh untuk membuat sholat anda lebih bisa menghadirkan Allah sehingga ibadah apapun yang anda jalankan membuat bisa lebih khusyu. Metode ini merupakan metode turun temurun yang disampaikan secara pribadi namun saya memberanikan diri untuk menyusun menjadi sebuah metode yang saya bukukan tujuan saya agar seluruh umat islam dalam menjalankan ibadah bisa lebih khusyu dan bersinar.

ibadah anda harus dapat bersinar sebab kita hidup memiliki tugas sebagai khalifah yaitu memberikan manfaat kepada orang lain. Tugas kekhalifahan adalah tugas memberi manfaat kepada alam sekitar. Perpaduan antara makrifat dan syariat akan memberikan sinar yang bisa menerangi sekitar kita. Buatlah sekeliling anda bahagia dengan kehadiran anda jangan sebaliknya. Sholat kita bisa membuat kita bahagia dan membuat orang lain bahagia itulah ibadah yang bersinar.

Sudah saatnya umat islam kembali kepada Allah (tidak hanya kembali kepada quran dan hadis), dengan kita menyertakan Allah maka kekuatan spiritual itu akan kita dapatkan, dan dapat kita pergunakan untuk diri kita keluarga kita dan untuk masyarakat. jangan hanya syariat saja yang dipelajari dan dijalankan namun sumber kekuat harus juga kita jalankan yaitu menyambungkan hati atau menghadirkan Allah dalam setiap perbuatan kita.