3 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Cara Gila Guru Mengajar Murid

Pertama guru akan menyaring mana murid yang siap menerima ajaranya. Guru mengajar untuk diamalkan tidak untuk ilmu ilmuan, karena gurunya mabuk maka yang diajarkan juga tidak sesuai dengan apa yang ada diakal pikiran muridnya. Salah satu guru gila yang mengajar muridnya adalah sosok Nabi khidir, dimana sang Guru tidak mau muridnya ada pertanyaan, berarti kalau ada pertanyaan maka muridnya tidak sampai ilmunya. bayangkan ini baru bertanya belum mendebat. Wilayah ini bukannya guru tidak mau didebat, dia hanya akan menilai bahwa muridnya belum siap menerima pelajarannya. semakin murid tidak yakin dengan apa yang diperbuat guru maka semakin guru menahan ilmunya untuk diberikan. Ya apa gunanya juga memberikan ilmu kepada muridnya kalau akhirnya di muntahkan.

Guru gila adalah guru yang bijak yang bisa menyesuaikan kadar kesiapan muridnya untuk menerima ilmu dari yang akan ia sampaikan. Kalau belajar dengan guru gila maka ujian atau test itu tidak bisa diketahui oleh si murid, setiap saat bisa saja pelajaran adalah test bagi si murid. Respon langsung yang diberikan murid merupakan jawaban dari si murid. Ya bagi guru yang gila dia tidak mempermasalahkan muridnya akan berhasil atau gagal, karena memang  wilayah ini bukan wilayah kekuasaan dia untuk menjadikan murid berhasil, ya lagi lagi guru gila, dia sendiri tidak bisa membuat muridnya berhasil.

Guru gila tidak ingin jasanya disebut sebut sampai 7 turunan muridnya bahkan lebih…. dia bahkan lenyap bagai ditelan bumi, yang lestari ilmu dia yang ia ajarkan muridnya.

Guru gila tidak ingin muridnya bangga dengan dirinya. Karena dirinya memang bukan apa apa , Guru gila ini muncul dipermukaan tapi seperti angin yang tidak nampak batang hidungnya. semua orang yang tidak mencari seperti apa yang dia ajarkan maka tidak akan dapat menemui guru sia tersebut.

Guru gila tidak ingin dirinya menjadi hijab yang menghalangi murid muridnya untuk belajar terus ke Allah. Maka dia hilangkanlah nasab nasab, silsilah silsilah, agar muridnya terus ke Allah dan rasulullah titik. Murid yang waras pasti tidak terima dengan cara ini, sebab katanya nasab itu penting, silsilah itu penting, padahal kalau menurut guru gila, itu bisa menjadi hijab yang sangat samar. Guru gila sangat menyayangkan bila suatu saat dirinya dibayangkan wajahnya kemudian digunakan untuk berdzikir …. jelas ini seuatu yang tidak diinginkan oleh guru gila.

terakhir, guru gila muridnya juga harus gila. Yang dipegang kuat keduanya hanya Allah, tidak ada yang lain. Guru gila tidak peduli dengan muridnya dan murid tidak memandang murid gilanya sekali lagi bahwa guru gila maupun murid gila yang dipandang adalah Allah SWT.

Ok itulah cerita singkat guru gila yang akan menerima murid gila juga. kalau anda siap untuk gila maka belajar bersama dengan guru gila.

2 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Berani Hidup Berani Gila

Sebaik baik manusia adalah yang bisa memberi manfaat kepada manusia. Bagaimana agar kita bisa memberikan manfaat hidup kepada orang lain, tidak lain adalah dengan cara gila. Agama itu di luar nalar kita, coba kita amati, kenapa Allah memudahkan rejeki kita dengan bersedakah. Kalau kita menggunakan nalar maka tidak akan bisa kita terima. tapi memang agama adalah keyakinan yaitu suatu keberanian di atas nalar kita.

Jika kita ingin memberikan manfaat keapada orang lain maka caranyapun dengan cara keyakinan bukan dengan nalar lagi. Ingat bahwa Allah tetap akan memberikan jawabannya ketika kita berani ambil resiko dan kita tetap yakin akan Allah yang akan memback up kita. Maka ambil amanah yang terbesar yang bisa kita capai., dengan catatan bahwa amanah itu memang untuk kita, bukan kita emncari cari amanah. Dengan menjalankan amanah yang terbesar ini maka sebenarnya kita mengangkat diri kita sendiri ke derajat manusia yang lebih tinggi. Ingat juga bahwa ALlah tidak akan merubah suatu kaum jika kaum itu tidak mau merubah dirinya sendiri. Maka kita rubah diri kita dengaan siap menjalankan amanah yang dibebankan.

Sambutlah amanah dengan bahagia dengan suka cita karena itu artinya Allah sedang akan mengangkat derajat kita. Dan kita akan menikmat detik demi detik waktu demi waktu menjalankan amanah itu, pertolongan Allah itu akan terasa. Ini agak beda sedikit dengan jika kita mengerjakan sesuatu berdasarkan nafsu kita maka bisa menjadi masalah dalam hidup kita. Mungkin ada pertanyaan dalam benak kita bagaimana memahmi bahwa ini amanah Allah ataukah dari nafasu kita?

baik, amanah Allah itu sesuatu yang seolah slah disuguhkan kepada kita, bukan kita mencarinya. tiba tiba kita diminta tolong seseorang, padahal kita tidak meminta dia untuk meminta pertolongan kita, tapi dia datang sendiri… nah ketika itu berikanlah pertolongan karena itu adalah amanah. Ya yang pasti bahwa ammanah datangnya bukan dari kita tapi dari Allah. Untuk paham ini anda harus belajar pelajaran sadar Allah dzikir nafas dan 3T tasbih tahmid dan takbir, nanti akan paham dengan kesadaran kita.

Baik kembali ke cara berani hidup berani gila. bahwa semakin gila semakin membawa manfaat keapda orang lain. kadang kita sendiri tidak terpikirkan tentang pekerjaan gila yang sekarang sedang kita lakukan. Kita seolah menjadi penonton yang terus menonton perjalanan hidup kita. Nah disinilah asyiknya hidup terasa lebih hidup. kalau orang mungkin bekerja itu karena mencari uang tapi kita bekerja ya karena memang sedang menjalankan amanah yang sedang berlaku kepada kita. Jika orang lain belajar untuk mencari ilmu tapi kita belajar karena menjalankan amanah dari Allah.

 

1 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Keluar Dari Maksiat Sekarang Juga

Jurus wali mabuk ilahi adalah jurus yang jarang dikenal umum, tapi sangat ampuh untuk tujuan tujuan ketakwaan. pada jurus awal ini akan saya sampaikan bagaimana jurus ini dapat membawa kita untuk keluar dari maksiat dengan cara instan.

Maksiat seolah menjadi momok bagi yang tetap menjaga kesucian diri, tapi kadang maksiat sulit lepas dari diri. Bahkan taubat nasuha pun tidak mampu mencegah perbuatan perbuatan yang tidak di ridhoi Allah. Dan ini akan berubah menjadi hantu yang sangat menakutkan ketika perbuatan dosa itu selalu membayangi. Bagaimana kita mau melangkah jika bayangan dosa selalu mengiringi langkah kita.

Maksiat yang besar terlebih lagi, bahkan kadang membuat orang jadi putus asa karena maksiat besar yang terus berulang. ini menjadi malapetaka yang sangat besar karena levelnya adalah level putus asa dari rahmat Allah. Beberapa kasus yang pernah saya lihat, ketika seorang LGBT merasa dirinya memang ditakdirkan Allah demikian. ya… ini mungkin rasa berdosa yang sudah terlalu lama sehingga system pertahanan dirinya mengatakan bahwa dirinya dibuat Allah demikian dan dia pasrah saja. Islam selalu mengajak kepada kebenaran siapapun itu dan apapun dosanya. Orang yang menduakan Allah saja masih rajin shalat, orang yang mensekutukan Allah dengan jin dan kawan kawannya saja masih mau shalat masih mau puasa, padahal itu dosa yang tiada ampun sebelum dia lurus kembali.

baik intinya bahwa saya akan menguraikan tentang jurus ini untuk keluar dari maksiat yang menjerat. Kita harus menggunakan jurus wali mabuk ilahi (Jurus WMI). Tidak ada maksiat bisa keluar tanpa pertolongan Allah, So… kita harus minta Allah untuk dijinkan keluar dari maksiat. Mintalah dengan penuh kerendahan hati dan kesungguhan untuk keluar dari jeratan maksiat.

prinsipnya pakai kisah nabi Yusuf ketika berada di kamar bersama Siti Zulaekah. Ya cara nabi Yusuf ini sangat sesuai untuk kita contoh keluar dari jeratan maksiat. Apa yang dilakukan Nabi Yusuf, yang pertama beliau merasa tidak mampu mengontrol dorongan hawa nafsunya, maka beliau dengan penuh kerendahan kepada Allah memohon kepada Allah agar Allah memberikan rahmatnya. Dan rahmat Allah pun turun sehingga Nabi yusuf terhindar dari maksiat. Jadi kalau kita ingin terhindar maksiat pakai jurus WMI yang pertama kita lakukan adalah memohon dengan penuh kerehendan dan kemudian jangan berpikir apapun (mabuk) terus jalankan apa yang Allah perintahkan. Ingat bahwa pintu pertama kemaksiatan datangnya dari pikiran, segera tutup pikiranya dengan menjalankan apa yang Allah perintahkan saat itu. Ketika itu Nabi yusuf langsung keluar dari kamar tanpa berpikir lebih jauh … yang ada adalah kesadaran akan Allah dan mabuk …. untuk keluar dari maksiat.

Nah sekarang perbuatan dosa jika sudah ada di hadapan kita maka kita gunakan jurus WMI ini, yaitu berdoa dan mengikuti perintah Allah. Cara ini akan men short cut, lingkaran syetan yang selalu mengikat manusia dengan perbuatan dosa yang sudah diperbuatnya berulang ulang. Ilmu ini tentunya membuka kesempatan sebesar-besarnya kepada pelaku maksiat siapapun itu yang dirinya merasa tidak bisa lagi keluar. Jurus ini efektif karena resepnya saya ambil dari al quran yaitu kisah Nabi Yusuf, yang sudah pasti teruji dan mantab.

Baik, segera taubat, minta tolong kepada Allah dan jalankan apapun yang diperintahkan Allah keluar dari maksiat dengan cara gila yaitu kesadaran akan pertolongan Allah, samikna wa athona. Semoga tulisan ini dapat membantu siapapun yang benar benar ingin taubat tapi tidak tahu bagaimana cara keluar dari perbuatan dosa. dan semoga niat ihlas, kesungguhan dapat menjadikan Allah ridho. amin

Petunjuk Allah bisa lewat mana saja

Saat awal di belajar di universiti kebangsaan malaysia, saat itu awal awal kuliah. Selesai kuliah saya berada di masjid untuk shalat dan istirahat. Saya bersandar di dekat pintu masuk karena kebetulan di bawah samping pintu ada colokan listrik yang bisa menyambung hidup HP. Sambil ngalamun…. menikmati suasana masjid , saya di datangi seorang yang sudah Tua , saya kira beliau pernh ketemua saya atau bagaimana, ternyata tidak. Dia membawa tas layaknya mahasiswa. Dan benar beliau adalah mahasiswa doktoral. Kami pun duduk berdua dan mulai memperkenalkan diri kalau tidak salah ingat Beliau berasal dari Riau pekan baru. Beliaupun mulai bercerita tentang desertasi s3 nya dan mulai menceritakan masalah masalah dari masalah keuangan sampai masalah sehari hari di kampus Bangi.

Beliau bercerita dan saya pun menjadi pendengar yang baik, yang berusaha untuk mencoba berempati menerapkan ilmu T1 saya, yaitu menerima apa yang Beliau keluhkan… lama beliau bercerita hingga pada suatu jeda peribincangan saya dikejutkan dengan ilham Allah, yang menuntun pemahaman bahwa Allah sedang mengantarkan petunjuknya melalui Bapak tersebut tentang apa apa yang akan dihadapi dalam menyelesaikan s3 di kampus ini. Nah langsung saja saya bertanya ke Beliau, “Pak dari banyak masalah yang banyak ini dari keuangan sampai masalah penulisan desertasi ini, apa yang membuat Bapak tetap mengerjakannya?” Pertanyaan saya ini nampaknya membuat Beliau senang yang terpancar dari wajahnya…. Beliau menyebutkan bahwa untuk menyelesaikan tugas disini ada dua yang dilakukan yaitu 1. selalu mendekat kepada Allah dan yang ke 2. terus jalan terus merangkak meski terseok seok.

dua kata diatas yang selalu saya ingat sampai sekarang. Dan itulah petunjuk Allah yang disampaikan melalui Bapak tersebut kepada saya. Dan kemudian saya teringat dengan pesan guru saya ketika saya belajar ilmu gerak reflek, guru saya memberikan pesan, jika ada musuh agar ilmu reflek ini bekerja tempel terus musuh itu dan minta sama Allah gerak beladiri. Ya akhirnya saya menemukan pelajaran yang sangat berharga dari alhmarhum guru sya ustad muhammad muin, bahwa musuh itu dibaratkan sebagai permasalahan atau amanah yang harus kita selesaikan dan cara menyelesaikannya tempel terus masalah itu (rapat terus masalah itu) dan terus mohon kepada Allah artinya jangan jauh dari Allah SWT.

inilah cara gila yang Allah fahamkan kepada saya untuk menyelesaikan masalah dan amanah yang sekarang ini saya emban. ini memang gila sebab yang saya ikuti adalah ilham yang turun dalam menyelesaikn masalah itu. (mohon yang belum sempurna belajar sadar Allah dan 3T, dan belum paham tentang jurus ini abaikan saja ambil sisi positifnya) Kenapa guru saya mengajarkan saya untuk terus bersama Allah dalam menyelesaikan dan mengikuti apa yang Allah perintahkan karena memang cara Allah menyelesaikan masalah kadang tidak sesuai dengan akal logika manusia atau sesuai dengan alur berpikir manusia, ilham itu kadang loncat kesana dan kesini tapi anehnya justru ini mempercapat tugas tugas kita dalam menyelsaikan masalah. Nah ini lah yang saya maksud dengan jurus wali mabuk ilahi, artinya kita menyelesaikan masalah hidup dan amanah yang kita emban dengan ilham yang Allah berikan.

Baik bagi yang beru belajar sadar Allah istiqomahkan dengan dzikir nafasnya, ikuti panduan yang saya berikan dan amalkan dengan sungguh sungguh sikap hidup 3T… nanti pada tahap tertentu kita akan sama sama difahamkan tentang jalan hidup mabuk ini atau jurus wali mabuk ilahi ini. jalankan semampunya dulu jangan tergesa gesa nikmati pelajaran dari Allah step by step.

 

Islam Butuh Orang Gila

Para dai di awal perkembangan islam merupakan orang-orang gila, mereka gila dengan kenekatannya yang luar biasa. Para Wali Songo di Indonesia adalah sosok yang gila, bayangkan dengan beraninya melakukan penetrasi di tengah tengah kepungan orang non muslim. Dan dengan kegilaannya itu Beliau-beliau berhasil menancapkan tauhid di tanah jawa. Beliau-beliau berangkat dari jauh dari tanah arab untuk datang ke Jawa dengan satu misi untuk menyebarkan islam. Ini jelas perbuatan gila. Baik gila memang dibutuhkan saat ini oleh Islam. Orang orang gila inilah para penetrator yang berhasil merusak tatanan kejahiliahan, keberhalaan dan kemusyrikan yang bertopeng ritual agama.

Orang gila inilah yang nantinya akan dapat memperbaiki umat islam ini untuk kembali kepada Allah,yaitu kembali ke jalan yang lurus, ihdinashiratal mustaqim. Yah … namanya juga orang gila, dia tidak membutuhkan nama terkenal, dia tidak pakai baju layaknya seorang dai yang dipuja di cium tangan, kopi bekasnya jadi rebutan. Dia hanya orang gila yang melakukan sesuatu kadang tidak ada strategi, tidak persiapan apa yang dilakukannya ya apa yang muncul dalam pikirannya yang muncul dalam hatinya yang berupa ilham. Dia tidak pernah berpikir bahwa nantinya perbuatannya akan membuat dia dijauhi oleh orang, dijauhi oleh kawan… meski demikian, perbuatannya selalu berlandaskan lurus ke Allah. Apa apa yang tidak lurus ke Allah di tebasnya, seperti Nabi Ibrahim yang memenggal berhala pada saat itu.

Orang gila ini tidak bisa dipastikan pemikirannya, hari ini dia bicara tentang shalat, dzikir kadang politik, kadang menyerang orang orang penyembah jin, penyembah khadam… meski gila dia selalu konsisten dengan dirinya yaitu lurus ke Allah, siapapun bisa menjadi objek serangannya kritikannya jika agama dijadikan alat untuk mencari nama, mencari uang, mencari penghargaan, mencari cium tangan, mencari harta dunia. Dia mendapat perintah Allah secara khusus dan spesial untuk menjadi ujung tombak dakwah islam. Orang gila seperti ini adalah orang orang yang ihlas dalam menjalankan amanah Allah.

Dan anehnya meski gila dia selalu mendapatkan perlindungan Allah, hidupnya ditanggung Allah, diberinya dia hidup dengan segala yang ia perlukan. Hdupnya memang benar benar gila karena dia tidak mendapatkan kesulitan hidup, bagaimana tidak, setiap ada masalah selalu ada jalan yang diberikan Allah kepadanya. dalam dirinya pun memang gila karena tidak ada cemas dan khawatir, hidupanya penuh kebergantungan kepada Allah SWT.

Silakan mendaftar siapa yang mau gila, langsung saja mendaftar ke Allah. Tapi ingat kalau sudah gila harus sanggup menjalankan apa yang Allah perintahkan. Pendaftaran tidak dipungut biaya, cuma nantinya kalau sudah diterima jangan mengharapkan gaji dari Allah, karena kita memang tidak mencari apa apa dalam pasukan gila ini. Siap berperang dengan siapapun yang melenceng dari lurus ke Allah. oh ya satu yang pasti bahwa orang gila harus punya pegangan yang kuat untuk lurus ke Allah. Jangan gila untuk mencari dunia, karena memang dunia kita tinggalkan, kita hanya menjalankan perintah Allah sebagai khalifah, yaitu bekerja bekerja dan bekerja sesuai dengan apa yang Allah perintahkan. Dan jangan kaget setelah diterima anda akan menjadi gila kerja, keluarga bahagia …

baiklah saya sudah mendaftar, kami tunggu anda untuk bersama kami, menjadi pasukan gila…

24 march 2018, tasbih tahmid takbir, sikap hidup 3T mencapai bahagia sejati

Hidup harus memiliki sikap, sikap hidup paling baik adalah sikap hidup berTuhan, atau sikap hidup yang harus dilandasi dengan sikap hidup yang benar. Sikap hidup yang benar seperti yang diajarkan rasulullah yaitu sikap tasbih menerima kehendak Alah, sikap tahmid yaitu bersyukur atas apa yang diperbuat Allah dan sikap takbir yaitu mengakbarkan Allah dalam segala hal. tiga sikap ini sangat efektif mampu memberikan semangat dan dalam menjalani hidup baik itu ketika berjuang menyelesaikan masalah, atau berjuang menyelesaikan amanah Allah SWT.

Pelaithan motivasi hidup dengan prinsip 3T ini saya lihat lebih hebat dari 7 habit, lebih hebat dari the secret atau LoA, atau lebih hebat dari cara manapun (karena ini resep yang buat Rasulullah bukan saya). dengan 3T kita bisa mendapatkan energi hidup energi semangat yang mampu menetralisir energi negatif dalam diri dan mampu membangkitkan energi positif kuat.

baik yang sekiranya Tuan dan Puan di malaysia memiliki permasalahan hidup yang tidak kunjung selesai, memiliki amanah hidup yang besar, saya sarankan untuk ikut program ini . untuk pendaftaran dan info lainnya silahkan menghubungi Tuan Roslan di talian : +60 19-989 5035

Tugas dari Allah

Setiap kita diberikan tugas yang berbeda beda. Tugas itu ada yang diberikan pekerjaan yang jelas, dengan penghasilan yang besar dan tanggung jawab yang besar. Ada yang tugasnya ada tapi rejekinya sedikit, kadang ada yang tugas tapi tidak ada penghasilan sama sekali. Ya itulah bahwa Allah memang tidak mau kita bisa memperkirakan bahwa dengan pekerjaan banyak penghasilan banyak. Maka konsep sadar Allah ini adalah bahwa kita tidak mengejar sukses tapi kita akan mendapatkan keberuntungan.

Tugas dari Allah harus dapat kita jalankan dengan sebaik baiknya dan kita harus kuat berada di wilayah amanah ini. Disini nanti fungsi kita duduk dzikr nafas sampai sejam ini. Jangan seperti orang mancing, dia bisa sabar menunggu kailnya di makan ikan, tapi tidak sabar ketika menghadapi kehidupan. Berdzikir nafas harus berdampak pada kehidupan sehari hari kita, yaitu kita kuat dalam menghadapi hidup dalam tugas yang itu itu saja. Kesabaran yang dihasilkan dari duduk dzikir nafas ini nanti akan memberikan suatu hasil yang maksimal.

Tugas dari Allah kadang juga bertentangan dengan keinginan kita , tapi itulah Allah memberikan suatu tugas tidak selalu dengan apa yang kita maui, tapi yang Allah kehendaki. islam juga mengajarkan tentang istiqomah dan mujahadah. Nah Istiqomah dan mujahadah itu tidak ketika dzikir dan ibadah saja namun dalam kehidupan ini.

Bagi kawan kawan jamaah Dzikir Nafas yang sekarang ini mendapatkan kesultian ekonomi, cobalah terus bergerak menjalankan perintah Allah. Jangan diam jangan terlalu banyak mencari pekerjaan apa yang sesuai tapi jalankan dan jalankan. Berpikir itu menyertai pekerjaan, bukan berpikir dulu baru bekerja. Nanti kita akan terlalu lama dalam berpikir. Tapi coba saja kita bekerja nanti akan kepikiran ini dan itu. kalau kesulitan ekonomi ini terlalu kita pikirkan maka akan menghambat pekerjaan. Cobalah untuk melakukan dan melakukan dari apa yang paling mudah dikerjakan. Kadang ego kita yang menghambat untuk melakukan pekerjaan pekerjaan, kita ingin hasil yang tinggi dengan pekerjaan yang ringan…. itu yang selalu dalam pikiran kita, ya mungkin ini yang diajarkan kita sejak kecil “hukum ekonomi” padahal hukum ini jelas berbeda dengan hukum Allah SWT.

ketika kita melakukan dari hal yang paling sederhan (bukan berpikir) maka kita akan mendapatkan daya untuk selalu bergerak. Ibaratnya begini, ketika kita menyalakan mesin diesel maka pertama kali terasa sangat berat, tapi mesin itu bergerak dan bergerak secara perlahan. Dan lama lama mesin yang bergerak itu semakin lama semakin kencang dan lancar berjalan seperti biasa. Sama juga kalau kita naik mobil ketika pagi hari perlu mobil itu kita panasi, kemudian kita berjalan pelan pelan dan  ketika sudah panas mesinnya kita boleh tancap gas…. kita pun sama yang penting kita “do something” kita melakukan sesuatu. lakukan sesuatu maka kita akan mendapatkan banyak hal dan banyak hal ini nanti akan sangat menyibukkan kita. Karena pikiran itu akan mengiringi pekerjaan kita.

baik selamat beraktivitas ….. selesaikan amanah Allah dengan sebaik baiknya, dan sekali lagi jangan terlalu banyak berpikir.

kalau memang nasib kita tidak tahu, ya kita nolkan saja, tidak tahu sekalian

sudah lama kita ini hidup, selama usia kita, kita usia 40 ya berarti kita hidup selama 40 tahun…. selama 40 tahun tentunya kita sudah hafal betul tentang hidup itu. salah satunya adalah mengenai nasib. Sejak kecil sampai sekrang ini , kita sudah tahu bahwa nasib tidak bisa di prediksi, tapi mengapa kita suka memprediksi.

ya sekalian saja kita tidak tahu apa apa yang akan terjadi. Kita juga sudah tahu kalau apa apa yang tidak kerjakan sekarang ini akan menjadi hal yang buruk di kemudian hari, tapi mengapa kita masih saja menunda pekerjaan yang sudah ada di depan mata ini. jadi dua hal ini kita satukan, yaitu kita lakukan apa yang seharusnya kita lakukan namun kita nolkan diri kita, agar kita tidak mengira ira nasib kita akan seperti apa. Lakukan yang terbaik tidak usah banyak berpikir.

Allah no 1 Rasulullah no 2

ada yang sakit hati ketika saya menyampaikan bahwa Allah no 1 dan Rasulullah no 2. Padahal Rasulullah sendiri menempatkan Allah di atas segalanya, jadi Rasulullah menempatkan Allah no 1. Nah kenapa ada sebagian orang yang sakit hati ketika saya menyampaikan bahwa Allah itu no 1. ya ternyata usut punya usut, dia tidak rela kalau Rasulullah no 2, dengan berbagai alasan, salah alasannya adalah nur muhammad. saya juga heran kenapa yang menejadi alasan adalah nur muhammad…. seringkali nur muhammad ini dgunakan untuk hal hal yang tidak masuk akal.

Kita sepakat bahwa Allah no satu, sebab ini pun sesuai dengan syahadat bahwa Rasulullah adalah no 2 dan Allah adalah no 1. Mungkin orang saking cintanya kepada Rasulullah, tidak rela kalau Rasulullah itu no 2, padahal yang diperbandingkan adalah dengan Allah SWT.

makusd tulisan ini adalah mengajak agar Allah ini menjadi tujuan kita, sedangkan caranya adalah dengan caranya rasulullah . Dan memang demikianlah Rasulullah mengajarkan kepada kita. Kalau kita menempatkan Rasululah no 1 maka sama saja itu melanggar ajaran Rasulullah sendiri.

Kita boleh punya majelis cinta kepada rasulullah, tapi jangan sampai cinta kepada rasulullah ini menomor duakan cinta kita kepada Allah SWT.

dunia butuh akselerasi

tugas kita diturunkan ke dunia adalah untuk menjadi khalifah, yaitu suatu tugas untuk memakmurkan alam semesta ini. Alam semesta yang diciptakan Allah ini  tidak stagnan, tapi selalu berubah dari waktu ke waktu dari masa ke masa. sebelum ini tidak ada Whatsapp sekarang ada, dulu tidak FB sekarang ada, dulu tidak Youtube sekarang ada. Perubahan yang Allah berikan dalam alam semesta ini memerlukan akselerasi dan kecepatan sering dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi.

Dalam islam hal ini sudah di ajarkan oleh Rasulullah dalam beberapa hadis. Beliau mengajarkan untuk cepat merespon apa apa yang terjadi. Kenapa kita diminta bertanya kepada ahlinya, ini  adalah salah satu bukti bahwa Rasulullah mengajarkan akselerasi dalam hidup. Rasulullah sangat mengecam mereka yang malas, bahkan malah itu dianggapnya penyakit jiwa, kenapa karena malas ini tidak memiliki akselerasi sama sekali dalam kehidupan, dan dia pasti akan tertinggal jauh.

Jamaah Dzikir Nafas Sadar Allah yang saya hormati, setelah kita belajar sadar Allah dan 3T, maka segera lakukan apa apa yang seharusnya dilakukan. Kita harus memiliki kecepatan dalam merespon lingkungan kita. Bukan untuk apa apa kita cepat dalam merespon tapi untuk mengikuti apa yang Allah perintahkan kepada kita. ciri orang bertakwa yang sebenarnya adalah merespon dengan cepat apa apa yang Allah perintahkan, tidak delay tidak ditunda.

Buatlah perubahan hidup dari respon yang cepat dan mengikuti akselerasi ini. Kita nanti akan membuktikan bahwa apa yang diajarkan Rasulullah benar adanya dan akan membawa kita kepada kejayaan dan keberuntungan dalam hidup. Perubahan perubahan hidup kita awali dengan hal hal yang sederhana bahkan dari hal yang sederhana, tidak muluk muluk dengan target yang diluar nalar. Kita mulai saja misalnya dengan mandi di pagi hari, dengan mempersiapkan segala sesuai ketika kita bangun tidur. Ya hal yang sederhana ini akan membawa perubahan yang nyata dalam hidup kita. Tidak perlu kita menggunakan kekuatan pikiran kita tidak perlu kita menggunakan sugesti sugesti dalam diri kita bahwa kita bisa bahwa kita mampu, sugesti ssugesti yang memperbesar keegoan kita misalnya aku bisa aku mampu ini akan memiliki kekuatan bumerang yang dapat menyerang kita sendiri dan akhirnya kita jadi lembek, tidak semangat dan tidak bisa memenuhi akslerasi hidup. Perubahan itu dari diri kita bukan dari orang lain bukan dari negara .. kita tidak ada cita cita untuk menjadi pejabat negara tidak ada keinginan untuk menjadi anggota dewan …. dst, kita hanya ingin memiliki perubahan yang signifikan dalam hidup ini.

Setiap hari kita berubah dan berubah dari 1 menjadi 2, dari 2 menjadi 3. Kita tidak pelu berpikir kapan untuk bisa 1000. bagi kita yang penting kita jalani dengan akselerasi yang maksimal. Kita berjalan dengan tuntunan Allah kita berjalan dengan cara Allah bukan dengan cara kita. Mungkin kalimat yang tepat adalah just do it dont delay, atau kata yang sering kita ucapkan adalah samikna wa athona. Perubahan diri karena mengikuti cara Allah ini akan membawa kita kepada keberuntungan hakiki bukan keberuntungan semu yang pada akhirnya akan menyiksa kita.

baik semoga kita diringankan Allah untuk selalu bisa mengikuti apa apa yang Allah perintahkan dari bangun sampai tidur lagi. semoga kita memiliki akselerasi yang maksimal dalam hidup ini. Tidak menunggu itu dan menunggu ini karena Allahu akbar.