Allah yang tidak ada bandingannya

kita semua tahu kalau Allah tidak ada bandingannya, tapi kalau kita testmisalnya dengan membandingkan Allah dengan kyai habib atau syehc, maka masih ada yang tidak terima, ada sekitar 40% yang tidak terima. Ini menunjukkan bahwa mereka mengakui bahwa Allah itu tidak ada bandingannya, tapi masih tidak bisa menerima kalau kyai habib atau syech menjadi bandingannya. Secara sadar 40% ini mengakui tapi secara bawah sadar mereka tidak mangakui secara mutlak.

Analisis sementara saya, dalam pancingan di facebook, dimana saya membandingkan syeh habib dan kyai membuktikan bahwa masih ada hampir separo yang memiliki keimanan yang sempurna. ya ini baru analisis saja.

baik, Allah tidak sebanding dengan apapun, entah itu dengan kyai habib atau syech. jadi kalau saya membuat perbandingan mestinya tidak perlu mendapat komentar negatif. apalagi menyalahkan status FB saya karena memang Allah tidak dapat dibandingkan dengna apapun, jadi kalau saya mengalahkan selain Allah termasuk kyai syeh dan habib mestinya mendapat pembenaran.

Pembaca kadang sangat reaktif, terutama yang sangat membela ulama, atau dia sendiri yang menjadi ulama. Terlalu reaktif sehingga tidak memperhatikan kalimat yang merupakan pancingan.

baiklah mari kita evaluasi sama sama tauhid kita ini, masihkah kita lebih percaya kepada kyai syeh ulama habib, dari pada kepada Allah SWT. anda tidak pelru marah atau reaktif dengan kalimat saya. Karena kalimat saya tidak ada kalimat meniadakan ulama, saya hanya menegaskan bahwa keyakinan kita harus mutlak kepada Allah.

Kalau tauhid kita campur dengan meyakini bahwa kyai habib atau syeh itu bisa seprti Allah ini kan bahaya. Secara tidak sadar kita telah menyekutukan Allah dengan habib, syeh atau ulama.

 

Melihat dengan Pandangan Nur Ilahi

Selama bulan ramadhan ini kita berusaha menggunakan kemampuan jiwa kita untuk melihat sesuatu dengan pandangan lain. Kita melihat dengan perspektif Allah. Inilh yang saya maksud dengan pandangan dengan Nur Ilahi, yaitu pandangan dengan menggunakan bagaimaana cara pandang Allah. Misalnya sesuatu yang engkau kira tidak baik maka menurut Allah itu baik. Cara pandang ini akan mengajak kita untuk melihat dari sisi bagaimana Allah menciptakan kita, bagaimana Allah membuat kita hidup, bagaimana Allah menata kehidupan kita. Meski kadang kita anggap suatu masalah maka belum tentu itu tidak biak bagi kita, jika kita melihat dengan pandangan nur ilahi maka kita akan mengganggap sesuatu itu menjadi baik.

Untuk dapat memandang dengan Nur Ilahi ini cukup gampang dan sederhana yaitu kita sambungkan diri kita kepada Allah, dan terus menerus kita sadar Allah tentu saja anda dapat gunakan dengan metode dzikir nafas. Kemudian Gunakan jiwa anda untuk melihat sesuatu, dengan filter 3T yaitu tabih tahmid dan takbir. Dengan filter ini kita akan melihat sesuatu dengan Nur Ilahi.

Cara pandang ini akan menghalangi berbagai macam hijab yang dapat menipu mata kita yang dapat menipu pendengaran kita, yang dapat menipu pikiran kita.

Kalau kita selalu berlatih dengan cara pandang ini maka kita akan tahu apa -apa yang Allah kehendaki, sehiangga nampaknya kita mengerti sesuatu yang akan terjadi. Ingat bahwa Allah memberikan sesuatu kejadian dengan melalui tanda, Allah memberikan tanda terlebih dahulu. Nah kita menangkap tanda yang diberikan Allah dimana akan menunjukkan kejadian yang akan terjadi beberapa waktu kemudian

Berlatih melihat dengan Nur Ilahi perlu kita latih selain mendatangkan menfaat bagi kita, ini juga bisa menjaga sikap positif kita kepada Allah SWT. Artinya kita tidak suudzan kepada Allah dan selalu berpandangan sesuai dengan Allah berpandangan.

Pelajari Al Quran maka kita akan banyak menemukan bagaimana Allah menciptakan kita bagaimana Allah mengatur kehidpan kita dan itu semua menjadi dasar bagai kita untuk selalu mengikuti cara pandang Allah dalam setiap kita memandang.

Tidak perlu muluk muluk mengartikan nur ilahi itu sebagai cahaya yang aneh aneh…. cukup bagaimana kita memandang sesuai dengan apa yang Allah pandang. Dan dengan pengertian yang sederhana ini kita akan merasa bisa menjalankan dan mudah untuk mempraktekannya. Tidak perlu harus wiridan ampau beribu ribu untuk mendapatkan cara pandang nur ilahi ini.

hati hati lah dengan firasat nya orang berimana karena dia melihat dengan nur ilahi.

ya Rasulullah pun sudah memperingatkan kita tentang hal ini. Jadi tunggu apalagi untuk menggunakan kesadaran jiwa kita untuk memandang bagaimana Alah memandang tentang kehidupan ini. Buatlah hidup kita lebih baik engan cara pandang ini, kita bisa memahami kehendak Allah yang akan diwujudkan Allah dalam kehidupan kita. kita bisa mengantisipasi, kita bisa berdoa agar tidak sampai terwujud dan kita bisa dan ini yang utama adalh kita isa selalu berpoisitif thinking kepada Allah SWT.

selamat belajar dan mencoba semoga dimudahkan Allah dan mendapatkan pengajaran Allah SWT Amiin

Ruh bertemu dengan Ruh

artikel ini akan terbukti ketika islam sudah terbebaskan dengan paradigma lama yang mengekang ruhaniah. Ketika umat masih tertutup dengan ilmu dan tidak mau jujur dengan al quran. apapun alasannya tidak perlu berkomentar atas apa yang saya tulis. cukup di batin saja bahwa pendapat saya ngawur. Baiklah, saya pun tidak mempedulikan apa yang anda pikirkan tentang tulisan saya ini. tapi ketika tulisan ini saya upload maka cepat atau lambat pemahaman dan paradigma akan berubah memasuki babak baru yaitu babak dimana umat terpinggirkan sudah mulai merdeka untuk mendapatkan kebebasan sejati, yaitu kebebesan Ruh bertemu dengan Ruh.

mungkin tulisan saya ini anda anggap sebagai filosofi yang sulit dipahami, oh tidak, ini adalah tulisan seorang setiyo yang menulis begitu saja tidak ada niat apapun kecuali hanya ingin membuka tabir hakikat yang selalu di belokkan ke kanan dan ke kiri.

ya artikel ini saya beri judul Ruh ketemu dengan Ruh. saya tidak asal nulis ini ada ayat qurannya. lihat gambar ayat di bawah. kita berada pada kesadaran Ruh dan akan bertemu dengan Ruh yang diturunkan Allah. apakah Ruh yang diturunkan Allah ini suatu gurauan atau kiasan, atau sekedar untuk memeriahkan bulan ramadhan? jelas tidak ini adalah kesungguhan Allah dalam mengasihi manusia untuk bertemu Ruh dan Ruh.

sekarang apa gunanya Ruh bertemu dengan Ruh, ingat ini wilayah dimana penjelasan tidak diperlukan lagi, yang penting bagi kita adalah memposisikan diri menjadi diri yang sejati yaitu diri yang bersih dari ego (zero ego). kalau anda masih minta penjelasan maka berhenti membaca dari artikel saya ini sekarang juga, sebab anda harus belajar lebih dalam lagi tentang kesadaran.

dalam kesadaran ruh ini kita hanya menjadi diri yang sejati kemudian kita berserah. yang akan mempertemukan adalah Allah yang akan menurunkan Ruh adalah Allah , ingat wilayah kita hanya sampai pada berserah diri, selebihnya tidak bisa apa apa lagi.

Pengajaran seperti ini hanya akan anda dapatkan ketika kita menjalankan ibadah dalam keadaan zero ego. nah andapun juga belum paham tentang zero ego…. saya kan sudah membuat metode dzikir nafas kenapa masih anda tinggalkan, baru DN 10 menit sudah berhenti, terus mau sampai kapan anda bisa paham tentang keadaan zero ego.

belajar dengan saya tidak seperti guru sufi lainnya yang penuh kelembutan dan kasih sayang, dan jangan sakit hati kalau anda membaca tulisan tulisan saya. kalau mau ke Allah ya harus siap dengan sikap tegas dan keras, kalau mau kasih sayang ikut latihan meditasi atau yoga atau aliran kepercayaan, semedhi atau sejenisnya. harus kuat ke Allah dan tidak manja tidak cengeng dan tidak menerawang yang nggak jelas. ke Allah itu suatu yang jelas, nyata dan to the point. Saya tidak perlu lagi untaian kata kata cinta sampai membuat puisi puisi cinta ilahi…. Allah ingin bukti tidak ingin untaian kata kata indah.

di bulan ramadhan ini, kita harus tegas kuat sebab Allah ingin kita serius, itikaf bukan masalah kasih sayang, melo -melo, bayangkan duduk 1-2 jam di masjid dengan tidak melakukan apa apa, kalau rindu-rindu, cinta-cinta tidak akan kuat. ini sudah wilayah di atas rasa, keadaan Ruh ketemu dengan Ruh adalah keadaan yang tidak bisa di rasa rasa kan, tidak bisa di buat dengan kata kata bagi yang menerima akan paham bagi yang tidak ya tidak masalah. Tidak bisa Ruh ketemu dengan Ruh di gambarkan dengan keadaan sekitar yang sejuk damai atau lainnnya, karena memang ini bukan keadaan fisik ini bukan keadaan materi tapi ini keadaan diatasnya materi.

what’s next , baik setelah kita diberikan karunia Allah berupa Ruh ketemu dengan Ruh, langkah selanjutnya adalah menjalankan amanah Allah. karena disitulah letak Allah mmeberikan kekuatan ekpada kita untuk menyelesaikan amanah yang kita emban.

ruh bertemu dengan ruh

Amanah terdekat itu adalah keluarga

Lapar kita saat puasa, shalat kita di saat yang lain tertidur bisa menjadi senjata kita untuk memohon kepada Allah, agar amanah keluarga dapat terselesaikan dengan baik.

amanah keluarga ini unik, karena kadang kita tidak bisa berbuat apa apa dengan keluarga kita, padahal kita harus mengarahkan keluarga kita untuk kebaikan. “selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka”. karena saking uniknya yang terkadang kita tidak berdaya lagi maka gunakan amanah ini untuk kita bawa dalam ibadah kita. Nanti Allah akan beritahu kita bagaimana sebaiknya kita memperlakukan keluarga kita sehingga mereka dapat berada di jalan yang benar.

mendidik keluarga tidak bisa hanya menggunakan akal, teori psikologi, kadang kita harus putar haluan 180 derajat, mengikuti apa yang Allah ilhamkan. kita lihat bagaimana nabi ibrahim mendidik istrinya dengan meninggalkan dengan tengah padang pasir… ya itu salah satu contoh saja yang tidak sesuai dengan teori psikologi manapun.

maka mumpung ini bulan ramadhan jadikan keluarga ini adalah amanah yang harus kita selesaikan dengan baik, bertanggungjawab. Semakin banyak anak maka amanah juga semakin banyak, jadi lakukan doa lakukan puasa, lakukan shalat malam khsusus untuk memohon kepada Allah, agar diberi petunjuk dan pertolongan bagaimana dapat menyelamatkan anak dan keluarga.

yang memegang hati adalah Allah, yang membolak balikkan hati adalah Allah. Maka mohon kepada Allah untuk diberkan pertolongan ghoibnya sehingga keluarga kita menjadi baik atas ijin Allah.

Pada saat ijab qobul itulah saat amanah pasangan menerima masing masing amanah. Yang istri menerima amanah suami yang suami menerima amanah istri. Pada saat itulah kita dibebani amanah yang harus kita kerjakan sebaik baiknya. Kalau sudah terikat perjanjian maka jangan sekali kali khianat karena itu akan merusak hidup kita sendiri.

baik selamat menjalankan amanah Allah berupa keluarga semoga semua diberkan kemudahan dan diberikan keberkahan amin

24 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Berkesadaran Luas Allahu Akbar

Allahu akbar artinya adalah Allah lebih besar, ketika kesadaran kita berada pada keadaan tanpa batas maka tidak ada lagi beban, tidak ada lgi batas tentunya. Pikiran  kita seringkali membatasi diri kita dengan berada pada kesadaran luas yang tanpa batas Allahu akbar maka pikiran kita akan lebih los lagi.

kesadaran ini sebenarnya menjadi dasar dari kesadaran ketika kita shalat, kita awali shalat kita dengan allahu akbar berarti kesadaran kita berada pada keadaan di luar batas. Dari sinilah pitu komunikasi kita dengan Allah akan terbuka. Ketika kita sudah berada pada kesadaran tanpa batas maka disitulah kita memuji dan berdoa bersujud dan bentuk komunkasi lainnya.

Dalam menjalankan amanahpun kita usahakan berada pada kesadaran ini. Keadaan ini untuk membebaskan jiwa kita dari keterbatasan pikiran. Semakin kita mendasarkan pada kesadaran kebesaran Allah, yang lebih besar dari pada apapun maka amanah itu akan semakin mudah kita jalankan dan semakin ringan.

Kesadaran ini juga akan bisa memby pass apapun sehingga hal hal yang tidak nalar bagi kita akan dapat terwujud. Sebab kesadaran ini tidak hanya sebtas pada alam semesta tapi sudah mencapai kesadaran di luar alam semesta yaitu yang menciptakan alam semesta.

keadaan kesadaran ini dapat kita latih dengan melakukan dzikir Allahu akbar namun kesadaran kita setiap kali mengucapkan Allahu akbar mengarah kepada yang lebih besar, mengucapkan Allahu akbar kesadaran kita berada di keadaan Allah yang lebih besar. begitu seterusnya kadang kita harus begitu terus sampai nanti berada pada keadaan lepas. Kadang sudah lepas pun  kalau masih bisa kita masuki dengan Allah yang lebih besar kita masuki lagi. Jadi kita terus memasuki Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar.

 

23 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Tirakat untuk menyelesaikan amanah

Menyelesaikan amanah membutuhkan pertolongan Allah SWt  dan petunjuk Allah SWT. Utuk mendapatkan 2 hal tersebut dapat kita peroleh insya Allah dengan tirakat. Tirakat dengan menjalankan amal ibadah yang disunah kan apalagi diwajibkan. Pada bulan ramadhan kesempatan kita untuk bertirakat. Dari siang tidak makan dan minum malamnya berada di masjid beribadah shalat wiridan dan terutama sekali adalah itikaf.

menyelesaikan amanah tidak hanya mengandalkan apa yang logis, yang tidak logis pun harus kita gunakan. yang tidak logis ini dapat kita lakukan dengan tirakat. Rasulullah tirakat di gua hira dan mendapatkan wahyu al quran. Pada saat Rasulullah tirakat di temui malaikat dan petunjuk Allah. Amanah Rasulullah adalah bagaimana membawa umat yang jahiliah ini kepada masyarakat yang beriman. Kemudian beliau bertirakat di gua hira dan Allah mengabulkan.

maka kita contoh cara Rasulullah ini dengan laku tirakat. Pada saat ini kita berada di bulan ramadhan, maka kesempatan kita untuk tirakat menjalankan amanah dengan meminta bantuan Ghoib yaitu kepda Allah SWT. Bantuan ghoib ini sangat memudahkan dalam kita menyelesaikan amanah yang sedang kita jalankan. Ghoibnya ini akan nampak kalau kita jalankan terlebih dahulu tirakatnya dengan sungguh sungguh.

perlu di catat bahwa amanah dari Allah, dan Allah tidak akan tinggal diam jika amanah itu tidak bisa dijalankan asal kita minta kepada Allah. kita minta kepada Allah bahwa amanah ini wqyq terima dan siap dijalankan, tapi mohon petunjukkanya dan pertolongannya. Pasti Allah akan menurunkan bala bantuan berupa malaikat untuk menolong kita secara ghoib.

cara saya ini mencontoh apa yang sudah dialami oleh para nabi dan para sholihin. jadi sangat terpercaya dan topcer.

jadikan tirakat ini menjadi salah satu bagian dalam menjalankan amanah Allah. Amanah anak misalnya, maka sebagai orang tua kita tidak hanya memberi makan kepada dia saja tidak hanya membesarkan secara fisik saja namun juga , anak ini harus kita tirakati agar ada pertolongan ghoib yang muncul dan menolong anak kita baik menolong ketika dia dalam bahaya, atau  bisa membuat dia lebih berahlak menjadi lebih baik, kadang dia ditolong ketika menjalkan aktivitasnya sehari hari.

kita bisa menggunakan tirakat ini untuk berbagai tugas amanah yang lain. semakin banyaka bertirakat maka semakin pertolongn Allah itu akan semakin banyak dan semakin mudah kita menjalankan amanah yang kita lakukan. Amanah menjadi tidak sulit lagi, menjadi tidak masalah lagi dan kita semakin beriman dan semakin beriman karena Allah benar benar nyata pertolongannya

kesalahan kita ketika bertirakat itu adalah karena kita membawa masalah bukan amanah. Allah tidak akan membantu kalau apa yang Allah amanahkan itu dianggapnya masalah bagi kita. Maka harus kit dudukan dengan benar bahwa semua yang kita hadapai adalah amanah bukan masalah.  kemudian dengan amanah ini  kita bawa dalam bertirakat.

sebagai penutup, tirakat harus sesuai dengan ajaran nabi, tidak di sarankan tirakat di tempat tempat angker, di tempat tempat yang “diangagp” wingit karena tidak akan nyambung dengan amanah. Sebab amanah dari Allah maka cara tirakatnya harus sesuai dengan apa yang di syariatkan.

22 jurus Wali Mabuk Ilahi : Menembus Batas

menembus batas keterbatasan, coba anda fokuskan amanah yang sedang dijalankan, kemudian bersaplah untuk melakukan apa yang seharusnya dan sebaiknya dilakukan, dan lakukanlah. Maka anda akan mendapatkan hasil yang luar biasa. Ketika amanah itu menemui jalan buntu dan anda berhasil menembus dengan cara yang sederhana dan mudah : fokus dan jalankan. Maka amanah itu terselesaikan dan anda akan puas dengan hasilnya bahkan anda akan heran heran , kok bisa selesai ya .

Jurus ke 22 adalah jurus menembus batas. tentunya batas itu terasa berat jika dilihat, jika dipikir jika di rasa rasakan. Tapi, tidak untuk dijalankan. Yang penting anda lakukan adalah just do it dan tinggalka pikiran. mengalir seperti air yang tidak pernah berpikir apapun tentang apa yang ia lakukan, tapi kita lihat si bisa mengalir sampai jauh , dia tidak mempedulikan lagi hambatan yang ada dihadapannya. Bahkan karena saking mabuknya ia tidak berfikir lagi tentang dirinya tentang nyawanya.

dia hanya berpegang kepada amanah Allah yang diberikan dan dia hanya menjalankan penuh tanggung jawab.

21 Jurus Wali Mabuk Ilahi : menyelesaikan amanah yang semakin komplek

Jurus ke 21 dari wali mabuk ilahi adalah jurus bagaimana menyelesaikan amanah yang semakin komplek dan semakin banyak, dengan tingkat kesulitan yang semakin meningkat pula. Tentunya apa yang harus kita lakukan adalah tetap fokus pada amanah utama, dan melakukanya dengan multitasking.

Mengerjakan tugas multitasking dengan tingkat kesulitan yang tinggi jika tidak mabuk kita akan mundur murung dan akhirnya amanah tidak akan selesai.

kita dapat melatih jurus ini dengan patrap rumi, dengan gerak rasa dan dengan dzikir nafas. caranya adalah dengan melepaskan pikiran dan berganti dengan ilham. jadi beralihlah pada ilham tidak dengan memikirkan. Kemudian jalankan dan jalankan.

sederhana  namun jurus ini akan dapat menyelesaikan amanah yang komplek dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.

selamat mencoba

Tetaplah Sadar Allah Meski Tidak Dzikir Nafas Lagi

Dakwah dzikir nafas tidaklah seperti dakwah semacam LDII, MTA, Muhammadiyah, Nu atau model organisasi lainnya. Dakwah di DNSA adalah dakwah dengan cara menyebarkan virus, yaitu virus sadar Allah. Kalau di organisasi islam maka keanggotaan itu sangatlah penting, kehadiran itu sangatlah penting, tapi kalau di dzikir nafas sadar Allah (DNSA) yang penting adalah apakah virus sadar Allah itu sudah tertanam dalam alam pikiran jamaahnya. Mungkin jamaah kita adalah orang orang yang sekedar senang baca (silent reader), atau aktif di online, atau aktif berinteraksi dengan bertatap muka atau memperbincangkan sadar Allah ini dengan orang lain.

Ketika dakwah dzikir nafas ini sudah masuk dalam alam pikiran seseorang maka dia sudah terinstal dan akan terus tertanam meski tidak di On-kan. Maka jika anda sudah terlalu sering ebaca tulisan saya, sering membicarakan tentang sadar Allah dengan orang lain dan sering mempraktekan maka virus itu akan semakin kuat mempengaruhi diri anda.

Virus ini akan berjalan dengan baik jika selalu di praktekan proses aktivasinya yaitu dengan dzikir nafas, di terapkan dalam kehidupan yaitu di ibadah dan tugas kekhalifahan.

tapi virus ganas ini akan menyerang balik jika kita lawan. lebih baik didiamkan atau abaikan saja jangan di lawan. Artinya di lawan adalah menolak untuk sadar Allah. Ketika kita tidak mau sadar Allah padahal dalam diri sudah ada sadar Allah maka akan terjadi kerusakan fatal yang dapat menyebabkan kesengsaraan hidup di dunia dan akhirat.

Virus sadar Allah ini memiliki dua jika di aktivasi akan mendatangkan menfaat yang besar, jika dibiarkan ya dia tidak akan berpengaruh apa apa, tapi kalau di lawan dengan menolak untuk sadar Allah, maka virus ini akan menjadi semacam kanker yang terus menggerogoti tubuh. Sehingga kehidupan dunia ini akan terasa mau mati cirinya hilangnya tujuan hidup, hilangnya semangat hidup, hilangnya pegangan hidup. dan kalau tanda ini tidak segera mendapatkan penanganan maka akan membawa hal yang lebih buruk lagi.

Maka siapapun yang pernah belajar sadar Allah, pernah membaca artikel sadar Allah secara tidak sengaja, atau melihat youtube secara tidak sengaja maka biarkan saja virus itu bersemayam karena dia tidak akan mengganggu apa apa, tapi jangan sekali sekali melawan virus dengan menolak sadar Allah, virus ini akan marah dan akan menyerang balik.

Sahabat sahabat DNSA tugas kita hanyalah menyebar virus, Karena hanya dengan virus ini orang nantinya akan nampak mana yang benar benar beriman dan mana yang imannya tipuan. Virus ini kita sebarkan melalui jaringan internet itu yang paling efektif. Saya berterimakasih kepada sahabat sahabat di FB yang nama di belakangnya di tambah dengan “dzikir nafas” karena penyebaran virus dengan cara menambahkan nama di belakang itu cara yang paling efektif. Orang melihat nama tanpa sadar virus itu masuk dalam jiwa yang membaca nama kita di FB.

Kemudian kepada sahabat semua yang secara sendiri sendiri atau berjamaah turut menyebarkan virus baik dengan terapi, dengan pengajaran di sekolah, atau di tulisan tulisan di FB semoga ini menjadi amal jariyah yang tidak akan putus sampai nanti.

Saya sama sekali tidak bertanggungjawab atas akibat dari virus ini. Sekali lagi Peringatan saya: jika sudah terinstal virus sadar Allah, aktivasi saja agar mendapat manfaat yang besar, atau jika tidak mau “diam” . Tapi jika di lawan resiko tanggung sendiri.

 

20 jurus Wali Mabuk Ilahi : Kesempatan jika pikiran sudah tidak bisa berpikir lagi

saya yakin dari kita pernah mengalami tidak bisa berpikir lagi. Misalnya ketika kita mendapat masalah yang berat sampai kadang blank, kebanyakan orang akan pergi cafe, tempat relaks atau lainnya, tapi jurus ini mengajarkan untuk justru dengan keadaan pikiran kita sudah tidak bisa berpikir lagi kesempatan untuk tidak menggunakan pikiran, terus untuk apa, ya untuk lurus ke Allah untuk ke Allah. Ternyata dengan pikiran yang sudah tidak bisa berpikir lagi bisa untuk menguji apakah kita sudah benar kesadaran kita atau belum bisa menggunakan kesadaran kita ke Allah. jika kita sudah benar menggunakan kesadaran kita ke Allah maka ketika pikiran sudah tidak bisa berpikir lagi maka kita akan mudah sekali lagi mancer atau menuju ke Allah (sadar Allah). Namun jika kita sebaliknya, semakin tidak bisa berpikir semakin tidka bisa ke Allah berarti ke Allahnya masih menggunakan pikiran belum menggunakan kesadaran.

Kalau anda tengah punya pekerjaan yang memerlukan ide dan sudah lelah sampai tidak bisa berpikir lagi maka saat itu gunakan untuk ke Allah pasrahkan semuanya sampai kita merasakan ketenangan dan ini bsa merefresh pikiran kita untuk bisa berpikir lagi. Atau justru pikiran kita fresh dan bisa menangkap ilham Allah secara lebih mudah.

Saat menulis ini pun saya sebenarnya sudah tidak bisa berpikir lagi, kemudian saya gunakan ke Allah sejenak dan lebih mudah mancernya ke Allah. dan cara ini kemudian saya tulis, idenya mengalir dala pikiran saya. Perlu diketahui bahwa saya mengetik inipun tidak berpikir tapi saya hanya mengikuti apa yang mengalir dalam pikiran saya. Dan mengalir… kemudian  cepat cepat saya tulis.

Baik jadi jangan galau kalau lagi tidak bisa berpikir , justru gunakan tidak bisa berpikir itu untuk menyadari Allah maka aka lebih cepat, ke Allahnya. … ok selamat mencoba dan temukan hidup dinamis bersama DNSA di solospiritislam