kalau makna kias jangan di perdebatkan

Dalam tradisi tasawuf, mengumpamakan sesuatu untuk pelajaran tertentu itu sudah sangat umum dan wajar, misalnya mengumpamakan paku yang tetap lurus akan terus dipukul sampai tenggelam, ini adalah gambaran bahwa ketika kita lurus ke Allah maka Allah akan mendidik, sampai benar benar kita paham. Nah makna kias ini jangan sampai kemudian dipertanyakan , lha apakah yang bengkok tidak bisa diluruskan lagi?. Pertanyaan ini sudah berbeda pembahasan, dan sangat tidak layak untuk ditanyakan, dan itu mendandakan bahwa dirinya kurang paham dengan makna kias yang ada di perumpamaan itu.

Makna kias ini sangat membantu kita untuk memahami sesuatu. Dalam pengajaran spiritual atau pengajaran tasawuf dengan dengan menggunakan perumpamaan akan memudahhkan dicerna dan di ambil hikmah dari perumpamaan itu. Dan semakin mudah pelajaran itu diterima maka akan semakin mudah tersimpan dalam memori.

Anda kalau bersilaturami ke tempat kyai maka pelajaran pelajaran perumpamaan akan anda dapatkan, seolah perumpamaan ini sudah menjadi tradisi dikalangan sufi. Sebagai orang yang sedang belajar tidak sopan kemudian mengkaitkan  masalah perumpamaan yang disampaikan dengan permasalahan lainnya. Sebab tentu saja ini akan mengaburkan pengajaran perumpamaan yang disampaikan dan juga akan menyulitkan pak Kyai untuk menjelaskannya, dan tentu saja ini juga menunjukkan kebodohan orang yang sedang belajar. Kebodohan ini bisa berarti karena memang tidak tahu, atau karena memang ingin diaanggap pintar.. yang kedua ini namanya bodoh kuadrat. karena sudah bodoh masih ingin dianggap pintar. Saya sampaikan ini agar kita menjadi lebih sadar bahwa perumpamaan tidak untuk diperdebatkan.

 

sekedar mengabarkan ilham Allah yang semakin mendalam

Pelajaran yang lama tidak saya fahami dari Allah adalah ternyata saya hanya sebagai penyampai berita ilham saja dari Allah, selebihnya tidak. Ya tugas saya ada dua mengkondisikan diri untuk menerima ilham dan action mengabarkan berita yang saya terima. Dua tugas ini menjadi tugas utama saya , ini sebenarnya sudah tahu lama tapi kefahaman baru baru ini saja, setelah Allah membenturkan saya pada beberapa pelajaran yang Allah berikan kepada saya. Pertama saya seperti tidak terima tapi lama lama saya fahami bahwa inilah pelajaran Allah dan harus saya jalankan. saya kadang lambat memahami pelajaran dari Allah, coba kalau saya faham dari dulu pasti saya akan mengalami kemajuan yang lebih dari sekarang.

Kabar dari Allah tentang ketauhidan memang tidak ada habisnya, jadi saya mencoba menikmati tugas ini sebagai amanah dari Allah kepada saya. perkara mendapat komen atau tidak, komen positif atau tidak yang pasti saya sudah menyampaikan kabar dari Allah berupa iham yang saya terima. Kadang kalau ada yang komen negatif terasa sakit hatinya, tapi kalau saya hanya sebatas menyampaikan saja komen negatif itu terasa tidak berasa… paling paling perintah Nya, abaikan saja, atau unfriend saja, atau blokir.

Semakin kesini banyak sekali pelajaran dari Allah, karena jujur saya juga belajar dari ilham yang turun dan saya juga belajar dari ilham yang saya tuliskan atau yang saya sampaikan kepada orang lain.

ini asyiknya menjadi pengabar ilham dari Allah, saya kira kita semua diberi kesempatan yang sama, karena ilham itu terus menerus dan akan diberikan kepada siapapun. setiap saat kita diberikan ilham Allah dari hal yang sederhana sampai hal hal yang belum kita ketahui sebelumnya. nah bagi sahabat cobalah untuk menuliskan ilham Allah yang mencerahkan untuk kita dengan bahasa kita. semakin bahasa itu adalah bahasa kita yang kita sampaikan maka keaslian ilham itu akan lebih bisa diterima oleh orang lain. Misalnya ada salah satu ayat quran, kemudian dari ayat itu kita merasa ada pencerahan maka jangan tulis persis seperti ayatnya (kopi paste) tapi coba di tulis ulang sesuai dengang pemahaman yang diterima. maka tulisan itu akan menjadi pencerahan juga bagi orang lain. Baik mari kita sama sama menjadi pengabar ilham dari Allah dan kita sama sama mengajak kepada kebaikan dunia dan akhirat

Ijazah Amanah Qubro 1 : Dzikir Nafas Tidak Sekedar Sadar

Dzikir nafas tidak sekedar sadar atau sekedar dzikir saja, tapi lebih dari itu, yaitu kesadaran yang sudah menyadari akan kebesaran Allah, Bahwa Allah lebih besar dari apapun. Allah yang lebih besar dari apapun ini merupakan kesadaran yang selalu meningkat dan selalu “lebih menyadari Allah yang memang lebih besar”. menyadari dibalik semua alam semesta ini.

kesadaran ini merupaka kesadaran yang akan membawa kesadaran kita lebih tinggi dan lebih tinggi, tapi sekali lagi bahwa ketinggian spiritual ini tanpa ada kesanggupan menajalankan amanah akan menjadi kesombongan spiritual yang berdampak negatif. Ingat bahwa kita dalam menjalankan spiritual ini kita mengikuti apa yang diperintahkah Allah, sehingga kekuatan spiritual dapat teraplikasikan dalam kehidupan sehari hari.

Pertemuan kita 30 juni 2018, akan menekankan amanah ini, dan bagaimana menyelesaikannya. Tentunya tidak sekedar menyelesaikan sebab kita tidak akan kuat menyelesaikan masalah yang besar ini, jangan kan yang besar yang kecil saja kadang kita tidak selesaikan dengan baik. Oleh karena itu kita selesaikan masalah tersebut dengan cara spiritual yaitu dengan Allahu akbar.

 

Ijazah Amanah Qubro 1 : Jangan tinggalkan dzikir nafas

Dzikir nafas adalah basic amaliah untuk menuju kepada Allah. Gunakan dzikir ini selama hidup, selama kita masih bernafas. Termasuk dalam hal ini adalah untuk melatih ijazah amanah qubro yang akan saya jelaskan besuk tanggal 30 juni 2018 sabtu depan di padepokan patrap.

Nafas adalah toll atau alat sederhana tapi sangat efektif untuk menuju kesadaran Allahu akbar. setiap nafas masuk dan nafas keluar akan membawa kita kepada keadaan kesadaran yang berubah ubah. Dalam islam spiritualitas tidak berhenti di satu tahap, sempurnanya kita berspiritual adalah ketika kita nanti mati. selama kita masih hidup maka kita harus berjalan untuk menuju kepada Allah maka nafas inilah sebagai jalan yang sangat berguna bagi kita, selama hidup kita untuk meningkatkan spiritualitas kita.

Dengan nafas ini kita akan terjaga “jiwa” kita untuk selalu sadar siapa diri dan siapa Tuhan kita. Kebanyakan orang yang berspritual kebablasan dirinya juga hilang, akhirnya di tidak shalat dan merasa dirinya sudah sampai. Ini sangat bahaya, tapi jika kita menggunakan nafas kita maka kita akan terjaga karena kita masih sadar bahwa kita menyaksikan nafas kita sedang di nafaskan Allah 

Maka bagi rekan rekan yang berminat untuk belajar amanah qubro untuk terus mendawamkan dzikir nafas. dan mengikuti program kopi darat di padepokan patrap atau di daerah daerah.

Ijazah amanah Qubro 1 : berlatih di wilayah Allahu Akbar

kadang ini yang sulit bagi saya untuk bisa mengajak anda berada di wlayah ini, makanya saya harapkan anda bisa hadir di tanggal 30 juni 2018 untuk bersama saya ajak anda secara praktek untuk berada di wilayah ini. Wilayah ini menjadi basic atau dasar dari menjalankan amanah qubro. Dengan wilayah ini anda akan saya jelaskan lebih detil dan jelas tentang bagaimana secara mudah berada di wilayah ini, kemudian tentu saja masuk ke wlayah ini. Ini bukan pembukaan atau bukan semacam tuning, tapi secara logika pikiran anda bisa menerima dan secara perbuatan anda dapat melakukannya. Saya buat dengan cara yang paling mudah bahkan kalau anda baru belajar pertama kali sekalipun anda akan dapat memasuki wilayah ini.

wilayah ini sebenarnya kalau anda sering gunakan ketika shalat, tapi kebanyakan hanya sebatas syariat membaca Allahu akbar tanpa masuk kedalam wilayah Allah yang lebih besar dari apapun yaitu yang menguasai dan merajai alam semesta. jadi kalau anda belajar ijazah qubro yang pertama ini nanti akan anda bisa gunakan ketika dalam shalat. Ini tidak melanggar syariat justru sebaliknya dengan cara  ini shalat anda akan lebih khusyu.

insya Allah penjelasan saya ini akan saya paparkan 30 juni 2018 di sesi pertama sekitar jam 8-10 plus teori dan latihannya. Sengaja sesi ini tidak saya broadcast melalui Fb atau youtube, sebab ini pengajaran wilayah atau maqom atau hal, sehingga anda harus datang dan mengikuti dari awal. Saya mengharapkan anda tidak terlambat datang jadi sebaiknya anda datang hari jumat agar malamnya bisa istirahat.

istilah ijazah jangan di asosiasikan dengan amalan amalan wiridan seperti banyak dilakukan oleh para kyai, ijazah ini saya gunakan bahwa anda harus datang ke padepokan patrap untuk mengikuti penjelasan saya dan mempraktekannya selama pelatihan berlangsung. Ijazah ini juga tidak ada kaitannya dengan mahar, baiat atau sejenisnya, sebab cara ini saya ambil dari cara Rasulullah yaitu Takbir.

Demikian untuk pendaftaran silahkan mendaftar ke Pak Widarto +62 813-1698-5070.

Ijazah Amanah Qubro dan Halal Bihalal

ada rahasia dari tasbih tahmid dan takbir, yang selama ini bagi saya belum pernah terungkap oleh ustad manapun. Ternyata Rasulullah beberapakali dalam hadisnya mengisyaratkan tentang kehebatan tasbih tahmid dan takbir. Bagi saudara yang ingin mendalami dan membuktkan kehebatan dari tasbih tahmid dan takbir ini silahkan hadir 30 juni 2018 seklaigus kita adakan acara halal bihalal silaturahmi, insya Allah akan banyak menfaat jika kita bisa mengetahui dan mengamalkan 3T ini.

makna amanah adalah tugas hidup kita ini di dunia dan kubro adalah tugas besar hidup kita adalah sebaga khalifah yaitu memakmurkan alam semesta sesuai dengan tugas kita masing masing. Tentu saja dalam menjalankan tugas amanah ini tidak lah ringat, banyak yang tidak sanggup, banyak yang gagal yang pada akhirnya menyengsarakan hidup kita di dunia. Amanah keluarga, bukan lagi amanah yang membahagiakan tapi keluarga seperti neraka, tinggal di rumah tidak betah rumah menjadi berhawa panas, dipasang AC pun tidak berkurang panasnya karena panasnya ada di hati. Pekerjaan juga tidak menjadikan kebahagiaan sebaliknya menjadikan stress berat, stress kerja , sampai tidak bisa tidur, masuk kantor detak jantung meningkat, melihat meja kerja langsung mual dan pusing. dan saya kira masih banyak lagi masalah masalah yang awalnya adalah tidak amanah. Maka dengan pertemuan kali ini mari kita coba gali lebih dalam tentang amanah ini dan bagaimana kita bisa menjalankan amanah ini dengan lancar dan penuh pertolongan Allah. sehingga menjadi suatu keberuntungan.

baik saya hanya menginginkan siapa saya saja yang bersungguh sungguh ingin memperbaiki hidup, ingin hidup lebh baik, dan mau bersama sama dengan saya untuk sama sama belajar untuk menjadi lebih Baik. saya tunggu di padepokan patrap 30 juni 2018. kita mulai dari pagi hingga selesai.

Saatnya Indonesia Bangkit dengan cara Gila

Mahapatih Gadjah Mada, adalah orang gila, tapi kita kagum dengan kegilaan nya yang melampaui orang waras. Cara Gila Gadjah Mada adalah mempersatukan nusantara, dan dia berhasil dengan cara gilanya yaitu mempersatukan nusantara sampai thailand. Sekarang saatnya untuk indonesia gila. Mari kita gila di bidang kita masing masing. Seorang pemimpin yang gila, akan berani membuat jalan tol di irian jaya, membuat harga semen sama antara papua dan jawa, seorang guru yang gila berani mengatakan kalau mau cari ilmu cari saja google, guru hany pengarah saja, seorang Ustad yang gila akan berani mengatakan Indonesia maju jika bersama Allah bukan berdasarkan pada khilafah, bukan pada ekonomi islam, bukan pada teknologi , bukan dengan ilmu pengetahuan karena itu smua akna terjadi dengan snedirinya ketika kita bersama dengan Alah. Seorang pedagang sate madura jika dia gila dia akan berani buat brand sate sufi, dengan desain ruangan layaknya tempat berkumpulnya orang orang sufi dengan sajian khas sate suufi dengan kopi makrifatnya. itulah beberapa contoh cara gila untuk menuju indonsia maju.

Indonsia maju yang gila tidak hanya pemimpinnya saja tapi juga semua rakyat juga harus gila. Gila yang memiliki dasar kuat yaitu gila sadar Allah. Sehingga gilanya mendapatkan tuntunan dari Allah SWT. mendapatkan tuntunan Allah memang akan membuat kita gila tapi gilanya akan emngarahkan kita kepada keberuntungan.

para leluhur kita sudah emngajarkan kita cara hidup gila dengan sadar Allah. tapi itu kita tinggalkan. sekarnag mari kita gali lagi cara gila para leluhur ini kemudia kita pakai daam keidupan bernegara ini. Negara indonesia ini sudah tertinggal dalam banyak hal, ilmu, teknlogi, pendidikan, ekonomi dan lainnya. kalau kita tidak segera sadar akan ketertinggalan ini maka kita akan semakin jadi cacing yang tidak ada artinya. Maka diperlukan cara gila untuk melewati ini. Kalau kita bangkit dengan mengejar teknologi jelas akan tertinggal dengan negara jepang atau korea, kalau ekonomi akan tertinggal dengan negara singapura, kalau masalah pemabangunan transportasi dan lainnya pasti akan kalah dengan negara malaysia. ilmu akan kalah dengan negara eropa, senjata kalau dengan negara amerika. Politik akan kalah dengan negara israel. okoknya kalau tidak gila sadar Allah pasti kita akan kalah dengan negara maju lainnya.

Indonesia memiliki trah atau keturunan orang orang yang gila, beliau beliau bekerja tidak melalui cara yang njlimet , beliau beliau sangat sederhana, yaitu mengikuti tuntunan Allah dalam alam kesadarannya. mereka ikuti dan mereka jalankan. Cara menjalankannya tidak melalui perhitungan yang njlimet cukup jalankan dan jalankan. Kita sekarang bermula dari diri kita masing masing sebagai warga negara indonesia berperanan untuk membangun bangsa ini dengan cara gila sadar Allah melalui tugas kita masing masing. yang ustad ya ustad, yang guru ya guru, yang pemimpin ya peemimpin. Kita berjalan di atas rel kita masing masing cuma menjalankan dengan cara gila salah satu yang sudah dicontohkan oleh pemimpin indonesia saat ini adalah kerja kerja dan kerja. itulah cara gila dalam membangun negeri ini.

Keberanian ulama hakikat makrifat

Perkembangan islam tidak pernah lepas dari ulama ulama hakikat makrifat. Beliau beliau begitu berani menerima amanah Allah untuk berdakwah dari tanah arab ke tanah jawa dan sekitarnya. Kita lihat kesiapan para ulama hakikat makrifat ini menjadika Allah banyak menurunkan petunjuk dan pertolongannya,sehingga beliau beliau kelihatan sakti dan punya karomah yang Woowww. Hal ini sangat mirip dengan sejarah mukjizat para Nabi dan Rasul dimana kesaktian Beliau beliau itu berasal dari kesiapan dan menjalanankan amanah yang Allah berikan.

keberanian Ulama hakikat makrifat perlu kita contoh, dan perlu kita tiru, bukan meniru kamromahnya tapi meniru kesiapan beliau beliau dalam menerima amanah dari Allah. Seluruh tugas yang beliau emban ternyata semua mendapatkan kemudahan dari Allah. Saya bisa membayangkan bagaimana sulitnya para ulama ulama tanah arab datang ke jawa dan berkomunikasi dengan orang jawa. Yang satu bahasa jawa yang satu bahasa arab. Kemudian bisa merubah keyakinan orang jawa menjadi islam dan bertauhid. Jelas kalau ini tidak ada pertolongn Allah tdak akan mungkin. Apakah keberhasilan Para ulama hakikat makrifat ini adalah semata mata keahliannya berdakwah? saya kira tidak. Saya yakin beliau beliau berdakwah awalnya hanya menerima amanah dari Allah selanjutnya adalh nekat. Kenekatanpara Ulama ini kemudian menimbulkan kemudahan dan pertolongan Allah sehingga nampak para ulama hakikat makrifat ini bisa berdakwah dan berhasil.

dakwah para ulama hakikat makrifat ini merupakan dakwah digaris depan perjuangan perjuangan para ulama ini tentunya mendapat apresiasi yang besar. Dalam sejarah perjuangan, setalah islam masuk baru ulama ulama syariat datang dan dengan gaya paling benar mulai “membenahi yang dianggapnya salah, dengan mengatasnamakan kalimat “bidah” sebagai senjata untuk pembenaran bagi pendapatnya. Ya kita paham cara dakwah seperti ini tidak akna mungkin terjadi di awal atau di garis depan.

ada pelajaran menarik dari ulama hakikat makrifat ini dalam berdakwah yaitu beliau beliau siap menerima amanah dari Allah. dan beliau menjalankan meski kadang dalam hati beliau tidak terbayang kesulitan yang akan di hadapii ketika harus berdakwah di luar benua. tapi Allah menjawab semua kelusulitan para ulama hakikat makrifat ini. Yaitu beberapa karomah sebagai fasilitas Allah dalam rangka memudahkan dakwah para ulama hakikat makrifat ini. Maka kita akan contoh ulama haikat makrifat ini dalam menerima amanah Allah, ternyata kalau amanah Allah itu dijalankan maka tidak ada yang sulit. semua akan berjalan dengan petunjuk dan pertolongan Allah. Lha kalau sudah dapat petunjuka allah dan pertolongan Allah maka semua akan menjadi mudah dan berjalan dengan lancar. mari kita tiru kebiasan ulama hakikat makrifat ini, kita tidak mencari kaormah karomah, kita tidak mencari kesaktian kesaktian, tapi kita mecontoh bagaimana para ulama hakikat makrifat menerima dan menjalankan amanah.

Lailatul Qodar bukan Pembagian Sembako

pernah mendantangi pembagian sembako? ya kita tinggal datang menunggu dan dapat. Tapi itu tidak dalam lailatul  qodar. Dalam lailatul qadar kita harus memiliki suatu proposal yang kemudian kita ajukan kepada Allah, kita komunikasikan kepada Allah.  Cara mengkomunikasikan proposal adalah dengan cara khusus yaitu itikaf, tidak dengan shalat, tidak dengan membaca al quran apalagi pengajian.

cara mengajukan inipun khusus, tidak rombongan. Setiap orang akan memiliki proposal masing masing. Itikaf tidak berjamaah, tapi sendiri sendiri, kita harus berhubungan dengan Allah secara khusus. secara khusus tidak rombongan atau berjamaah. Hindari masjid yang hingar bingar di 10 hari terakhir, karena komunukasi anda akan terganggu atau lebih sulit dibandingkan dengan anda berada di masjid yang tenang, sehingga pendengaran spiritual kita lebih peka terhadap perintah perintah Allah.

maka pandai pandailah kita membuat proposal yang kita ajuka kepada Allah. Kriteris proposal yang baik itu adalah : 1. sesuai dengan permasalahan yang sedang kita hadapi, atau lebih tepatnya sesuai dengan amanah Allah yang kita emban. Contohnya adalah keluarga, pekerjaan dan lainnya. 2. Proposal itu khusus dan jelas. Proposal tidak seperti membaca doa selesai shalat yang begitu banyak. Proposal itu khusus dan jelas singkat dan padat dan to the point. pilihlah suatu kebutuhan yang sesuai dengan kebutuhan yang sekarang. 3. Sampaikan kepada Allah bahwa proposal ini adalah amanah dari Allah, artinya dari Allah juga, disinilah pintu membuka urusan dengan Allah. tidak semata mata itu adalah kepentingan kita tapi kita menjalankan amanah Allah, seperti keluarga itu adalah amanah Allah, pekerjaan adalah amanah Allah, atau apapun harus kita sampaikan bahwa itu adalah amanah dari Allah SWT. Dari Allah dan kita kembalikan lagi kepada Allah untuk mendapatkan petunjuk dan fasilitas dari Allah untuk menyelesaikan amanah tersebut. itu tiga kriteria proposal yang baik. Sekarang bagaimana cara menyampaikainnya kepada Allah proposal tersebut .

Menyampaikan proposal tentu saja memperhatikan aspek etika dan sopan santun. dan itu saya kira anda semua sudah paham. saya akan menekankan bagaimana cara praktisnya saja. Lakukan pembicaraan kepada Allah yaitu menyampaikan proposal sesuai dengan rancangan proposal yang sudah kita buat. kemudian dengarkan dengan seksama dengan terus waspada kepada apa apa yang akan di sampaikan Allah dalam itikaf tersebut. Disini anda tidak boleh bernafsu, cukup bersifat pasif saja seperti orang  sedang menunggu panggilan Bos. tunggu di luar dan tetap pasang telinga kesadaran agar sewaktu waktu dipanggil kita dengar. Jika sudah mendapat penggilan maka dengarkan apa yang Beliau katakan dan iyakan serta segerakan untuk siap melaksanakan. Karena panggilan itu berupa perintah Allah bukan berupa wangsit atau hal ghoib yang tidak ada maknanya. Tidak juga berupa hal ghoib yang tidak ada kaitannya dengan proposal yang kita ajukan.

lailatul qodar tidak ada kaitannya dengan suasana alam semesta, kalau ada perkiraan hari tanggal ok sajalah itu untuk membuat kita agar lebih termotivasi, tapi ingat itu hanya perkiraan, kita tidak bisa memastikan semua kembali kepada diri kita masing masing. apakah kita mendapatkan perintah allah dalam itikaf itu, kita mendapatkan pencarahan solusi dari proposal yang kita ajukan atau tidak.

sebenarnya art qodar itu adalah ketetapan atau hukum, nah jika kita mednapatkan ketetapan yang baik maka itulah malam ketetapan yang digambarkan seperti 1000 bulan. Kita ditetapkan bernasib baik, nah coba apa tidak bahagia. Kita mendapatkan ketetapan dari proposal yang kita ajukan adalah ketetapan yang baik (laillatul qodar). teruslah itikaf dengan proposal yang benar semoga kita dimudahkan Allah untuk menjalankannya dan mendapatkan ketetapan yang baik dari amanah yang kita emban

 

Bagaimana mendapatkan pertolongan ghoib secara syar’i

Rasulullah dan para Nabi mendapatkan pertolongan ghoib, kenapa kita tidak tertarik dengan hal tersebut, atau kita tertarik tetapi menggunakan cara yang salah, tidak seperti apa yang di lakukan para nabi dan Rasul. Kalau pertolongan  ghoib itu dialami para Nabi dan Rasul berarti kita sebagai umat yang mengikuti Beliau pasti diberikan kesempatan juga untuk mendapatkan pertolongan dari Allah. Pertolongan itu tentunya ada ketentuan dan syarat yang berlaku, tidak asal kita minta terus kemudian turun. baik ada beberapa ketentuan yang bisa kita gunakan untuk mendapatkan pertolonga ghoib dari Allah.

  1. Amanah : ya pertolongan ghoib akan diturunka jika dengan tujuan untuk menyelesaikan atau untuk menjalankan amanah Allah. Maka kita harus paham benar amanah apa yang Allah berikan kepada kita. Amanah yang paling jelas adalah amanah keluarga, anak kita istri atau suami, itu semua adalah amanah di depan mata. Maka gunakan amanah ini untuk mendapatkan pertolongan Allah. Mungkin kehidupan keluarga kurang bahagia, ekonomi keluarga kurang baik atau memiliki anak yang sedikit bikin susah orang tua. Langkah pertama adalah menerima amanah keluarga ini sebagai amanah dari Allah, dan sanggup dengan sungguh sungguh untuk menjalankan dengan baik. dari sini pasti akan di hadapkan pada kesulitan, kebuntuan, atau keadaan sulit lainnya. Pada saat itu pula amanah ini kita mintakan solusi dari Allah SWT, dengan jalan riyadhoh.  misalnya dengan kita berpuasa, shalat malam, wirid dan lainnya. dari sini nanti kita akan mendapatkan petunjuk untuk melakukan sesuatu.
  2. Nah masuk tahap kedua adalah “samikna wa athona”. Tahap ini kita tinggal menjalankan saja apa yang Allah perintahkan. Saran saya jangan terllau dipikirkan apa perintah Allah tapi lebih menjalankan apa yang Allah perintahkan. just do itu saja. Disini anda memerlukan kepekaan dalam mendengarkan apa perintah Allah. Tapi kuncinya sebenarnya ada di just do it, sebab jika kita sudah just do it maka aliran ilham itu akan mengalir terus dan kadang tidak berhenti untuk menjalankan perintah demi perintah. Misalnya anda menemui kesulitan maka lakukan dari yang sederhana , ya ya ng paling sederhana. Jalankan saja dan jalankan terus bergerak. Bergerak disini tentunya searah dengan amanah yang tadi kita mintakan pertolongan dari Allah.
  3. Tugas kita hanya  menajalankan perintah Allah, maka sebaiknya kita tidak menanyakan pertolongan ghoibnya, meski kita harap, kita serahkan saja kepada Allah. Nanti ketika kita menjalankan perintah Allah pasti pertolongan Allah itu akan diturunkan Allah.

baik itulah cara singkat untuk mendapatkan pertolongan ghoib dari Allah SWT. Anda akan dibuat Allah kagum dengan pertlongan Allah ini karena pertolongan ghoib ini diluar perkiraan pikiran kita. manfaat menjalankan cara ini adalah kita akan diberikan solusi oleh Allah dari berbagai amanah yang sedang kita emban, kemudian juga kita akan diberikan keyakinan yang selalu bertambah dan bertambah kepada Allah, sebab kita benar benar merasakan keberadaan Allah yang benar benar berbuat kepada kita. benar benar menolong kita.

baik mari kita lihat lagi amanah apa yang Allahberikan kepada kita kemudian kita jadikan dia sebagai  sarana kita untuk riyadho memohon dengan segala amal kebaikan kita. kemudian kita jalankan perintah Allah. dan kita akan mendapatkan pertolongan ghoib tersebut. baik selamat mempraktekan.