komunikasi 2 arah dengan Allah

komunikasi 2 arah kepada Allah mungkinkan, sangat mungkin tentunya dengan cara yang berbeda. Apa perbedaannya ? kalau dengan Allah kita harus mendengarkan dan setelah kita mengajukan pertanyaan, dan jawaban Allah itu bukan berupa bisikan yang berupa suara atau huruf atau tulisan. Jawaban Allah berupa pemahaman, jadi tanpa kata tanpa bisikan seperti syetan atau jin membisikkan kepada manusia. jadi ini untuk membedakan mana bisikan syetan atau pemahaman yang Allah berikan kepada kita. Maka ketika kita mendengarkan yang beruba bisikan maka lanjut saja ke Allah dan tinggalkan, meski itu baik. Bisikan syetan pertama kali sesuatu yang dapat diterima oleh pikiran kita lama lama dia akan melencenng, maka gunakan prinsip bahwa bahasa Allah tidak berupa bisikan.