Memahami Quran metode waskito ketemu an najm ayat 51-54

sejenak terhenyak dengan ayat yang Allah tunjukkan kepada saya , saat sore ini selepas magrib Allah menunjukkan surat an najm ayat 51-54. Merinding kalau mengulang isi ayat ini, ya Allah. entah kenapa ayat ini mengarahkan saya kepada keadaan Corona yang saat ini sedang melanda. Terutama melanda kepada salah satu negara yang sangat kuat, negara yang sangat hebat negara yang menguasai dunia. Setiap hari kematian melanda lebih dari 1000 perhari, dan anehnya mereka tetap dengan sikapnya menyalahkan negara lain, membikin permusuhan dengan negara lain alih alih mengurusi rakyatnya yang setiap hari meninggal tidak kira banyaknya. rakyatnya sebagian menunjukkan seolah mereka menentang Tuhan, menentang sunatullah yang sudah ditetapkan oleh Allah, dengan mandi bersama orang banyak tanpa pelindung diri, bahkan pimpinannya dengan gaya tidak akan tertular, tidak memakai masker seolah ayo lawan Tuhan yang menciptakan korona dengan berperilaku yang melawan sunatullahNya.

saya terus amati ayat an najm 51-54 kadang tak tega untuk terus mencermati, karena aliran pemahaman selalu mengarah kepada suatu negara yang katanya super power dan tidak terkalahkan dengan apapun. tapi saat ini sedang dalam proses pembinasaan … (astaghfirullah….)

dan saat ini Allah tunjukkan kehendakNya, bahwa …. seperti yang Allah sebutkan di surat an najm 51-54.

di surat an najm ayat paling akhir yaitu ayat 62 , saya berbahagia Allah memberikan suatu solusi untuk kita umat manusia dalam menghadapi masalah dunia saat ini, yaitu dengan bersujud denga menyembahnya. Makna bersujud berarti kita harus merendahkan diri di hadapan Allah, tidak congkak, tidak jumawa, tidak sombong dan menyembahnya artinya kita menghamba kepada Allah patuh dengan segala aturan yang sudah Allah tetapkan kepada kita.

dari memahami al quran dengan metode waskito ini, pada ayat terakhir surat an najm untuk dapat terhindar dari azab Allah berupa korona dan penghancuran suatu kaum suatu negara atau bangsa , maka kita harus cepat cepat bersujud merendahkan diri di hadapan Allah. kita perbanyak membaca tasbih kita grounding di hadapan Allah. dan kita patuhi segala perintah Allah dengan sikap menghamba. Semoga peringatan Allah dalam al qomar ini dapat kita jalankan sekarang juga agar umat manusia terselamatkan dari kemurkaan Allah.

awali dengan basmalah dan lanjutkan dengan Allahu Akbar (bismilahi Allahu akbar)

dalam menjalankan amanah Allah entah itu mudah atau sulit, berat atau ringan, mengucapkan dan menyadari mantra bismilahi Allahu Akbar sangat di anjurkan. Nah apa pengaruhnya dan apa manfaatnya ?. Pengaruhnya adalah akan membawa sikap yakin bahwa Allah memberikan kemampuan untuk bisa  menjalankan, dan manfaatnya dapat mendatangkan kekuatan diluar kemampuan untuk bisa menyelesaikan amanah.

mulai sekarang kita tidak gentar lagi dengan amanah diluar nalar karena ada solusinya. Tidak lagi takut dengan amanah diluar kemampuan kita. Karena dengan mencgucapkan dan menyadari rapal atau mantra ini solusi akan datang.

tentunya setelah rapal dan mantra di sadari maknya selanjutnya adalah menjalankan apa apa yang bisa dilakukan, artinya harus take actioan, atau harus berbuat dan melakukan sesuatu.

Jika Corona Tak akan Hilang …

Jika Corona tak akan hilang maka akan terjadi perubahan peradaban yang revolusioner. Perubahan peradaban itu misalnya, orang akan bekerja cukup dari rumah, sehingga penggunaan internet menjadi sangat penting. Tidak hanya bekerja, sekolahpun akan dilakukan dari rumah. dari perubahan ini saja akan memberikan efek karambol luar biasa terhadap kehidupan. Karena kegiatan utama ada dua hal yaitu bekerja dan sekolah. Ketika kegiatan utama itu hanya dilakukan di rumah bisa kita bayangkan akan terjadi beberapa usaha bisnis yang bangkrut alias tidak laku, tapi akan ada bisnis baru yang akan dibutuhkan dan akan bermuncul menggantikan usaha bisnis yang lama.

Dalam hal ibadah seseorang akan lebih individualis dari pada kegiatan kegamaan secara sosial.  Islam cukup banyak mengajarkan ibadah yang bersifat individualis atau yang tidak harus dilakukan secara jamaah. Kegiatan individualis itu antara lain dzikir, uzlah, tafakur, dan sejenisnya. Tentunya ini akan membawa keadaan spiritualitas yang lebih tinggi, sebab orang akan lebih dekat dengan Allah secara individualis. Lebih banyak berdzikir lebih banyak shalat sunah dan lebih banyak bertafakur di tempat sendiri.

Corona ini juga akan merubah peradaban akhlak secara mendasar. Kita lihat sekarang kita tidak bisa main main dengan social distancing, sebab kalau kita sombong dan nekat melakukan bepergian dengan jarak tempuh yang jauh akan berpotensi terjangkiti wabah corona ini. Tentunya ini sangat menghambat aktivitas bisnis yang memerlukan mobilitas tinggi. Negara negara besar yang rakyatnya memiliki mobilitas tinggi mengalami dampak korona yang sangat serius, banyak kasus kematian. Perubahan akhlak dari orang yang congkak menjadi lebih lembut dan merendah, bagi yang masih sombong dan merasa dirinya tidak terkena corona maka dirinya akan selalu di pukul Allah sampai di merubah ahklaknya. Jika bumi ini diisi dengan orang orang yang rendah hati maka akan terjadi perubahan peradaban ahlak yang luar biasa.