Alhamdulillahiladzi ahyana ba’dama amatana …

Harus jelas ketika hidup dan ketika mati, jangan sampai hidup semu mati, atau mati semu hidup

hidup semu mati

hidup semu mati adalah hidup yang loyo, ngantukan, tidak semangat, banyak melamun, tidak sadaran, mudah terbawa alam pikiran dan malas malasan.

Mati semu Hidup

yaitu tidur yang pikirannya aktif mikirin utang, mikirin kerjaan, mikirin korona, hatinya tidak tenang cemas, mimpi yang aneh aneh dan sering terbangun, sulit untuk tidur dan bangun tidur rasanya lemas tidak segar.

Jadi kalau kita hidup ya hidup kalau mati ya mati (tidur). Kalau hidup kita sadar akan amanah amanah yang Allah berikan, kalau mati kita benar benar pasrah kepada Allah. Kejelasan ini akan memberikan kesehatan lahir batin dan kebahagiaan secara menyeluruh. Jadi selama hidup tidak boleh mati, selama mati tidak boleh hidup. Kalau hidup kita benar benar menjalankan amanah Allah (ATP) kalau mati (tidur) kita menjalankan dzikir nafas level 3 yaitu berserah diri kepada Allah.