Nembus ke alam kreatifitas Tuhan

dengan pernyataan ini pasti anda setuju, bahwa ketika otak relaks maka ide ide akan bermunculan. misalnya saja ya , ketika kita shalat, otak kita kan relaks, karena kita hanya fokus pada bacaan dan gerakan shalat yang sudah automatically, keadaan ini otak menjadi kreatif dengan menemukan kunci lah, menemukan dompet, menemukan ide ide kreatif untuk penyelesaian masalah dan sebagainya. Atau  kita sedang duduk di toilet kita hanya pasrah dan menunggu hajat kita selesai, dan saat itu otak menjadi relaks, otak relaks ini akan menimbulkan berbagai ide ide kreatif, saking seringnya menemukan ide kreatif di toilet, ada yang sampai bawa kertas dan pensil untuk mencatat ide ide yang muncul saat di toilet.

nah sekarang bagaimana membuat otak kita relaks dengan sengaja dengan sengaja mengkondisikannya agar ide ide dapat kita peroleh sesuai dengan apa yang kita inginkan . Baik, saya ada satu cara juga yang mungkin saya sendiri masih harus banyak bereksperimen tentang ini, karena ini baru hipotesis yang muncul dari beberapa keadaan tidak sengaja otak saya bisa lebih kreatif. Hipotesis ini menyatakan bahwa jika kita berada di keadaan kesadaran terhadap Allah yang tidak sama dengan apapun maka Allah akan memberikan solusi hidup. Nah Hipotesis saya ini ternyata banyak ditemukan di al quran yaitu bahwa jika kita menjalankan amanah dengan  beriman kepada Allah maka Allah akan memberikan petunjuk. Kata beriman ini adalah menunjuk pada keadaan menyadari Allah yang tidak sama dengan apapun. Dan kata amanah menunjuk kepada bahwa kita memang ada urusan dengan Allah.

baik  secara praktis untuk merelakskan otak itu begini. silahkan dalam keadaan duduk, arahkan kesadaran kita  kepada Allah yang mengarah kepada Allah yagn tidak sama dengan apapun. Ketika kita pikiran kita mentog pada pemikirannya maka bebas kan dengan mengafirmasi bahwa yang aku tuju adalah Allah yang tidak sama dengan apapun. Nah itu demikian terus sampai kita menemukan keadaan kebebasan terhadap pikiran kita. untuk mencapai keadaan bebas dari pikiran ini kita akan melakukannya berulang berulang dan berulang sampai ketemu keadaan bebas. Pokoknya ketika pikiran itu membelenggu maka bebaskan, ketika membelenggu bebaskan.

setelah bebas ini, kita harus bisa membawa dalam pekerjaan kita, membawa dalam aktivitas aktivitas menjalankan amanah. nanti ide ide kreatif itu akan mengalir beriringan dengan apa yang sedang kita lakukan. Jadi bukan menunggu dengan duduk diam ide ide itu muncul. Tapi harus dengan melakukan sesuatu dengan relaks melakukan sesuatu yang ada unsur amanahnya.

cara ini memerlukan latihan ya , saya  juga sedang melatih bagaimana ketika saya menjalankan pekerjaan saya bisa berada pada keadaan kesadaran terhadap Allah yang tidak sama dengan apapun

spiritual magnet

Spiritual magnet adalah bagaimana kita ini menjadi sumber pemancar spiritual yang dapat mendatangkan atau menarik orang orang yang haus spiritual. Orang yang haus spiritual ini mendatangi sumber pemancar bahkan dari tempat tempat yang jauh, Seolah ada petunjuk atau suatu daya yang mengarahkan dia untuk datang ke kita. Magnet spiritual ini pernah di sampaikan guru saya,  kamu jadi paku di  sini ya , aku tanam kamu disini  … yang kuat ke Allah, kamu nanti Allah akan kirim orang orang yang mau belajar ke Allah.  Loncatan magnet itu nanti akan melampoi orang orang di dekatmu, seperti kawan dekatmua, tetanggamu tapi orang orang yang jauh justru yang akan mendekat untuk belajar.

magnet spiritual ini yang kemudian saya gunakan sebagai salah satu metode dakwah sadar Allah. Saya pancarkan magnet spiritual ini dengan banyak patrap, dzikir nafas atau hal hal yang bisa mengantarkan jiwa saya untuk lurus ke Allah.

siapa saja dapat memancarkan medan magnet siapapun bisa ,  karena ke Allah atau meluncurnya jiwa ke Allah ini akan memancarkan medan magnet sehingga nanti orang orang yang sama sama untuk ke Allah akan mendekat ke kita , dan orang orang yang tidak sejalan akan menyingkir dengan sendirinya.

Tips Ramadhan (7) Beratnya Kembali Ke Allah Pasca Berbuat Dosa

Tips ramadhan kali ini kita akan berbicara tentang perbuatan dosa yang terlanjur kita lakukan padahal ini adalah bulan suci. Simpel saja tiba tiba kita ngrasani (menggunjing) tetangga tanda sadar, tiba tiba kita marah marah atau dosa dosa yang lain.  saya ingin menjelaskan dalam tips kali ini tentang konsep dosa sejauh yang saya tahu. perbutan yang tidak baik adalah perbuatan yang tidak di ridhoi Allah dan berakibat kita berdosa. Karena perbuatan ini tidak di ridhoi Allah dan kita lakukan maka tentunya kita akan berat untuk kembali kepada Allah.

nah saran saya jangan langsung  kembali kepada Allah, tapi cobalah dengan istighfar kemudian diam yakin bahwa dosa kita diampuni (tidak perlu meratapi atau menyesal berlarut larut)  dan tunggu nanti ampunan Allah akan turun dan itu bisa kita rasakan seperti dada ini terbuka , rasanya seperti ketika kita kecil berbuat salah terhadap orang tua dan kemudian orang tua mengampuni kita rasanya plong. Nah kalau sudah Plong, maka pelan pelan dengan relaks sebutlah nama Allah dalam setiap nafas. Relaks saja tidak perlu meluncur atau mendekat, cukup sebut saja Nama Allah  …. nah jika nanti sudah ada tarikan atau ada semacam jalan untuk meluncur mendekat ke Allah maka berjalanlah dengan pelan mendekat. kemudian jika daya untuk mendekat itu semakin besar maka ikuti saja dan bersyukur lah kepada Allah dan berniatlah untuk tidak mengulang perbuatan yang salah di waktu mendatang.

Nah itu tips bagaimana jika kita telah berbuat sesuatu yang tidak di ridhoi Allah. Jangan sampai kita tertipu setan dengan ajakan untuk terus-menerus merasa bersalah, terus-menerus merasa berdosa.  karena ini akan berdampak kepada emosi dan jiwa kita, dan tentunya akan berdampak kepada perjalanan kita menuju kembali kepada Allah dan menghambat kita untuk beraktivitas menjalankan amanah amanah Allah yang sudah menunggu di depan mata kita untuk segera kita kerjakan.

catatan :

kadang Allah itu membuat kita berdosa, karena ada semacam ego suci dalam diri atau ego spiritualitas tinggi dalam diri atau ego sholeh sholehah atau ego paling beriman paling syari atau ego lainnya. Nah dengan perbuatan dosa ini kita dijatuhkan sejatuh jatuhnya agar kita sadar kembali bahwa kita harus segera menghilangkan ego paling suci paling bersih atau paling berspiritual, atau paling sadar Allah. Sebab dalam perjalanan menuju kepada Allah kita harus menghilangkan ego ego ini jangan sampai ego ini menjadi hijab.