Beda Usia Beda Kecerdasan

Ketika usia anak anak gunakan kekuatan otak untuk kecerdasan, tapi ketika usia sudah melewati remaja lebih banyak gunakan kesadaran untuk kecerdasan. Contoh misalnya, ketika usia anda sudah melwati 40 tahun maka jangan mempelajari al quran dari sisi menghafal karena anda akan stress hari ini dihafal hari ini juga sudah lupa. Gunakanlah kecerdasan kesadaran anda untuk mempelajari Al Quran yaitu dengan mendalami perintah Allah dalam setiap ayat yang di baca melalu quran terjemah.  Maka kita akan terkejut bahwa Al Quran ini serpti hidup dan berkomunikasi dengan kita (padahal disitulah cara Allah untuk mengajarkan kepada kita kita melalui kalam di al quran).

kalau kita balik anak anak yang diminta menggunakan kesadaran maka juga belum saatnya, dia harus banyak menghafal dan banyak mempelajari hal hal yang bersifat syariat. Anak anak mudah untuk menghafal 30 juz, tidak lebih dari 3 tahun, tapi kalau orang tua bisa sampai mati tidak akan hafal hafal.

Kita boleh semangat mempelajari al quran tapi kita harus tahu di usia berapa kita sekarang dan bagaimana kemampuan kita sekarang ini.  dengan mempelajari al quran yang disesuaikan dengan usia kita insya Allah kita akan mendapatkan manfaat yang sebesar besarnya.

Jangan berpikir cari uang

Uang itu apakah tuhan kita ? kalau iya maka hidup kita sampai akhirat pun tidak akan bahagia. Kalau tidak maka siapa tuhan kita ? apakah wanita? keluarga ?, jabatan, harta ? atau jamaah ? atau kyai? ustad ?  jelas tidak semua kan. Sebab sama saja kalau itu  semua yang menjadi tuhan kita maka sampai akhirat pun tidak akan bahagia. Dan pasti anda sepakat dengan saya bahwa tuhan kita tidak semua tapi Tuhan kita adalah Allah SWT.

Apa yang telah Allah berikan kepada kita saat ini ? kehidupan , nafas, alam semesta ini … ya benar sekali. Dan itu diberikan secara cuma cuma bahasa malaysia dunia dibagikan Allah secara percuma… Berarti disini adalah termasuk uang atau harta. Uang juga diberikan Allah secara percuma untuk dapat di tukar dengan barang yang kita perlukan. Logikanya kalau uang sudah diberikan apakah perlu kita cari? apakah perlu kita jemput ? apa perlu kita usahakan ? pasti tidak perlu karena pemberian itu sudah ada dan tinggal kita manfaatkan.

Kalau uang tidak perlu di cari terus apa yang perlu kita lakukan ? kita hanya perlu menjalankan perintah Allah SWT. misalnya kita diperintah Allah untuk berdagang ya berdagang saja .. kalau kita diperintah senyum dengan pelanggan ya senyum saja, kalau kita diperintah untuk mencari pelanggan yang sesuai dengan jualan kita ya kita jalan saja jangan hanya duduk di perempatan jalan menunggu pembeli lewat. Jadi jalankan amanah Alllah apapun itu .

kalau tidak cari uang terus apa yang perlu kita lakukan. yang kita perlu lakukan adalah meniatkan untuk menolong orang, rumusnya begini “semakin banyak yang kita tolong maka rejeki yang Allah berikan akan semakin banyak” jadi kita tidak perlu mencari rejeki yang banyak kita cukup tolong orang dalam skala yang besar saja nanti Allah akan berikan rejeki yang banyak. Misalnya kita dagang kemudian kita kemas kita online ke media sosial dan akan banyak orang yang tertolong dengan barang yang kita jual di med sos karena orang tersebut memang sangat  memerlukan barang kita perlukan.

Menentukan barang dagangan yang sesuai dengan kebutuhan banyak orang saat ini memang memerlukan penelitian dan pengkajian yang tidak sederhana. Kalaiu kita jualan dan diperluikan banyak orang pasti akan cepat laku… tapi jita kita jualan tapi tidak jelas siapa yang membuhkan atau tidak jelas barang ini dibutuhkan apa tidak ya … rejeki Allah juga tidak akan diturunkan.

jadi bertindak lurus ke Allah dalam hal  rejeki ini sangat penting, jangan sampai berbelok menjadi mencari keuntungan atau mencari duit tetap niatkan jalankan untuk lurus ke Allah niat karena membantu orang lain. Perkara perhitungan harga jual nya itu wajar saja semua sudah ada patokannya jadi menentukan harga merupakan salah satu dari menjalankan perintahh Allah juga. Misalnya kita total cost atau biaya penjualan itu adalah sekian rupiah kemudian kita menentukan harganya maka itu juga merupakan bentuk menjalankan perintah Allah.