Hidup berdampingan dengan covid-19 ala dzikir nafas sadar Allah

Mungkin bumi ini sudah terlalu banyak manusia, sehingga Allah menurunkan virus corona dengan berbagai varian ke bumi. Banyaknya manusia di muka bumi tentunya membawa ketidakseimbangan alam. Kematian akibat korona sudah mencapai 4 juta orang dan ini pasti membawa pengaruh terhadap kehidupan di bumi. 

Dan sepertinya virus ini akan terus ada. Manusia yang tidak bisa menjaga kesehatan dirinya rentan terkena keganasan virus corona ini. Yang hidup di bumi nantinya adalah manusia manusia yang benar benar sehat yang tidak ada penyakit bawaan. Yang ada penyakit bawaan mereka harus ekstra jaga kesehatan dan jaga agar tidak terjangkiti virus corona.

mulai saat ini kita harus berani untuk hidup bersama dengan corona, kalau hanya cara kita hanya menghindar dan menghindar maka sampai kapan kita akan terus menghindar? kita harus menerima virus ini bagian dari kehidupan kita, jadi yang penting adalah kita saling bekerja sama, saling membantu jika ada yang sakit kita bantu untuk isolasinya. dan bagi yang sakit tahu dirilah, jangan sampai menularkan kepada yang lain. 

cara hidup berdampingan lagi adalah bahwa kita harus berdoa kepada Allah untuk selalu memohon perlindungan-Nya. karena virus ini kecil dan sulit untuk mendeteksi keberadaan virus ini. 

cara berikutnya adalah menganggap bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan yang sewaktu -waktu akan selesai. Jadi kematian adalah jalan terbaik untuk lebih sempurna dalam mendekat kepada Allah. Kematian bukanlah perpisahan dengan Allah tapi justru ini jalan sempurna menuju kepada Allah SWT. Kita masing masing harus punya kesadaran tentang hal ini. mungkin hal ini menyedihkan, iya dari sisi konten memang iya, tapi jika kita mau berpikir lebih jauh lagi maka kebiasaan ini akan memunculkan sikap pasrah dan rileks, terbebas dari stress. Kalau kita sudah terbebas dari stress berarti imun kita meningkat dan akan memperkuat ketahanan tubuh kita jika sewaktu waktu terpapar virus corona.