The 4 Disciplines of Execution (4DX)

Dalam menjalankan amanah ada 4 prinsip agar dapat mencapai akselerasi yang diinginkan.  4 prinsip disiplin ini disingkat dengan 4DX (silahkan lihat gambar diatas) .

  1. Dicipline of Focus : Dalam menjalankan amanah kita harus benar benar paham mana 1 atau 2 amanah yang saat ini harus diselesaikan. Fokus dalam menjalankan amanah akan meningkatkan kekuatan atau energi penyelesaiannya. kita tidak akan bingung dengan berbagai amanah yang penting, kita harus memilih 1 atau 2 yang penting untuk segera diselesaikan.
  2. Dicipline of leverage : Lakukan hal hal yang dapat memberikan dampak positif ke hal lain, semacam efek domino  kita lakukan satu hal maka yang lain akan terkena imbasnya. Cukup kita didik satu orang untuk sadar Allah maka seluruh anak istinya akan ikut sadar Allah, kita sebarkan sadar Allah kepada pimpinan perusahaan maka seluruh anak buah akan belajar sadar Allah.
  3. Dicipline of engagement : Kita harus mencatat pencapaian secara kuantitatif agar kita dapat lebih baik lagi dan lebih  baik lagi. untuk menjaga motivasi untuk terus meningkat kita perlu pencapaian pencapaian yang dapat memberikan kita kepastian untuk terus meningkat dan meningkat di kemudian harinya atau meningkatkan hasil amanah yang kita lakukan saat ini lebih baik dari pada kemarin.
  4. dicipline of accountibilty: Dalam menjalankan amanah kita sudah buat proses kunci yang dapat dipakai rumus, dasar sunatullah, yaitu dasar kesadaran ada pada sadar Allah, dasar sikap ada pada 3T menerima, syukur dan optimis pertolongan Allah, serta dasar perilaku yaitu ATP Amanahnya apa, apa tanda yang terkait dengan amanah tersebut dan perintah yaitu apa yang harus dijalankan terkait dengan tanda tanda terkait amanah. Rumusan ini paten dan dapat digunakan dalam segala hal. INi menjadi rumus kehidupan yang dibawa kemana saja dipakai apa saja akan tetap berlaku.

nah itu uraian singkat saya tentang 4DX terkait dengan peningkatan kualitas amanah yang kita lakukan. sehingga dengan 4DX ini kita lebih baik menjalankan amanah dan kita lebih bertakwa kepada Allah.

Mindset Goal Setting adalah Kehendak Allah

Setiap amanah pasti ada golnya atau ada tujuan akhir, atau ada target yang dicapai.  Target itu bisa kita analisa bisa kita kira kira dengan dasar yang jelas. Yang  biasanya goal atau tujuan ini adalah kehendak kita tapi sebenarnya itu adalah kehendak dari Allah, itu adalah apa yang Allah inginkan dari amanah tersebut. Amanah Allah terhadap suatu pekerjaan pasti Allah menghendaki pekerjaan tersebut selesai dengan sempurna dan tepat waktu.  

Kendala pencapaian goal tersebut bisa terjadi karena diri kita, yaitu dengan menjadikan goal tersebut adalah goal kita, menjadikan target itu adalah target yang harus kita capai. Pengakuan terhadap target ini akan mengakibatkan tidak sempurnanya pekerjaan yang sedang menjadi amanah . Seharusnya kita sebagai yang diamanahi Allah,  kita fungsinya sebagai khalifah saja, artinya jangan ada pengakuan terhadap pencapaian goal tersebut. kita hanya sebagai yang diamanahi tugasnya hanya sebagai penyedia diri dan tubuh kita dan manut saja sama Allah kemana  kita digerakkan Allah untuk menyelesaikan amanah tersebut. 

Jika Allah yang menginginkan amanah tersebut tercapai dengan hasil yang sempurna dan tepat waktu maka kita hanya sebagai robot yang berkesadaran yang hanya mengikuti apa 

yang Allah maui. Kita bukan menjadi penghalang bagi terlaksananya amanah tersebut dan orang lain dan siapapun tidak dapat menghalangi tercapainya tujuan amanah tersebut. 

jadi mulai sekarang mari kita mindsetkan bahwa target amanah , goal setting dari amanah tersebut adalah kehendak atau keinginan dari Allah. Dan kita membiarkan diri kita digerakkan untuk mencapai goal dari amanah tersebut. Hal ini dapat kita lakukan jika kita sudah shibghah yaitu mengosongkan diri dengan berserah total kepada Allah kemudian diisi dengan nafi isbat kemudian kita shibghah  yaitu masuk dalam celupan lautan kekuatan Allah SWT.