Aku Diperintahkan Untuk Puasa, Aku diperintahkan Untuk cuci piring

Kita menganggap bahwa perintah Puasa lebih tinggi nilainya dengan perintah Cuci piring, belum tentu. Kadang perintah cuci piring nilainya lebih tinggi dibanding dengan perintah puasa. Ketka seorang sudah menjalankan puasa kemudian merasa dirinya “sudah berpuasa” merasa sudah menjadi orang hebat dan tidak mau cuci piring maka cuci piring adalah lebih mulia dari pada puasa. Karena disini cuci piring menghilangkan ke egoan sedangkan puasa justru meninggikan ego.  Maka perintah Allah cuci piring lebih tinggi dibandingkan dengan puasa.

 

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

One thought on “Aku Diperintahkan Untuk Puasa, Aku diperintahkan Untuk cuci piring”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.