Amanah sebagai pilar mendidik anak

banyak orang tua yang di sibukan dengan perilaku anak yang katanya nakal, yang katanya malas, yang katanya seenaknya sendiri dan tidak bertanggung jawab. Perilaku ini tentunya menimbulkan serentetan masalah yang banyak dan bahkan menjadi lingkaran syetan yang semakin hari semakin memperburuk keadaan permasalahan. Mendidik anak tidaklah mudah, tidak hanya mengandalkan kata kata bijak, atau kata kata mutiara psikolog dalam hal mendidik anak. Mengatasi permasalahan anak harus di cari sumber utama dari perilaku anak yang nggak benar itu.

Salah satu sumber permasalahan anak adalah kurang nya amanah anak terhadap apa yang seharusnya menjadi tanggung jawabnya. Munculnya perilaku anak ini penyebabnya juga multi komplek, bisa dari anaknya sendiri, bisa dari orang tua atau dari lingkungan. Baik kebanyakan pembaca tulisan saya ini adalah orang tua, saya akan uraikan dari kaca mata orang tua. Orang tua terkadang terlalu over dalam memberikan pelayanan kepada anak, orang tua lupa bahwa anak juga harus belajar mandiri anak harus belajar bertanggung jawab. contoh sederhana saja adalah masalah piring di dapur, orang tua dengan rasa belas kasihan kepada  anak rela untuk mencucikan piring anak dimana sebenarnya anak yang sudah besar anak mampu untuk mencuci piring sendiri, lain masalah kalau sudah ada pembantu rumah, kalau tidak ada maka anak harus di perintah untuk bertanggung jawab terhadap piring yang sudah digunakan untuk makan.

Pendidikan dengan pilar amanah ini, menekankan pada mengajari anak secara langsung untuk bertanggung jawab terhadap apa apa yang harus ia kerjakan. Pekerjaan sekolah, kamar pribadinya, perlengkapan sehari hari seperti sepeda dan lainnya. Ketika anak tidak bertanggung jawab misalnya sepeda tidak di masukkan ke garasi pada malam hari, maka orang tua jangan dulu memasukkan sepeda tapi perintahlah anak untuk memasukkan (ya meskipun orang tua memasukkan sepeda lebih simpel dan lebih mudah, tidak ribet menyuruh anak).

Resiko positif jika orang tua selalu menekankan pendidikan amanah ini kita sebagai orang tua akan mendapatkan kritikan dari anak jika kita tidak amanah juga, tapi ini tentunya positif. jadi , pendidikan amanah ini kita terapkan agar kalau kita tidak amanah anak kita dapat mengingatkan.

Jika pembiasaan amanah ini sudah menjadi budaya di rumah, maka anak akan menadi anak yang amanah dengan dirinya sendiri , dia akan bertanggungjawab dengan sekolahnya, dengan barang barang milknya dan lainnya. orang tua tidak ribet lagi dengan perilaku anak yang negatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.