Berpikir positif bawah sadarnya berpikir negatif

secara tidak sadar kadang kita berpikir positif namun bawah sadar kita berpikir negaitf. Hal ini tentunya menjadi suatu keadaan yang bertolak belakang dengan apa yang kita inginkan, karena biasanya apa yang kita inginkan adalah apa yang kita pikirkan secara sadar bukan apa yang kita pikirkan di alam bawah sadar. Sekarang bagaimana untuk mengatasi hal ini. Baik berikut tips yang saya tawarkan.

hanya satu tips yang mujarab yang dapat memperjelaskan antara berpikirnya bawah sadar dan kesadaran kita. Tips itu adalah tidak berprasangkan bahwa sesuatu itu positif, jadi jalani saja apa yang harus dilakukan tidak perlu di pikirkan positif. Hal ini kita lakukan agar kita dapat lebih jelas melihat alam bawah sadar kita, atau justru malah dapat mentralisir alam bawah sadar yang negatif.

ya tidak berprasangkan sama sekali. Selain dapat menetralisir alam bawah sadar juga dapat memberikan ketenangan pikiran. Pikiran kita tidak terlalu berat untuk mencoba berpikir positif. Yang kedua berpikir positif sebenarnya dapat menimbulkan kecemasan atau kekhawatiran, disebabkan karena adanya perbedaan antara apa yang dipikirkan secara sadar yang positif, dengan apa yang ada di pikiran bawah sadar yaitu negatif. Keadaan ini bisa juga menimbulkan keraguan terhadap apa yang ia pikirkan secara positif. Semakin berpikir positif kecemasan dan kekhawatiran semakin tinggi.

 

Merencanakan hidup setelah shalat subuh

Merencanakan hidup adalah perintah Allah

Surat Ali ‘Imran Ayat 54

وَمَكَرُوا وَمَكَرَ اللَّهُ ۖ وَاللَّهُ خَيْرُ الْمَاكِرِينَ

Wa makarụ wa makarallāh, wallāhu khairul-mākirīn

Perintah membuat rencana dalam hidup sangat jelas tertulis dari ayat diatas. Allah memerintahkan apa yang harus kita lakukan, dan Allah akan melakukan apa yang Allah kehendaki. jadi Allah tidak harus menuruti rencana kita, tapi perintah untuk membuat rencana itu harus kita lakukan. Kita tidak mengurusi apa yang akan Allah lakukan tapi kita hanya menjalankan apa yang Allah perintahkan. Seringkali kita ngurusi Allah padahal kita tidak punya hak apapun untuk memaksa Allah agar memwujudkan apa yang kita rencanakan, namun tugas kita hanya Allah menuruti apa yang Allah perintahkan. Seperti ali imran 54 bahwa Allah merintahkan kita membuat rencana, namun Allah akan menentukannya atau rencana Allah yang akan jalan. Itu artinya bahwa kita diperintah untuk membuat rencana dan tidak perlu ngurusi apa yang Allah akan perbuat. Bisa jadi rencana kita sesuai rencana Allah bisa jadi rencana kita tidak sesuai dengan rencana Allah, dan itu semua bukan urusan kita, itu adalah urusan Allah sendiri, yang penting bagi kita adalah mentaati apa yang Allah perintahkan kepada kita.

dengan dasar ali imran 54 , maka mari saya mengajak sahabat semua untuk membuat rencana hidup , rencana paling dekat adalah apa yang akan kita lakukan pada hari ini, dan itu dapat kita lakukan selepas shalat subuh. setelah shalat subuh silahkan buka laptop atau Handphone , kemudian buka akun gmail kemudian buka calender. disitu kita buat rencana rencana untuk hari ini , minggu ini bulan ini atau tahun ini atau kedepannya. silahkan tulis semua rencana rencana secara detil dan mendetil.

Rencana ini kita lakukan sebisanya, karena sekali lagi bahwa prinsipnya adalah rencana Allah yang akan berjalan, jadi ketika pada saat eksekusi rencana maka sangat tergantung dengan keadaaan, bisa jadi rencana terakhir dikerjakan di awal, atau yang tidak direncanakan bisa kita kerjakan, dan seterusnya mengikuti apa yang berlaku pada saat eksekusi.

kita membuat rencana merupakan bagian dari rencana Allah juga, jadi Allah membuat rencana untuk kita membuat rencana. Rencana itu kita jalankan dan sangat tergantung dari kehendak Allah atau rencana Allah. jangan memaksa karena surat ali imran 54 menyebutkan bahwa rencana Allah yang akan berjalan. dan itu tidak bisa dilanggar….

buat rencana dan jalankan secara fleksibel maka hidup kita akan berubah , buktikan (aplikasi surat ali imran 54)

Menjalankan amanah dengan kesadaran tinggi

Menjalankan amanah dengan kesadaran tinggi akan menghasilkan solusi yang tidak terpikirkan baik oleh diri kita atau bahkan juga orang lain. Menjalankan amanah perlu adanya  suatu kesadaran yang dapat memperluas cakrawala dalam berpikir. Semakin luas kesadarannya maka akan semakin luas cakrawala dalam berpikir untuk menyelesaikan masalah. Semacam radar yang dapat menjangkau lebih luas daerah yang bisa dideteksi. Penemuan penemuan seorang ahli dalam bidangnya, dasar penemuan yang tidak disadarinya di awal sebelum penemuan itu ditemukan adalah kesadaran yang meluas. setelah kesadaran meluas maka nampaklah hal hal yang ditemukan dan setelah itu dibuat metode ilmiah untuk membuktikan penemuannya. Hingga kemudian dapat diketahui publik dan dapat di manfaatkan secara umum.

Menjalankan amanah dengan kesadaran tinggi akan mempersingkat waktu dalam proses penyelesaiannya. karena tidak berpikir parsial tapi dapat berpikir secara gestalt atau menyeluruh. kemampuan berpikir menyeluruh ini karena adanya kesadaran yang meluas.

cara untuk meluaskan kesadaran adalaha dengan mengarahkan kesadaran menuju kepada Allah yang tidak serupa dengan apapun, atau diarahkan kepada Alla yang maha luas tak terbatas. Dengan mengarahkan kesadaran ke sini maka otomatis kesadaran kita meluas dan cara berpikir kita akan meluas juga sehingga dapat kita gunakan untuk menyelesaikan amanah amanah yang sedang kita jalankan.

Penyelesaian amanah atau masalah sebenarnya simple dan sederhana namun karena kesadaran yang sempit maka masalah itu nampak besar dan amanah nampak berat.

sempit atau luasnya kesadaran itu juga mempengaruhi emosi, dan emosi ini sangat berkaitan dengan motivasi. Orang menjalankan amanah atau menyelesaikan masalah sangat dipengaruhi oleh motivasi jika motivasinya besar maka akan dapat mengerjakan tugas tersebut dengan cepat dan tidak mudah lelah, serta dapat menemukan ide ide kreatif, tapi jika tidak termotivasi atau motivasinya kecil maka amanah juga tidak akan dapat terselesaikan dengan cepat.

baik cara praktis untuk meluaskan kesadaran adalah dengan nafas. nafas masuk atau ketika kita menyedut nafas kita luaskan kesadaran kita , ketika nafas keluar kita nikmati kesadaran luas tersebut, kemudian begitu berulang, hingga benar benar kesadaran kita berada ditempat yang luas.

Amalan ini akan sangat membantu saudara untuk dapat menylesaikan masalah dan menjalankan amanah Allah, agar selalu mendapatkan tuntunan Allah dan jalan keluar yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya.

Tidak berdaya dengan diri sendiri

Allah memberikan keadaan “tidak berdaya dengan diri sendiri” agar kita faham tentang kekuasaan Allah yang maha mutlak. Kitapun sebenarnya tidak kuat dengan diri kita sendiri. Orang strooke tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya, padahal dia sadar atas tangan dan anggota tubuhnya tersebut, tapi ketika Allah memberikan ketidakmampuan maka usaha sebesar apapun tetap tidak akan tidak bisa menggerakkan tangan. Kenyataan ini harusnya menyadarkan kita tentang “kita sendiri tidak mampu dengan kekuatan yang kita anggap sebagai milik kita”, sehingga kita lebih sadar dengan kekuasaan mutlak Allah.

Dengan kenyataan ini anda akan saya ajak untuk berada pada keadaan ketidakmampuan. Kita akan mencoba menelaah amanah amanah hidup kita yang pelaksanaannya diluar kemampuan kita, artinya kita memang benar benar tidak mampu. jadi anda harus menentukan amanah yang berat yang anda sendiri secara akal dan secara keadaan lainnya tidak akan tetlaksana, tapi ingatnya koridornya adalah amanah bukan selain amanah. amanah adalah titipan Allah yang diberikan kepada kita untuk kita jalankan amanah itu,

Misalnya anda seorang buruh pabrik, anda masih punya anak kecil kecil, yang memerlukan biaya sekolah dan lainnya. taruhlah misalnya anda mampu untuk menyekolahkan di sekolah dasar anda masih mampu, smp anda mulai ada rasa khawatir, kemudian di SMA kekhawatiran dan untuk menguliahkan anak anda sudah merasa tidak mungkin dan tidak akan dapat. Nah disinilah pada batas diatas ketidak mampuan ini kita akan gunakan kesadaran “pertolngan Allah” kita pelajari dan kita gunakan. caranya sebagai berikut :

1. sadari bahwa kita tidak mampu

2. jangan menggunakan prasangka apapun tentang jalannya, misalnya beasiswa atau lainnya. keluar dari prasangka dan alihkan kepada pertolongan Allah

3. berdoa memohon pertolongan Allah

4. menjalankan perintah Allah terutama yang mengarah kepada penyelesaian amanah tersebut.

Fokus kepada perintah Allah untuk diri sendiri

secara tidak sadar kadang kita menggunakan al quran dan hadis untuk memaksa orang lain melakukan sesuatu, atau untuk menyalahkan orang  lain dengan segenap dalil yang ada di quran maupun dan hadis. Saya kira itu sah sah saja, asal kita pun paham bahwa ada perintah di balik apa yang sampaikan dengan dalil quran dan hadis itu untuk diri kita. Kita lihat sejarah turunnya al quran yang di wahyukan kepada rasulullah, yaitu untuk mengatasi masalah masalah yang di hadapi Rasulullah, artinya al quran turun untuk Rasulullah, jadi al quran turun adalah perintah dari Allah untuk Rasulullah. Dari al quran inilah Rasulullah take action melakukan apa yang seharusnya dilakukan.

Al Quran turun tidak untuk menghakimi orang yang salah, tapi untuk menunjukkah kepada Rasulullah bahwa Rasulullah harus betindak karena ada perilaku orang lain yang salah. jadi kalau kita buat urutan : Allah – Al Quran – Rasulullah – Perintah – Rasulullah take action – umat , jadi kita lihat alurnya , al quran bukan untuk menghakimi umat tapi al quran memberi petunjuk atau perintah kepada Rasulullah agar bertindak.

Ini agak beda dengan orang yang selalu mengambil al quran kemudian dengan al quran itu dia lemparkan orang lain, tuh lihat kamu salah !!! lihat al quran yang aku sebutkan!!! , ini jelas tidak semestinya. apa akibat jika orang lain di begitukan, pasti akan reject, dan kita sudah dzalim dengan al quran, karena al quran menjadi bamper atas kebenaran yang kita yakini.

inilah sumber perpecahan umat, karena menggunakan  al quran untuk menyalahkan orang lain , bukan untuk dicari perintahnya dan dijalankan pada dirinya sendiri. Sekarang ini memang orang banyak membaca al quran untuk mencari kebenaran, tapi kebenaran diri , bukan untuk mencari apa yang seharusnya saya lakukan.

sebagai kesimpulan bagaimana kita memperunakan al quran sama dengan Rasulullah, yaitu kita fahami al quran kemduian, kita cari apa perintahnya untuk kita, kemudian kita action , sebenarnya itu saja. Misalnya kita buka al quran kemudian kita menemukan larangan untuk minum khamr, kemudian di depan kita ada peminum khamr, maka langkah awal adalah apa perintah Allah nya? bisa jadi kita akan diilhamkan Allah untuk berinteraksi dengan peminum itu, kemudian diilhamkan ALlah untuk ngobrol kemudian untuk berbicara masalah bahaya khamr dan seterusnya ……. bukan serta merta “hai peminum khamr, tahu nggak sih kalau minum itu haram lihat nih al qurannya mengharamkan”… ini pasti jadi masalah.

okelah kita kembali kepada al quran bahwa al quran itu perintah untuk kita bukan untuk sarana menyalahkan orang.

Samakan Frekwensi dengan Mekah

Saat ini ribuan jamaah haji sedang berkumpul menjalankan ibadah di tanah suci mekah. Kita disini disunahkan untuk berpuasa. Puasa adalah cara untuk menyamakan frekwensi dengan jamaah yang sedang berada di mekah. Jamaah dengan jumlah ribuan memiliki getaran spiritual yang tinggi dan kita bisa mendapatkan dampaknya dengna menyamakan frekwensi yaitu dengan puasa. Terutama sekali puasa di bulan dzulhijah ini pada 2 hari sebelum hari raya. Puncak haji adalah keheningan yaitu wukuf di arofah kitapun sama saat wukuf diusahakan banyak berdzikir dengan menyebut nama Allah, saya sarankan dengan berdzikir nafas yaitu menyebut nama Allah dalam keluar masuknya nafas.

Anda nanti akan merasa getaran yang kuat ketika menyebut nama Allah,  Huu ketika nafas masuk dan Allah ketika nafas keluar seiring dengan frekwensi yang sedang menjalankan ibadah di mekah. Gemuruhnya dzikir nafas akan bergemuruh ke dalam dada , dan akan membuat anda merinding seluruh tubuh serta menangis. Getaran ini akan terasa sampai dalam dan membekas menambah keyakinan dan kepercayaan kita kepada Allah SWT. Menambah kuat untuk tetap lurus ke Allah, dan tambah semangat dalam menjalankan amanah amanah Allah. Sehingga kebahagiaan dunia dan akhirat akan kita raih.

Mengikuti Allah

Mengikuti Allah itu sesuatu yang mudah tapi tidak semua orang bisa. Mudahnya karena ya tinggal diikuti saja, tidak semua orang bisa sebab hijab keegoan yang masih kuat menempel.

Pertama kali yang dibangun dalam usaha mengikuti Allah adalah kesadaran. Jika kesadaran ini sudah masuk kesadaran KeTuhanan maka akan lebih mudah untuk hanyut kepada maunya Allah.

tapi kalau kesadaran masih turun naik, atau bahkan belum mencapai keadaan kesadaran ke Tuhan an maka akan sangat sulit, sebab tidak dia tidak berada di wilayah keTuhanan bagaimana dia bisa mendapatkan bimbingan dan mengikuti maunya Tuhan.

cara atau tips agar betah menjalankan puasa sunah

Puasa sunah sangat dianjurkan dalam islam, ada banyak puasa sunah yang bisa dilakukan. Kunci menjalankan puasa sunah adalah istiqomah. Berikut saya sampai kan beberapa tips menjalankan puasa sunah agar tetap istiqomah.

  1. Pertama adalah SAUR : ya saur menjadi penentu niat atau tidak niat dalam puasa. Untuk menjalankan puasa perbuatan menyenangkan yang bisa memperkuat puasa adalah saur. Jalankan saur dengan makanan yang menyenangkan. Saur ini dapat mengatasi rasa cemas, atau ketakutan bahwa nanti akan lapar akan haus, dan sebagainya. Ketakutan ini tidak beralasan karena jelas yang namanya puasa berakibat lapar dan haus. Namun dengan saur akan dapat meredam ketakutan dan kecemasan terhadap keadaan nanti di siang hari
  2. Kedua adalah REDHA : ya redha atau ridho ini menjadi senjata ampuh saat lapar dan haus melanda. Dalam puasa kita tidak menahan lapar dan haus karena itu membuat keadaan tersiksa, kata menahan itu berarti stress karena ada yang di tahan. Nah dengan ridho maka semua akan beres, artinya lapar ya diterima, haus ya diterima dengan ridho, tidak ada lagi yang di tahan tahan
  3. Ketiga adalah MENINGGALKAN KESENANGAN DUNIA MASUK KE KESENANGAN KEILAHIAN. Ya puasa hakikatnya meninggalkan alam dunia menuju kepada alam KeTuhanan. Meninggalkan jasad menuju alam Ruhiah. Dengan berniat belajar menuju ke alam akhirat ini maka akan lebih kuat dalam menjalani puasa. Karena makan dan minum adalah kebutuhan jasad dan jasad adalah sumber dari hawa nafsu.

itulah 3 tips menjalankan puasa sunah agar tetap istiqomah. semoga puasa kita diterima Allah amiin

Jika hanya belajar sadar minus Allah

Mindfulness atau kesadaran penuh banyak di pelajari di belahan dunia dan bahkan menjadi trend. Namun menjadi permasalah karena penggunaan kesadaran penuh ini tanpa adanya dasar yang jelas. Seperti halnya yang dipermasalahkan oleh para biksu di agama budha dimana mereka mengklaim bahwa ajaran mindfulness dari ajaran mereka, dan disalahgunakan untuk tujuan yang tidak sesuai. seperti yang tertulis di ling berikut https://berita.bhagavant.com/2016/09/07/cendekiawan-buddhis-bahas-penyalahgunaan-kesadaran-penuh.html

tentu nya hal ini sangat berbahaya jika belajar mindfulness untuk tujuan yang tidak dibenarkan. Maka islam memiliki ajaran yang jelas yaitu IHSAN, dimana minfulnessnya atau kesadaran penuh itu berdasarkan dasar yang jelas yaitu Allah, sadar ALlah. Sehingga dengan kesadaran akan ALlah ini akan membawa perilaku yang sesuasi dengan apa yang diinginkan Allah melalui nabi MUhammad SAW. Sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan ilmu ini untuk hal hal yang melanggar ajaran agama khususnya islam.

 

Program Sadar Allah di Malaysia 3-4 Ogos 2019 di UPM Serdang

Aturcara program DNSA Level 4 dan sibghah Allah pada 3 dan 4 ogos 2019.

*3 Ogos 2019 (Sabtu)*

19.30 – 20.00 Selepas solat Maghrib – 
Latihan Sedar Allah dengan Dzikir nafas berjamaah.
DN level 1 : belajar redha (mindfulness and acceptance exercise)
DN level 2 : belajar sedar Allah (cosciousness and awareness of Allah)
DN level 3 : belajar mendekat dan berserah kepada Allah (surrender of Allah)
DN level 4 : belajar fana (zero ego proces)

20.00 – 21.00 Solat khusyu’ dengan metode Patrap shalat
Patrap adalah sikap, khusyu adalah yakin berjumpa Allah dan berserah kepada Allah.
Setiap gerakan shalat ada sikap, berdiri sikap berhadapan dengan Allah, sikap rukuk adalah patuh kepada Allah, sikap itidal adalah sikap syukur kepada Allah, sikap sujud adalah berserah kepada Allah dan sikap duduk iftirasy adalah memohon.
Masing masing gerakan akan dilatih dengan method Patrap Shalat.
Tujuannya agar peserta boleh Merasai khusyu dalam setiap gerakan sehingga dapat di amalkan di dalam shalat sebenar.

21.00 – 22.30 pembelajaran dzikir nafas Level 4 dan sibghah Allah
Sibghoh adalah celupan Allah, sesuai dengan ayat quran hai muhammad bukan engkau yg melempar tapi Aku,
Dari zero ego belajar lebih dalam yaitu sibghoh

22.30 – 24.00 Praktikal Patrap tidur
Tidur dan mati hampir sama, Patrap tidur dan Patrap sakratul maut pun sama intinya yaitu berserah.
Dengan latihan ini peserta akan diajak untuk memasuki alam tidur dengan baik sehingga mendapatkan tidur yang berkualiti.
Manfaat lain adalah peserta belajar mati sebelum mati. Bagaimana belajar mati dengan jiwa lurus ke Allah

Selesai

*4 Ogos 2019 (Ahad)*

07.00 Praktikal Patrap gerak rasa
Patrap gerak rasa ini dapat menjadi senaman yang dapat menyehatkan raga dan jiwa, karena jiwa dilatih utk berserah dan tubuh mengikuti gerak
Sensitiviti dari feeling atau intuisi juga akan semakin tajam

08.00 – 9.30 memahami amanah
Memahami amanah Allah dengan konsep ATP amanah Tanda dan Perintah. Cukup simple namun dapat merubah mind set tentang bagaimana cara hidup dan cara menyelesaikan masalah dan amanah.

9.30 – 12.00 memahami takdir Allah
Memahami takdir dari ingin, membuat pelan, dan menjalankan pelan. Karena Allah telah membuat 2 ketentuan utk kita yaitu
Ketentuan baik dan buruk, tinggal kita pilih yang mana.

Selesai