Fokus ATP bukan Fokus pada Masalah

Masa pandemi masa sulit bagi kita terutama dari sisi ekonomi. Sekarang saat nya kita buktikan pertolongan ALlah dengan metode ATP. Fokus pada ATP jangan fokus kepada masalah. Bagi yang berdagang coba fokus melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Bagi guru fokus kepada melayani murid dan orang tua murid. Bagi karyawan, coba fokus kepada tugas tugas yang sudah di tentukan yang sudah menjadi job des nya. Yang menjadi orang tua lebih fokus kepada merawat dan mendidik anak merawat anak, bagi suami lebih fokus kepada amanah istri, demikian sebaliknya. COba masing masing kita fokus dengan ATP masing masing.

Dengan ATP yang kuat, konsisten dan sungguh sungguh maka akan menurunkan pertolongan Allah yaitu solusi terhadap masalah dan rejeki dari arah yang tidak di sangka sangka.

bagi yang saat ini mengalami keadaan stress karena masalah pandemi mulailah untuk beranjak fokus kepada ATP. Sudah tidak  ada waktu untuk merenung, malas, dan berdiam diri, segera lihat amanah amanah yang ada di depan kita , baca tanda tanda yang ada dan langsung kerjakan just do it.

Jamaah dzikir nafas harus beda dengan yang lain, kita tunjukkan bahwa dengan berdzikir nafas kita lebih bertakwa , kita lebih taat kepada Allah yaitu dengan menjalankan ATP.  Bukan sombong sombongan, sebab yang kita tunjukkan adalah ketakwaan kita kepada Allah. Kita buktikan bahwa awal agama adalah makrifat, artinya dengan sadar Allah merupakan awal untuk bertakwa kepada Allah, kita jalankan syariat dengan makrifat kita jalankan amanah Allah dengan kemakrifatan atau sadar Allah yang kita telah pelajari.

 

antara tidur malam dan bangun malam ritme tidur Rasulullah

pada satu sisi islam mengajarkan bahwa malam untuk istirahat dan siang hari untuk berkativitas. Sedangkan disisi lain adalah bangun malam artinya malam aktif itu mendapat hal yang tinggi disisi Allah, misalnya dengan dzikir di waktu malam, shalat di tengah malam. Nah sekarang yang jadi pemikiran kita bagaimana dua duanya dapat berjalan. Artinya malam untuk istirahat dan juga untuk berkativitas beribadah. Secara islam saya masih sangat kurang dalam hal ini yaitu tentang bagaimana menyeimbangkan tidur malam dan beraktivitas di tengah malam .

dalam islam hanya menyebutkan bahwa Rasulullah tidur tidak larut malam dan sepertiga malam Rasulullah bangun untuk shalat malam. nah berarti sejauh pengetahuan saya bahwa siang Rasulullah sangat aktif berarti tubuh benar benar capek, kemudian malam setelah isya beliau tidur dan bangun jam 2 pagi, untuk shalat tahajud.

jadi memang siang benar benar capek karena aktivitas, dan fitrah tubuh untuk ditidurkan pada malam hari setelah isya. namun tidurnya tidak kebablasan sampai subuh atau pagi tapi sampai jam 2 jam 3, bangun tidur.

 

3T Tasbih : untuk masa lalu, Tahmid : untuk masa sekarang, Takbir : Untuk Masa Depan

Hidup itu ya sekarang ini, tapi bagiamana denga masa lalu kita masa sekarang ini dan masa depan yang pasti akan kita hadapi. Hidup kita di masa lalu (berarti bukan sekarang ) adalah takdir Allah yang sudah kita lewati. Namun kadang masih terbawa sampai sekarang terutama ketika kita mengingatnya. Meski terjadinya masa lalu tapi kalau diingat, berarti menjadi masa sekarang. tak jarang ingatan yang sedih membuat menjadi tambah sedih kalau ingat yang membahagiakan juga bisa membuat sedih, lho kok sedih semua… ya ingat masa lalu jika tidak disikapi dengan benar akan menjadikan emosi kita negatif.

Bagaimana agar emosi kita menjadi positif ketika masa lalu itu kita ingat. Caranya adalah dengan T1 atau tasbih. Tasbih ini adalah menerima masa lalu kita yaitu menerima semua takdir yang sudah berlaku pada diri kita. Dengan menerima semua takdir maka ketika kita mengingatnya tidak ada emosi negatif yang muncul. Tasbih ini juga berarti menghilangkan muatan muatan negatif alam bawah sadar dimana bawah sadar ini yang banyak mempengaruhi perilaku kita. Berarti dengan kata lain bahwa tasbih ini dapat mempengaruhi perilaku kita ke arah yang lebih baik.

Sekarang bagaimana mensikapi masa sekarang yang sedang terjadi ini. Ya masa sekarang tidak akan menimbulkan stress, sebab yang menimbulkan stress itu masa depan dan masa lalu. masa sekarang adalah netral, namun kita bisa membuat masa sekarang ini dengan kebahagiaan yaitu dengan bersyukur kepada Allah (T2). Dengan bersyukur dan berterimakasih kepada Allah terhadap apa yang sedang terjadi pada saat ini maka emosi kita akan bahagia. Jadi bahagia juga bukan masa lalu dan masa depan, bahagia adalah masa sekarang.

Untuk masa depan, agar kita dapat melangkah dengan kemantapan, dan penuh optimisme, maka takbir yaitu percaya bahwa Allah memberikan pertolongan kepada kita itu akan membuat kita yakin melangkah untuk menyelesaikan segalah permasalahan dan amanah yang sedang dan akan kita hadapi. Bagaimana jika orang tidak memiliki keyakinan dan percaya atas pertolongan Allah maka dia akan menjadi kerdil, pesimis, penakut dan mudah putus asa.  Untuk takbir atau mempercayai bahwa akan ditolong Allah, merupakan cara yang paling ampuh untuk mengatasi hal tersebut.

jadi pelajaran 3T mengajarkan kita untuk bahagia sepanjang waktu.