Serah Terima wakaf tanah untuk kegiatan dakwah di Pendopo DNSA

Alhamdulillah kemarin tanggal 16 oktober 2019 telah diserahterimakan wakaf tanah dari bapak Widarto untuk yayasan solo spiriti islam untuk dijadikan sarana dakwah islam. tempat ini menjadi tempat training center sadar Allah kedua setelah padepokan patrap surakarta. semoga wakaf ini menjadi amal jariyah pak Widarto dan kelaurga dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar. tanah ini 6 bulan yang lalu juga sudah di bangun pendopo yang diberi nama pendopo DNSA dan sudah berjalan kegiatan dakwah belajar mengajar dan kegiatan sosial lainnya. dimana pembangunan ini di ambilkan dari dana lereng merapi padepokan patrap surakarta. kita berdoa juga semoga amal jariyah dari donatur lereng merapi dapat menjadi amal yang tidak putus dan berkah bagi kelaurga donatur.

jadilah jiwa yang sadar Allah

manusia memiliki 3 unsur utama yaitu jasad jiwa dan ruh. Sejak lahir sebenarnya kita adalah jiwa karena jiwa adalah kita yang sebenarnya, namun dala perkembangannya kita kemudian membatasi diri menjadi sebatas jasad. Setelah baligh kita di wajibkan untuk shalat dan ibadah wajib lainnya, maka mulailah kita mencari mana diri kita yang sebenarnya yang hilang. Setiap ibadah kita selalu di sadarkan untuk mencari di mana diri ini. Nah sampai pada suatu keadaan kita menemunkan diri kita yang sebenarnya yaitu diri yang sadar, terus kita mencari titik sadar paling fitrah pada diri kita ternyata titik sadar paling akhir dan paling fitrah serta paling esensi adalah sadar Allah. ya benar sekali, sadar paling fitrah yagn dapat menjaga kesucian kita adalah dengan sadar Allah. ketika kita menjadi jiwa yang sadar Allah maka kefitrahan akan terjaga hingga mati nanti, maka kematian itulah yang dimaksud dengan khusnul khatimah yaitu kematian yang baik.

Menempatkan diri pada keadaan santai santai saja

santai santai saja bukan tanpa syarat, untuk dapat mencapai keadaan santai santai saja atau yang dikenal dengan 3S, kita harus berjuang untuk menyelesaikan pekerjaan yang sudah seharusnya dikerjakan. Misalnya kereta api berangkat pukul 06.00 maka untuk bisa santai santai saja kita harus sudah berada di stasiun 5.30 , dan kita harus bisa bangun lebih awal untuk dapat sampai di stasiun sebelum 5.30.

Santai santai saja berlawan dengan kebiasaan menunda atau melakukan sesuatu di saat deadline sudah dekat. Sebab dengan menunda dan menyelesaikan di akhir waktu maka keadaan santai santai saja juga tidak akan kita capai.

jadi keadaan santai santai saja adalah suatu posisi dimana kita sudah menyelesaikan tugas yang harusnya kita kerjakan. Dan bukan sikap santai yang tidak melakukan apa apa, tapi sudah melakukan apa apa.

Cerdas dengan Sadar Allah

Cerdas itu kalau kreatif, bukan yang pandai menghitung cepat, bukan yang menghafal dengan cepat. Cerdas adalah bagaimana dapat menemukan ide ide kreatif terhadap masalah yang sedang di hadapi. Rasulullah cerdas, karena beliau mampu menyelesaikan masalah dengan cara tidak berpikir tapi menggunakan wahyu. Nah kita kalau mau cerdas harus juga dengan ilham Allah. Jadi yang perlu kita lakukan adalah bagaimana kita  mengkondisikan diri baik pikiran emosi dan kesadaran kita agar dapat menerima Ilham dari Allah sehingga apa yang kita hadapi dapat terlesaikan dengan cepat dan tepat.

Sadar Allah adalah cara mutlak agar kita dapat menjadi manusia yang cerdas. Dengan sadar Allah membawa pikiran dan emosi serta semua instrumen diri dapat dengan mudah menerima ilham yang Allah berikan. jadi lebih mengandalkan proses intuitif, dari pada proses berpikir.

Doakan di padepokan Patrap dengan metode sadar Allah kita akan mencetak calon calon manusia unggul yang beriman dan kreatif, selalu tanggap dengan cerdas terhadap masalah masalah yang ada di depanya.

komunikasi 2 arah dengan Allah

komunikasi 2 arah kepada Allah mungkinkan, sangat mungkin tentunya dengan cara yang berbeda. Apa perbedaannya ? kalau dengan Allah kita harus mendengarkan dan setelah kita mengajukan pertanyaan, dan jawaban Allah itu bukan berupa bisikan yang berupa suara atau huruf atau tulisan. Jawaban Allah berupa pemahaman, jadi tanpa kata tanpa bisikan seperti syetan atau jin membisikkan kepada manusia. jadi ini untuk membedakan mana bisikan syetan atau pemahaman yang Allah berikan kepada kita. Maka ketika kita mendengarkan yang beruba bisikan maka lanjut saja ke Allah dan tinggalkan, meski itu baik. Bisikan syetan pertama kali sesuatu yang dapat diterima oleh pikiran kita lama lama dia akan melencenng, maka gunakan prinsip bahwa bahasa Allah tidak berupa bisikan.

 

Salah satu penyebab pengamal DN banyak ujian dari Allah

Dulu pernah saya bahas pokok permasalahan jamaah sadar Allah mendapatkan ujian dari Allah yaitu karena kurang amanah, atau bahkan tidak amanah. Sekarang saya sebutkan satu lagi kenapa Allah masih menurunkan ujian kepada jamaah sadar Allah, yaitu karena tidak menggunakan tingkat kesadaran Allahnya ketika menjalankan amanah Allah. Misalnya ketika seorang jamaah sudah berada pada keadaan fana kemudian dia tidak mempraktekan kesadaran fana nya dalam kehidupannya maka Allah akan memberikan ujian nya hanya untuk menunjukkan bahwa “hambanya hanya pintar di mulut tapi tidak menjalankan”.

perlakuan Allah ini nampak menakutkan tapi sebenarnya inilah kasih sayangnya Allah kepada hambanya yang sadar Allah. Agar kesadarannya teraplikasikan dalam kehidupan dan manfaatnya akan kembali kepada hamba tersebut.

dakwah cari uang, dengan dakwah karena Allah lebih jos mana?

Anda pernah mendengar kitab teles, yaitu suatu kitab yang datangnya dari Allah bukan dari belajar buku atau yang lainnya. orang orang yang berdakwah karena Allah biasnaya menggunakan kitab teles ini. Isinya kitab teles yang pasti tidak ada daftar isi, tidak ada referensi karena datangnya langsung dari Allah. Dakwah yang berdasarkan kitab teles ini tidak mungkin untuk mencari uang, karena isinya seringkali tidak sesuai dengan keinginan masyarakat banyak. Misalnya kalau masyarakat banyak ingin surga dan pahala maka kitab teles justru ibadah tidak untuk mencari surga dan pahala tapi menuju kepada Allah. Misalnya lagi kalau shalat bukan takut dosa bila tidak menjalankan tapi sayang untuk dilewatkan. KItab teles mengajarkan shalat untuk khusyu tapi orang pada umumnya shalat untuk cari pahala dan surga.

Dakwah yang tujuannya cari uang tidak akan bisa menembus kitab teles dan tidak akan paham. Kitab teles bertentangan dengan cari uang, hanya pendakwah yang benar benar ihlas tidak karena uang bisa kuat dalam menyampaikan hal ini.

Dakwah cari uang itu sangat lemah, sebab motivasinya uang dan uang, dia hanya tenar sementara saja dan tidak akan lama akan ditenggelamkan Allah seperti menteri susi menenggelamkan kapal asing tanpa ijin. Ketika ketenaran dan uang menjadi motivasi dalam berdakwah maka Allah akan campakkan dan tidak akan digunakan lagi ketika itu terjadi maka tidak akan ada kesempatan kedua sekali tenggelam akan tenggelam. naudzubillah .

Uang bisa menjadi alasan untuk membangun tempat belajar atau untuk keperluan anak santri, ketika itu dikemas dalam kerangka dakwah mencari uang maka tidak akan menembus kitab teles. dakwah itu santai saja, kalau memang Allah berikan tempat untuk belajar ya alhamdulillah tidak pun alhamdulillah. Karena bagi Allah yang penting adalah kita sanggup untuk menyampaikan satu tanda dari Allah (tanda=ayat).

ayat bukan hanya ayat al quran tapi ayat adalah tanda yang diberikan Allah kepada kita dan kita sampaikan tanda tersebu kepada orang lain. tanda itu juga merupakan bagian dari kitab teles.

jadi kesimpulannya lebih jos dakwah karena Allah dari pada dakwah karena uang.

catatan tambahan, kalau dakwah karena Allah maka bisa menembus keuslitan kesulitan dengan mudah bisa menembus gelapnya malam, tapi kalau karena uang, dan memang tidak ada uang, maka dakwah itu akan berhenti.

Ketika Amanah Itu Berbenturan Satu Sama lain

Pernahkah anda mengalami amanah yang berbenturan satu sama lain, menjalankan amanah yang satu berbenturan dengan amanah yang lainnya. Seolah menjalankan amanah ini adalah salah karena tidak di setujui amanah yang lain, atau amanah bertentangan. Saya kira kita perlu bertahan dalam semua amanah sebagai wujud kita sanggup menjalankan semua amanah itu, namun jika sudah mencapai titik puncak ketidak sanggupan karena amanah itu terus berbenturan maka mengadulah kepada Allah, dan biarkan Allah bertindak atas amanah yang Allah berikan. semua harus direlakan dan tidak boleh dipegang kuat kuat, semua harus di relakan dan biarkan Allah menentukan keputusannya.

Hidup kita sudah 100% dibeli Allah

Dalam salah satu ayat disebutkan Allah membeli orang orang mukmin baik dirinya ……. dari ayat ini berarti hidup kita aktivitas kita sudah dibeli Allah. Artinya dibeli berarti bahwa seluruh aktivitas kita harus di atas dasarkan perintah Allah. Seperti seorang tentara yang hidupnya sudah dibeli negara, artinya¬† bahwa jika negara memerlukan tentara tersebut maka tidak ada penolakan tapi isinya siap dan siap. Jadi kita ini sudah dibeli Allah artinya apapun perintah Allah kita hanya bisa siap dan siap untuk menjalankan amanah hidup.