dibalik itu ada kebahagiaan

kita seringkali menginginkan bahagia itu di depan, yang nyata, yang nampak dan langsung, tapi kita justru malah sering tertipu dengan tawaran tawaran kebahagiaan. Sekarang kita balik, bahwa bahagia itu ada disebalik amanah yang harus, wajib, kita lakukan secara keras, secara kuat dengan intensitas dan kualitas yang tinggi.  Bahagia itu tidak di depan tapi dia ada di belakang apa yang sedang kita jalankan. Bahagia itu akan datang jika kita ada pada jalur amanah, kadang bahagia karena tetap di jalur amanah ini lebih membahagiakan dibanding kan dengan kebahagiaan dari hasil kita menjalankan amanah.  paham maksud saya ? baik,  jadi kita lakukan amanah itu maka bahagia ketika menjalankan itu lebih membahagiakan ketika kita mendapatkan hasil dari amanah tersebut.

Prinsip setan dalam menggoda manusia adalah memamerkan kabahagiaan di depan yang pada akhirnya akan menyengsarakan. Kita lihat tempat tempat hiburan tempat wisata menawarkan sebuah kesenangan di depan. Padahal kalau kita mau menggunakan waktu, uang dan tenaga kita akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih untuk jalan amanah pasti akan lebih membuat bahagia. Misalnya uang untuk melancong ke tempat wisata kita gunakan untuk membelikan minuman kepada anak anak TPA agar rajin belajar ngaji…. karena anak anak jarang mendapatkan makanan dan minuman di tempat mengaji mereka… pasti kebahgiaan anak anak itu akan dapat membuat kita lebih bahagia. Atau waktu dan uang serta tenaga kita gunakan untuk menyelesaikan amanah amanah pekerjaan yaitu dengan memberikan nilai lebih kepada para pelanggan , dengan memberikan bonus kepada para pelanggan dengan niat memang ingin memberikan bukan promo atau lainnya. Pasti kebahagiaan para pelanggan akan kita dapatkan nilai lebih.

Jadi kebahagiaan yang lebih, itu bukan di depan tapi di belakang, disebalik amanah yang kita jalankan. prinsip ini sekali lagi juga membuat kita lebih fokus dengan amanah dan tidak mudah tertipu oleh kesenangan sesaat yang kadang menimbulkan kesengsaraan berlipat, dan kerugiaan yang banyak. kasus kasus investasi banyak terjadi itu karena orang hanya melihat kesenangan yang ditawarkan tidak melihat amanah apa yang bisa dilakukan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.