Menjalankan amanah merupakan jalan lurus ke Allah

Kalau kita telusuri jalur lurus ke Allah, maka mulai dari tauhid, hingga pada kehidupan ini harus sejalur. Dalam al quran lurus ke Allah ini disebutkan dengan beriman dan beramal sholeh, atau kalau di ringkas menjadi takwa. Takwa merupakan implementasi dari lurus ke Allah. Kalau secara tauhid dan keimanan saya kira kita sudah sangat jelas dalam pelajaran patrap dan dzikir nafas. Sekarang bagaimana dalam kehidupan sehari hari atau dalam menjalankan amanah ini. Amanah kita adalah menjalankan apa yang Allah titipkan kepada kita. Kita misalnya di beri amanah pekerjaan maka lurus kita ya menyelesaikan pekerjaan tersebut. Kalau kita fokus kepada amanah ini dan tidak tergiur dengan uang atau godaan lainnya maka kita akan terus bisa lurus dan satu pekerjaan itu kita kerjakan sampai selesai. Tapi kadang karena nafsu kita, dalam perjalanan menjalankan amanah kita banyak hal yang muncul dan kita tergiur untuk keluar dari jalur amanah. Coba dari hal yang sederhana dalam menjalankan amanah kita harus lurus ke Allah artinya hanya yang kita kerjakan yang dari Allah. Hanya yang kita kerjakan yang di amanahkan kepada kita.

Kata kunci untuk lurus ke Allah dalam amanah ini adalah fokus, tetap fokus tidak tergoda dengna lainya. Ini juga sama kita hadapi ketika kita ber dzikir nafas atau patrap berbagai keadaan di pikiran perasaan atau sensasi lainnya dapat menarik kita keluar dari jalur lurus ke Allah. Tetap fokus dan tetap berjalan diĀ  jalurnya itu kunci.

Dalam menjalankan amanah ketika kita berhenti atau stagnan maka sebenarnya kita sedang tersesat sebab orang yang berhenti dan tidak tahu lagi apa yang dilakukan berarti di tidak lurus ke Allah , mestinya kalau lurus ke Allah dia akan tetap berjalan dan berjalan. Kalau kita tidak melakukan suatu apapun dalam waktu sekarang maka sebenarnya kita sedang tersesat tidak tahu jalannya mau kemana. Jika kita dalam keadaan itu maka perhatikan amanah tanda dan perintah. Kita lihat lagi amanah yang Allah titipkan apa kepada kita, kemudian tanda yang ALlah berikan apa terkait dengan amanah tersebut dan kemudian disitu akan jelas perintahnya untuk kita jika sudah demikian kita tinggal jalankan saja. Kalau sudah jalan maka perintah itu terus menerus seperti tidak pernah berhenti dan terus berjalan dan berjalan, atau terus ikuti perintah Allah yang ada dan terus bergerak. Seperti kita belajar patrap gerak yang terus bergerak dan bergerak.

 

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.