Pelajaran Lurus ke Allah di al baqoroh 106 – 112

Bagi anda yang suka pergi ke dukun, pergi mencari solusi ghoib, atau yang masih kadang lebih percaya dengan orang dari pada percaya kepada Allah, lebih percaya dengan uang dari pada percaya kepada Allah dalam menyelesaikan masalah, maka rangkaian ayat 106 – 112 di surat al Baqoroh ini cukup membuat kita tersadarkan kembali, bahwa kita harus kembal lurus ke Allah , jiwa kita tidak boleh lengah.

Bahasa Allah simpel dan mak jleb dengan menyebut kan  bahwa apakah kita akan menukar iman kita dengan kekufuran. ya kata menukar ini adalah sesuatu yang sangat mudah kita lakukan,. Menukar lain dengan jual beli, lain dengan transaksi. Cukup simpel yaitu dengan kalimat “menukar”. Tapi menukar ini yang ringan dilakukan akan berakibat fatal.

Bisikan dan rayuan baik  dari jin dan manusia memang sangat besar karena mereka tidak menginginkan kita tetap lurus ke Allah.  Untuk membelokkan dari selain Allah cukup dengan menukar keimanan kepada Allah, menjadi lebih percaya dengan bacaan shalawat yang katanya dapat memberi atau membagikan rizki, menukar keimanan terhadap Allah menjadi beriman dengan khadam, beriman kepada benda benda yang katanya bisa menolong ketika keadaan terjepit keadaan membahayakan.  Atau lebih percaya dengan doa kyai dari pada pertolongan Allah . Ini sebuah tipu muslihat yang dibuat agar kita berpindah keyakinan dari Allah ke selain Allah.

mudahnya kita beralih dari lurus menjadi bengkok dari beriman menjadi kafir itu karena kekhawatiran kita bahwa Allah tidak dapat memberikan rizki yang bisa memberi rizki orang/bos/pimpinan/perusahaan …. kekhawatiran ini dimanfaatkan syetan jin atau manusia untuk mempengaruhi kita agar kita meninggalkan Allah, menukar keimanan dengan kekufuran.

Rangkaian ayat yang saya bahas disini, Allah memberikan gambaran sangat jelas dan Allah juga memberikan solusi. Solusi nya di akhir ayat yaitu kita harus  tetap beriman dan berbuat kebaikan, nanti Allah akan berikan pertolongan.

jika anda ingin lebih jelas dan gamblang  silahkan baca surat al baqoroh ayat 106 – 112 ingat jangan hanya baca al quran nya jika anda tidak bisa bahasa arab!! , gunakan terjemahan kalau perlu terjemah kata perkata. temukan kata kata kunci yang Allah berikan pada ayat ayat tersebut dan jadikan itu pedoman dalam hidup.

Meningkatkan ke amanah an kita

seberapa kita menghargai waktu kita, per detik, per menit, atau per jam. Semakin kita menghargai waktu kita maka semakin amanah dan akan semakin produktif. Jika kita bisa menghargai waktu kita perdetik maka kita akan semakin amanah dengan waktu.
Selain masalah waktu, selanjutnya adalah fokus kita kepada penting dan mendesak. Semakin kita fokus kepada amanah yang penting dan mendesak maka kita akan semakin amanah.
Jadi dalam kopi pagi ini kita akan melakukan dua hal agar kita lebih amanah yang pertama adalah menghargai waktu perdetik dan fokus kepada hal yang penting dan mendesak.

Jadzab Versi Sadar Allah

Jadzab diartikan sebagai gila , atau kegilaan. Jadzab versi sadar Allah adalah jiwa berada pada kesadaran laisa kamitslihi syiaun, atau jiwa nya menyadari di keadaan Allah yang tidak serupa dengan apapun. Melatihnya dengan nafas masuk Huu dan kesadaran masuk ke alam ketiadaan , nafas masuk lagi masuk ke alam ketiadaan, nafas masuk lagi masuk ke alam ketiadaan. kemudian jika nafas keluar menerima alam ketiadaan, keluar nafas dengan menyebut Allah menerima alam ketiadaan.

jika kesadaran kita berada di alam ketiadaan (laisa kamitslihi syaiun) selanjutnya kesadaran ini kita bawa dalam keseharian. kita bawa dalam beraktivitas.  Nanti kita akan membuktika bahwa apa yang kita saksikan di alam kesadaran akan lebih jelas dan anehnya kita akan bisa berfikir tidak seperti apa yang biasa orang lain  pikirkan atau yang biasa kita pikirkan sebelumnya.