Apakah anda sudah ihlas dengan pekerjaan anda saat ini ?

membahas motivasi tidak terlepas dari energi, karena energi ini yang dapat membangkitkan motivasi atau mendorong motivasi. Tentu bukan energi otot, tapi lebih ke energi psikis. Emosi negatif sangat menguras energi, ini menjadi alasan mengapa orang marah itu cepat lelah, orang stress nggak ada daya sehingga muncul malas. ya benar orang malas karena tidak adanya energi. Energinya habis untuk berpikir negatif, overthinking, emosi negatif.  Jika anda menginginkan untuk bersemangat dalam hidup maka hindari berpikir negatif dan emosi negatif.

bagiamana caranya agar kita tetap bersemangat ? ternyata untuk menghindari pikiran negatif dan emosi negatif adalah bekerja dengan ihlas, yup benar sekali bekerja karena Allah. Ketika kita bekerja karena Allah maka kita telah benar benar memahami mengapa kita bekerja, kita paham alasan kenapa kita  bekerja. Orang yang bekerja fokus pada HOW atau bagaimana tapi tidak tahu alasan kenapa dia bekerja maka akan cepat lelah dan stress karena tidak paham alasan kenapa dia melakukan pekerjaan tersebut.  Menyadari pekerjaan (why) ini lebih penting dari pada berpikir tentang bagaimana cara mengerjakan (how).  ketika kita menemukan “why” dalam pekerjaan kita maka energi semangat dalam bekerja ini akan mengalir dan kita akan seperti terkena charge.

Konsep Hidup Amanah-Produktif

Hidup sekali harus bermanfaat, kira kira demikian Rasulullah mengajarkan kepada kita bahwa sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat.  Islam dari sisi spiritual itu sangat simpel dan mudah, yang perlu istiqomah adalah perbuatan terutama perbuatan yang mendatangkan manfaat kepada orang lain.

Dalam tulisan ini saya ingin memperkenalkan sebuah konsep baru dalam DNSA yaitu Hidup Amanah-Produktif. Konsep ini didasari oleh amanah waktu (wal Ashr) yang Allah berikan kepada kita. Amanah ini tentunya membawa konsekwensi  bahwa satu detik harus benar benar kita jalankan dengan benar.

Diharapkan sahabat DNSA berlatih bersama untuk menggunakan waktu dengan sebaiknya baiknya. Sebagai contoh saya akan lampirkan contoh lembar catatan harian, lembar ini diisi sebagai strategi untuk menjalankan amanah waktu agar dapat kita gunakan sebaik baiknya.

dengan lembar “rencana harian hidup amanah-produktif” diharapkan amanah amanah harian atau target bulanan dan tahunan dapat di wujudkan dengan perencanaan harian ini. semoga manfaat amanah produktif

Mindfulness dan Produktivitas

Orang yang stress pasti produktivtias menurun, jadi hati hati bagi pimpinan yang tidak peka dengan karyawannya yang stress pekerjaan. Ada beberapa anggapan bahwa dengan menekan karyawan akan meningkatkan produktivitas. Pendapat itu tidak benar, justru yang terjadi adalah turunnya produktivitas. Tapi kadang jika karyawan tidak di beri tekanan  kadang juga seenaknya sendiri dalam bekerja. Nah Mindfulness ini merupakan jalan solusi bagaimana menekan karyawan tapi diberi jalan keluar agar tetap semangat tanpa menimbulkan stress.

ada beberapa tips berbasis mindfulness yang dapat diterapkan di tempat pekerjaan

  1. Being present at the moment : Artinya bahwa sadari Allah saat ini, sadari pekerjaan saat ini dan berada disini. Minduflness disini adalah menyadari Allah yang saat ini sedang ada di dekat saya. Kesadaran ini harus terlatih agar dapat digunakan sambil bekerja sambil melakukan tugas tugas pekerjaan. Maka saya sarankan untuk karyawan perlu di bekali teknik aktivatornya yaitu dengan mindfulness dzikir nafas dan mindfulness patrap gerak. Dengan dua model latihan ini akan melatih karyawan agar dapat menyadari Allah menyadari pekerjaan , menerima pekerjaan dan mensyukuri pekerjaan. Kalau sudah mindful dalam pekerjaan maka stress akan berkurang banyak dan target target akan dapat terpenuhi.
  2. Rencanakan . Merencanakan memudahkan kita untuk atau karyawan untuk melakukan dengan pekerjaan tunggal pada satu waktu (hindari multitasking). jadi setiap hari kita harus merencanakan pekerjaan yang harus kita selesaikan atau amanah yang harus kita jalankan. Bagaimana jika ketika menjalankan suatu tugas ada ide untuk pekerjaan lain, ya anda bisa catat di aplikasi android misalnya aplikasi task dari google, atau to do list atau catat secara menual. setelah mencatat ide maka segera lanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi.
  3. Terima amanah dari Allah, amanah Allah adalah apa yang mejadi tanggung jawab kita, sesui dengan Job Des. termasuk disini adalah menerima target target yang sudah ditetapkan pimpinan atau perusahaan.
  4. jalankan amanah dengan mantra “bismilahi Allahu akbar niat  menjalankan amanah di luar nalar” mantra ini akan mengalihkan kekuatan diri  ke kekuatan Allah. Mindset ini penting untuk menghindari pikiran tidak mampu, pikiran kerdil, sikap pesimis. setelah baca mantra lakukan apa saja yang bisa dilakukan (ingat anda harus buat rencana matang untuk melakukan sesuatu).

jika Bapak dan Ibu sebagai karyawan perusahaan atau bapak dan Ibu adalah pimpinan, maka membekeli karyawan dengan mindfulness ini sangat saya sarankan. Sebagai pimpinan tidak hanya di amanahi pekerjaan tapi juga yang mengerjakan, jika yang mengerjakan stress, depresi karena pekerjaan berarti  bapak dan Ibu tidak amanah lagi dan akibatnya terhadap perusahaan akan lebih fatal.