Penggunaan Metafora yang Membelokkan Arah

pernahkah anda mendengar ungkapan seperti ini, ke Allah itu tidak bisa langsung, karena begini, kita saja kalau mau ketemu presiden tidak bisa langsung harus melalui jalur protokoler …. apa yang terbayang dalam pikiran anda? pasti membenarkan ungkapan tersebut dan anda mengikuti perintah tersebut. Apa yang terjadi pada diri anda adalah bahwa anda sudah berhasil di hipnosis dengan teknik metafora. akibatnya apa, anda akan terhijab dengan orang yang mengaku bisa mengantarkan anda ke Allah entah itu Kyai, mursyid atau habib. dan anda selamanya tidak akan bisa makrifat kepada Allah SWT. 

saya contohkan lagi, pernahkah anda mendengar bahwa untuk mengamalkan dzikir nafas itu harus ada sanad nya misalnya dengan ungkapan bahwa suatu amalan itu harus bersambung seperti benang dimana benar tersebut sampai ke Rasulullah ? kemudian anda patuh dan mengikuti prosesi baiat prosesi pengijazahan dan patuh sekali dengan yang membaiat dan memberi ijazah amalan. berarti anda sudah terkena hipnosis dengan metode metafora. dan lucunya anda menyalahkan orang orang yang belajar dan mengamalkan dzikir nafas dimana belajarnya tanpa baiat dan tanpa ijazah dan tanpa mursyid. 

baik contoh terakhir, nanti di akhirat setiap kyai akan punya bendera dan nanti kita akan ikut bendera kyai siapa nanti. Baik apa dampak metafora ini ? dampak ini adalah anda akan mau di baiat anda akan mau diperintahkan oleh orang itu dengan berbagai amalan bahkan anda mau ditarik bayaran sekian sekian . karena anda sudah terhipnotis dan ketakutan jika tidak taat pada orang tersebut. 

Dan masih banyak lagi teknik metafora untuk membelokkan akidah seseorang ke jalan yang lurus. kalau kita cermati contoh metafora yang pertama , masak iya Allah sama dengan presiden…. kemudian metafora yang kedua masak iya kalau amalan itu sudah ada di quran atau hadis masih harus di baiat lagi ?, dan metafora kedua masak iya ada kyai  pasang bendera nanti akhirat, padahal nanti di akhirat itu orang ngurusi diri sendiri alias nafsi nafsi … 

anda yang membaca tulisan saya ini , mungkin pernah menjadi korban hipnotis dengan metode metafora ini …. baik alhamdulillah sekarang anda sadar dan bisa lepas dari hipnotis tersebut. Sebarkan tulisan ini agar teman teman kita , saudara saudara kita dan sahabat sahabat kita bisa terlepas dari cengkeraman hipnosis ini. Sebab kita prihatin dan merasa kasihan, kepada mereka yang akhirnya lebih bergantung kepada kyai ulama daripada bergantung kepada Allah. Lebih percaya yang menolong kyai atau ulama atau habib dari pada yang menolong Allah SWT. 

metafora adalah teknik kiasan atau ungkapan atau analogi yang  bisa mengembangkan alam bawah sadar orang lain, sehingga bawah sadar itu membawa kepercayaan tertentu. misalnya tadi metafora pertama bahwa menghadap presiden saja harus pakai protokoler demikian pula dengan menghadap Allah. ungkapan ini tentunya akan mengembangkan pikiran bawah sadar bahwa ke Allah harus pakai perantara, harus lewat kyai atau mursyid, kalau mau ke Allah tidak bisa langsung. dan kepercayaan ini menutup apa yang diperintahkan Allah dalam al quran bahwa Allah menghendaki perjumpaan secara langsung dengan hambanya.