Antara 7 Habit Steven Covey dan 1 Habit Dzikir Nafas

Siapa yang tidak ingin hidupnya bahagia, pasti semua ingin. para tokoh terkemuka dibidang motivasi telah menelorkan beberapa teori teori dahsyat yang booming dan banyak di berikan applause sampai  stanading applause, salah satu teori yang sempat boming adalah 7 habit dari stephen covey. 7 kebiasaan itu silahkan anda googling karena tidak akan saya jelaskan disini. Saya ingin mengajukan satu kebiasaan saja yaitu 1 habit dzikir nafas.

Dzikir nafas jika sudah menjadi kebiasaan anda dalam kehidupan sehari hari maka ini akan menjadi sebuah pemicu motivasi yang akan memantikan kesadaran anda yaitu sadar Allah, sadar Allah ini akan memantikkan amanah amanah yang sedang anda hadapi. jadi cukup dengan pemantik utama dzikir nafas maka akan menjadi motivator yang bisa kita aktivkan kapanpun.

cukup simpel bagaimana menjada manusia excelent yaitu dengan satu kebiasaan saja dzikir nafas. Dengan dzikir nafas ini kita akan memandang ringan semua yang kita hadapi karena dalam dzikir nafas kita diajarkan untuk menerima dan mengikuti nafas, dengan menerima dan mengikuti nafas maka kita akan mengikuti segala apa yang di takdirkan Allah dalam diri kita. Kaya atau miskin , pegawai negeri atau pegawai swasta, tentara atau hansip semua sama dan diterima dengan redha. Karena itu semua bukan ukuran bagi orang yang belajar mengikuti nafas, ukuran kebahagiaan yang ia cari adalah apakah dia amanah atau tidak dengan takdir Allah tersebut. Semua lini kehidupan akan diterima dengan redha karena belajar mengikuti nafas dan menerima nafas setiap saat.

selanjutnya belajar dzkir nafas akan selalu berterimakasih kepada Allah dalam setiap hela nafas, hal ini juga akan mempengaruhi dalam kehidupannya bahwa dia akan selalu berterimakasih kepada Allah dalam setiap kehidupan ini. Berterimakasih dengan amanah yang diberikan Allah, berterimakaish dengan rejeki yang Allah berikan dan semuanya. Dengan berterimakasih ini akan merubah mood atau suasana hati dengan cepat.

Belajar dzikir nafas juga mengajarkan kapada kita untuk yakin kepada Allah, karena di dalam nafas Allah selalu memberikan gerak selalu memberikan oksigen kepada kita. Nafas masuk dan keluar dapat membuat kita yakin kepada Allah dan yakin akan segala kehidupan ini. Keyakinan ini sangat penting karena dapat menghilangkan segala kecemasan (anxiety) atau  kekhawatiran. Hidup akan bahagia kalau kita tenang bagaimana besuk ya kita jalani besuk.

Kemudian yang sangat dahsyat dari dzikir nafas ini adalah bahwa kita di ajarkan untuk menjalankan amanah kehidupan ini, karena nafas sendiri adalah kehidupan, sehingga hal ini membawa pemahaman bahwa kita bertanggungjawab penuh dengan kehidupan kita. Kehidupan kita ini ya apa apa yang Allah amanah kan kepada kita. Dalam dzikir nafas menjalankan amanah bukan lah mencari uang, dalam amanah tidak untuk kasihan, atau tidak untuk selain Allah. Tapi dalam amanah ini kita melakukan sesuatu berdasarkan apa perintah Allah, apa amanah Allah , Allah redha apa tidak, perbuatan ini membawa manfaat sesuai perintah Allah apa tidak. Saya kira dalam hal ini kita sudah diatas nya halal, artinya apa yang kita lakukan tidak sekedar halal tapi juga membawa manfaat apa tidak, membawa kebaikan kita apa tidak.

Nah, demikian lah 1 habit dzikir nafas yang kita jalankan. nampak sederhana tapi membawa manfaat yang luar biasa. Tinggal kita jalankan nafas masuk HUU dan nafas Keluar ALLAH. itu saja , mudah simple dan manfaatnya besar, selamat menjalankan semoga Allah memudahkan, amin

Ambil riset tentang Dzikir Nafas di Universitas Kebangsaan Malaysia

bertahun tahun saya mendambakan untuk bisa meneliti lebih mendalam tentang dzikir nafas alhamdulillah Allah mengabulkan. Saya akan belajar di malaysia kurang lebih 6 bulan khusus untuk mendalami bagaimana meneliti dzikir nafas agar bisa menunjukkan benar benar bahwa Dzikir Nafas sangat bermanfaat bagi kita. Terimakasih kepada UNiversitas saya UNiv Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan kesempatan emasi ini kepada saya, kemudian juga kepada kelurga terutama istri yang memberikan support untuk kemajuan dzikir nafas agar dapat diterima secara ilmiah. Kemudian seluruh Jamaah atas doanya, semoga riset saya dapat berjalan dengan lancar hingga selesai nanti. Terutama Jamaah dzikir nafas sadar Allah di malaysia, saya berharap kita bisa lebih belajar lebih mendalam lagi, sehingga sadar Allah melalui dzikir nafas ini dapat tersebar luas di negara Malaysia, dan semoga juga dari riset ini jamaah di malaysia dapat mengambil manfaatnya.

saya insya Allah berangkat tanggal 5 februari 2018, ambil kuliah sekitar 6 bulan dan menylesaikan riset nya sekitar 3 tahun. Siaran malam jumat tetap berjalan insya ALlah akan saya lakukan dari malaysia, dan aktivitas di WA saya tetap di no 081567722299, sehingga komunikasi dengan jamaah indonesia tidak terputus. Oh ya untuk lereng merapi nanti akan saya serahkan ke Pak Joko, Pak Widarto, pak Erwan Pak Agung, dan insya ALlah program lereng merapi tetap akan terus jalan. Untuk Padepokan bagi jamaah yang mau mampir ke padepokan patrap surakarta, silahkan di sana ada Pak Poyo mas Wahyu yang bisa menemani dan mengajarkan dzikir nafas sadar Allah.

baik, semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik dan bermanfaat untuk semua.

esensi Huu Allah

Esensi Huu Allah memang sangat dalam, dan hanya bisa dicapai dengan seringnya latihan yang terus menerus. Esensi huu Allah ini adalah sebenarnya perasaan juga dari kalimat thoyibah yaitu laa ilaha ilallah. esensi ini adalah bentuk peniadaan semuanya dan itu lah Allah. Mungkin sebagian kita bingung dengan pernyataan ini yaitu ketika huu adalah pendiaan dan ketika Allah adalah Allah. jadi sekali lagi bahwa peniadaan itu adalah Allah, atau bahwa yang tiada itu adalah Allah.

kenapa saya menyebut bahwa huu adalah peniadaan, kalimat Huu adalah Dia, kalimat dia berarti tidak ada, kalau ada berarti bukan dia tapi engkau atau kamu, nah ALlah kita tempatkan kepada Dia, agar pikiran kita menghilangkan segala keberadaan yang ada, ketika kita sudah bisa mencapai ketiadaan yang ada maka itulah Allah.

perintah seorang kyai sepuh jaman dulu kepada seluruh santrinya, carilah Allah kalau ketemu berarti itu bukan Allah, perintah itu artinya bahwa kita mencari di ketiadaan segalanya jadi kalau sampai ketemu berarti masih harus mencari sampai tidak ketemu. Cara simpel dan sederhana untuk mendapatkan ketiadaan itu adalah dengan dzikir Huu Allah dalam setiap nafas. Setiap nafas yang masuk kita meniadakan Allah sampai tidak ada dalam pikiran kita dan ketika nafas keluar kita dzikir Allah artinya bahwa yang tiada itu adalah Allah SWT. kalimat Allah ini adalah bentuk tajali nya ALlah dalam keasaran kita. sedangkan kalimat Huu adalah takholli yaitu kalimat peniadaan.

setiap nafas adalah peniadaan Allah dan pengukuhan akan kesadaran Allah. Peniadaan Allah dalam pikiran kita dan pengukuhan Allah dalam kesadaran kita. Jika kita mampu menggunakan kesadaran ini maka kita akan menemukan esendi berTuhan, memahami benar benar posisi Allah dalam diri kita yaitu bukan di pikiran tapi di kesadaran kita.

tempat belajar megukuhkan Allah dalam kesadaran

ikuti daya Allah sampai sedalam dalamnya

ketika anda sadar Allah kadang muncul suatu daya yang mengalir pada diri kita. Daya ini bisa bermacam macam. Misalnya ketika mandi, setelah mandi ada dorongan untuk wudlu, nah daya wudlu ini kita ikuti sampai sedalam dalamnya sampai sehalus halusnya. daya ini akan mengalir terus semakin kita dalami maka akan semakin terasa dan terasa besar dayanya. kemudian lama kelamaan daya itu menghilang. Kemudian ada dorongan lagi untuk menjalankan shalat misalnya, shalat dhuha maka ikuti dayanya dalam shalat dhuha, ikuti dayanya sampai benar benar anda merasakan hingga daya terkecil.

daya itu akan menuntun kita ke arah yang baik. jadi benar bahwa ALlah akan menuntuh siapa saja yang mau sadar akan keberadaan Dzat Nya.

adapula daya yang mengajak untuk puasa misalnya puasa daud. Ada semacam dorongan yang sangat kuat untuk berpuasa daud, ya itu ikuti dan ikuti saja. nanti akan terasa nikmat menjalankan puasa dan tidak ada beban. Karena kita dipuasakan bukan kita puasa, sama dengan kita diwudlukan bukan kita yang mewudlukan.

maka kita terus sadar Allah dan sadar Allah kita kampanyekan terus sadar Allah ini karena daya dari sadar Allah ini, Allah akan menuntun kita sendiri untuk ke arah bertakwa.

kampanye sadar Allah

kampanye sadar Allah

mau sensasi dalam berdzikir nafas ?

caranya mudah masuki terus alam ketiadaan dengan penuh semangat , masuki dan masuki maka nanti semakin memasuki maka sensasi itu akan semakin besar dan kita akan terkesima dengan keadaan yang kita terima. tapi kalau mau yang biasa saja ya masuki saja seperti dzikir yang biasa dilakukan. Ibaratnya kita ini sudah kecanduan bahwa dengan 2 pil sudah tidak bisa nge Fly , harus di tambah dengan 3 pil sehingga bisa nge Fly lagi. efek toleransi obat sama dengan efek toleransi dalam berdzikir kita harus menambah intensitasnya semakin dalam dan semaki dalam.

beberapa kawan menanyakan keadaan ini bahwa kenapa sekarang yang ada hanya tenang tenang … saya jawab itu bagus memang demikian, tapi jika ingin sensasi seperti belajar di awal DN maka lakukan sikap ke Allah dengan semangat dengan dorongan yang kuat dan dengan nekat, masuki dan masuki sampai dalam dan sampai dalam maka nanti akan ada sensasi

sensasi ini bagi saya bisa menjadi tanda bahwa kita bisa masuk lebih dalam dengan semangat. tapi kalau kita ingin memasuki dengan suasana yang lebih smooth itu pun juga tidak mengapa. Yang penting bagi saya adalah lurus ke Allah dan lurus ke Allah. Kalau dimasuki dengan tenang maka akan tenang kalau di masuki dengan hentakan hentakan penuh semangat maka sensasinya juga akan kuat dan semakin dalam.

 

Sepenggal kisah meninggalnya mas Wawan

 

Sebuah kisah proses meninggal nya mas Wawan 3 hari yang lalu, salah satu jamaah DN di klaten. Semoga bisa menjadi pelajaran utk kita semua, kisah ini disampaikan istri beliau yang setia mendampingi di saat saat terakhir beliau wafat.

[4/9 19.21] Ayu Alwan Jatinom DN: Kemaren saya sudah ke dr biasanya rutin kontrol
[4/9 19.21] Ayu Alwan Jatinom DN: Livernya memang agak naik sgot nya
[4/9 19.21] Ayu Alwan Jatinom DN: Saya kira itu pengaruh obat
[4/9 19.21] Ayu Alwan Jatinom DN: Ternyata saya tanya sm dokternya mboten
[4/9 19.22] setiyo purwanto: Kalau ngelidur coba dibisiki Huu Allah Bu
[4/9 19.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Niki kulo ken sholat malah marah marah pak pur
[4/9 19.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Malah ngmg ture mpun sholat teng mesjid
[4/9 19.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Padahal drtd duduk dikursi
[4/9 19.24] setiyo purwanto: Iya Bu, itu karena kesadaran mas wawan yg turun, dibisiki saja Bu Huu Allah
[4/9 20.27] Ayu Alwan Jatinom DN: Assalamuallaikim pak pit
[4/9 20.27] Ayu Alwan Jatinom DN: Pur
[4/9 20.27] Ayu Alwan Jatinom DN: Innalillahiwainnailaihirojiun
[4/9 20.27] Ayu Alwan Jatinom DN: Mas wawan meninggal pak pur
[4/9 20.27] Ayu Alwan Jatinom DN: Minta doanya semoga khusnul khotimah
[4/9 21.27] setiyo purwanto: Waalaikumsalamwrwb
[4/9 21.28] setiyo purwanto: Iya Bu yg tabah semoga beliau chusnul khatimah
[4/9 21.57] Ayu Alwan Jatinom DN: Amiin
[4/9 21.57] Ayu Alwan Jatinom DN: Maturnuwun pak pur
[5/9 04.23] setiyo purwanto: 🙏🙏
[6/9 14.18] Ayu Alwan Jatinom DN: Assalamuallaikum pak pur
[6/9 14.18] Ayu Alwan Jatinom DN: Mai sedikit sharing
[6/9 14.18] setiyo purwanto: Waalaikumsalamwrwb Bu
[6/9 14.18] setiyo purwanto: Ya Bu silahkan
[6/9 14.19] Ayu Alwan Jatinom DN: Sebelum mas wawan meninggal sering kita sama sama dzikir kemudian setelahnya selalu kita sharing berdua
[6/9 14.19] setiyo purwanto: Ya ..
[6/9 14.19] Ayu Alwan Jatinom DN: Tapi saya selalu diketemukan dengan alm bapak alm ibu alm mas muhanik
[6/9 14.19] Ayu Alwan Jatinom DN: Setiap mai selesai
[6/9 14.19] Ayu Alwan Jatinom DN: Saya tdk tau maksud dr itu
[6/9 14.20] Ayu Alwan Jatinom DN: Mkn Allah seudah memberi tanda saya pak pur
[6/9 14.20] Ayu Alwan Jatinom DN: Saya yg kurang peka
[6/9 14.20] Ayu Alwan Jatinom DN: Sehingga saya masih suka binggung
[6/9 14.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Tapi tdk tau kenapa
Seminggu sebelum mas wawan meninggal saya selalu menyuruh mas wawan wudlu kemudian mas wawan saya suruh merasakan molai dari kaki sampai ke atas dengan huu Allah

[6/9 14.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Mas wawan jg selalu menuruti
[6/9 14.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Subhanallah kekuatan Hu Allah
[6/9 14.22] Ayu Alwan Jatinom DN: Luar biasa pak pur
[6/9 14.23] Ayu Alwan Jatinom DN: Terimakasih sudah mengenalkan saya sama mas alwan dengan dzikir huu Allah
[6/9 14.24] Ayu Alwan Jatinom DN: Sehingga mas wawan meninggal jg saat dzikir huu Allah Sampai terkhir sisa hidup beliau
[6/9 14.50] setiyo purwanto: Alhamdulillah Bu, Beliau mas Wawan khusnul khatimah
[6/9 14.51] Ayu Alwan Jatinom DN: Amiin..
[6/9 14.51] Ayu Alwan Jatinom DN: Maturnuwun pak pur
[6/9 14.51] Ayu Alwan Jatinom DN: Sampun maringi ilmu yg sangat bermanfaat
[6/9 14.54] setiyo purwanto: Alhamdulillah Bu, ikut bahagia bukan karena kehilangan mas wawan, tapi bahagia mas Wawan yang berhasil dengan Baik saat akhir hayat beliau🙏
[6/9 14.55] Ayu Alwan Jatinom DN: Gih pak pur
[6/9 14.55] Ayu Alwan Jatinom DN: Saya sudah ikhlas mas wawan pergi pa pur
[6/9 14.56] Ayu Alwan Jatinom DN: Doakan pak pur.semoga saya selalu istoqomah menjaga amanah beliau

whatsapp-image-2016-09-07-at-09-07-17

Dua foto ini yg kiri adalah Alm Mas Muhanik dan yg kanan adalah Alm Mas Wawan , keduanya meninggal dengan keadaan sadar Allah. Beliau berdua belajar sadar Allah sejak periode patrap tahun 2005 satu angkatan. Sampai terakhir beliau sebelumnya meninggal beliau belajar patrap tidur dan dzikir nafas … dan.alhamdulillah beliau meninggal dalam keadaan sadar Allah.

artikel diatas adalah kopi paste dari wall FB saya dan berikut komen komennya

Rifai Ghozali Kmrn malm mbak ayu(istri m.Wawan bilang di akhir kesadarannya alm bilang “ini sy sudah dititik puncak Maqom mahmudah” mohon pencerahannya..nuwun

Tri Subarno DziKir Nafas sy baca status diatas, diri ini merinding lalu cemburu, sungguh cemburu dg mereka yg diakhir hayatnya istiqomah menjaga Sadar Allahnya sementara bagi sy msh belum ada kepastian diakhir hayat sy apakah bs seperti mereka

Kacip PhiLips Lamp Bangsri Subhanallah, ya aiyyuhannafsul mutmainnah…….dst. Allahu akbar. Baca kisah tsb Bulu kudukku Merinding..

Aera Aristia Merinding sampai meneteskan air mata saya baca status di atas…Masya Allah….betapa dahsyatnya dzikir nafas ini…smoga kita semua bisa istiqomah menjaga sadar Allah hingga maut menjemput kita…Aamiin Yaa Allah…

Setiyo Purwanto Dzikir Nafas Bapak dan ibu yang ada pengalaman dari pa Mario Sumario jamaah DN jakarta berikut saya copipaste kan terkait dengan meninggalnya mas Wawan : >>>>>>> Sebetulnya sy punya pengalaman pak..
dengan latihan patrap tidur…
merasakan di tarik nya jiwa mulai dari ujung kaki sampai ke ubun”…melayang dan naik menghadap Allah….di sini pengalamanya…sdh beberapa temen DN yg sdh di atas..tp aku gak kenal satu persatu..kmdn ada suara menyebutkan nama wawan…
Bangun pg sebelum brangkat kerja sy buka Wa,,pak pur menulis mas wawan temen DN meninggal…subhanallah sebelum kejadian seperti nya sdh di kasih tau dulu sama Allah..Ma’af salah satu pengalaman yg dapat aku share di sini..
sekali lg mhn Ma’af

Lisma Ardini Indra Alangkah bahagianya mereka…pulang dalam keadaan ridha dan di ridhai Allah…

Kacip PhiLips Lamp Bangsri ALLAH yg memberi kehidupan pd kita, makan, minum. segala sesuatu yg disediakan dari alam ini utk kebutuhan hidup seluruh mahluknya. sungguh begitu MAHA PENGASIHNYA ALLAH itu, jika kita dosa sebab salah pintu maafnya selalu terbuka, sungguh MAHA PENYAYANGNYA ALLAH. rasanya pengen nangiiiiiiissssss kebangeten awakku iki sadarnya msh aja putus nyambung. Ampuuuunnnnn ya ALLAAAAAAAHHHHH……

Agus Sulistiyono Subhanallah….selalu jaga kesadaran dan dzikir nafas Huu Allah…kita akan selalu sadar bahwa Allah ada dan dekat dengan kita….kalo sudah waktunya diminta pulang oleh Allah…dengan rela hati dan ikhlas kita akan memenuhi panggilanNya….innaa lillaahi wainnailaihi rojiuun….

Agus Sulistiyono
Agus Sulistiyono Terima kasih pak Pur…yang sudah mengajarkan Dzikir Nafas ini…bekal kita jika sewaktu – waktu Allah memanggil kita pulang ke negeri akherat yg sebenarnya….

Agus Sulistiyono
Agus Sulistiyono Agar kita tidak salah jalan dan merasa bingung apabila sudah tiba waktunya
Toniduablo alhamdulillah disaat2 terakhir, Allah mempertemukan kembali mas wawan dgn pak pur,lalu diingatkan kembali untuk berserah diri,Nol,patrap tidur patrap dimana kita sadar kemana kita kembali…dan saudara kita telah berhasil menjalankan metode tsb dan alhamdulillah alwan meninggal dalam keadaan sadar Allah.subhanallah…alhamdulillah.maturnuwun pak pur
Pada Suatu Hari mudah mudahan di akhir hayat kita dalam keadaan sadar Alloh
Setiyo Purwanto Dzikir Nafas Sekitar 2 bulan yg lalu beliau bercerita katanya dalam mimpi beliau bertemu saya dan kemudian teman teman jatinom ke rumah termasuk Alm mas Muhanik. Dan sayapun juga sekali main ke rumah beliau mas Alwan
Haidir Banjir Hamzah Subhanallah…sampai nangis aku baca nya…tambah semangat untuk bernDN
semoga postingan ini dapat menambah semangat kita untuk berdzikir nafas sadar Allah sampai akhir hidup kita amin. dan semoga mas Wawan dan Mas Muhanik bahagia di sisinya al fatihah…

mantra : Turu turu aja lali badan turu ati tangi roh madep maring Allah

arti dari mantra diatas adalah ketika tidur kita jangan lupa, ruh kita bangun menghadap Allah. sepegatahuan saya ini adalah mantra tidur dari syeh Gunug Jati. Aplikasi dari mantra ini sama dengan yang kita pelajari di patrap tidur. cuma bahasanya saja yang berbeda dan cara melaksanakan yang lebih mudah dan lebih teknis. Dalam patrap tidur kita tetap sadar Allah nah kesadaran ini kita pertahankan sampai kita masuk alam tidur. Tidak mudah memang menjalankan amalan ini karena memang memerlukan latihan yang terus menerus dan istiqomah.

hasil dari latihan ini adalah kemampuan kita ketika tidur tapi tetap sadar, sadar bahwa kita tidur. Amalan ini bisa kita kombinasikan dengan dzikir nafas. Dengan terus menjalankan dzikir nafas pada saat menjelang tidur maka kita akan dapat sadar meski tubuh sudah tertidur.

Tidur yang sadar ini sebenarnya tidur yang mengikuti sunah rasulullah. Meski Rasulullah tidak memeritah secara khusus namun beberapa hadis Rasulullah menceritakan bahwa beliau melihat dalam tidur beliau. jadi beliau dalam keadaan sadar meski jasad beliu tidur.. sehingga ada wahyu turunpun beliau tetap bisa mengetahui.

Saya biasaya melatih kepada jamaah teknik ini melalui patrap tidur atau ketika training dzikir nafas dengan melatih kesadaran ketika hendak tidur. hasilnya cukup cepat meski tidak berhasil semuanya namun yangberhasil memberikan testimoni dia sadar kalau dirinya tidur mendengkur.

 

Pelajaran dan petunjuk Allah

Allah tidak mungkin memberikan pelajaran kepada kita yang aneh aneh. Pelajaran dan petunjuk Allah pasti bermanfaat untuk kehidupan kita baik di dunia ini maupun nanti diakhirat. ketika kita mendekat ke Allah menggunakan cara DN maka Allah langsung memberikan pelajarannya dan petunjukNya yang terletak pada pikiran dan emosi kita.

ketika kita mendekat ke Allah kita amati pikiran kita dan perasaan kita. jika kita belum merasakan coba amati lebih halus lagi. apakah ada perubahan peikiran dan perasaan. misalnya ketika dzikir apakah ada pikiran jahat yang masuk? tentunya ini menandakan bahwa Allah memberikan petunjuk untuk tidak berbuat jahat karena orang berbuat jahat pasti kepikiran jahat. contoh lain perasaan, bagaimana perubahan perasaan kita ketika mendekat ke allah tambah tenang relaks ? jika ya maka itulah pelajaran dan petunjuk dari Allah, yaitu kita diajari tenang dan di beri petunjuk untuk tenang.

ya… jangan berpikir tentang pelajaran dari Allah itu seperti pelajaran ilmu yang aneh atau petunjuk Allah tentang sesuatu misalnya tentang keadaan orang lain, tentang nasib atau lainnya, yang sebenarnya itu kurang memberi manfat apa apa. kalau misalnya kita mengetahui nasib orang lain apa manfaatnya untuk kita? apa manfaatnya untuk kehidupan akhirat kita… tapi coba bandingkn dengan pelajaran tenang dan pelajaran relaks manfatnya banyak kan, bisa kita pakai untuk shalat bisa kita pakai untuk kehidupan sehari hari. Coba kalau hidup kita tenang pasti akan hidup akan lebih menyenangkan.

baik jadi pelajaran dan petunjuk Allah ini sangat sederhana sangat simpel tapi manfaat untuk diri kita sangat besar. maka mari kita pelajari lagi apa apa yang sudah diberikan Allah dalam ber DN ini.

Dzikir Nafas itu tidak mencari yang apa apa

Menarik berbagai pertanyaan sharing dan pengalaman yang disampaikan rekan rekan sahabat pada saat pertemuan silaturahmi ke empat di padepokan patrap surakarta kemarin. Mungkin sebagian tertawa, bingung, atau bahkan terkejut mungkin juga kecewa ketika dalam ber DN kita tidak mencari apa apa… bahkan yang kita cari adalah yang bukan apa apa. kalau ketemu dengan apa apa berarti itu bukan yang menjadi tujuan kita atau yang kita cari.

tentunya hal ini bagi yang benar benar mencari kebenaran akan Allah menjadi menarik, sebab Allah memang bukan apa apa, kalau apa apa tentunya bukan Allah. Pada taraf kita mencari Allah belum menemukan yang bukan apa apa itu menunjukkan sifat Allah yang ghoib tapi bagi rekan rekan DNers yang sudah menemukan yang bukan apa apa berarti sudah menemukan bahwa Allah bersifat dzahir bukan lagi ghoib.

Konsep menemukan yang bukan apa apa ini lah perjuangan yang tidak akan berhenti …. dan inilah unik dan menariknya belajar DN. ketika orang berspiritual berharap bisa menemukan ini dan itu justru dalam DN tidak demikian tapi memiliki tujuan untuk tidak menemukan yang bukan apa apa.

ketika saya menjawab pertanyaan pertanyaan seputar pengalaman DN, jamaah DN menjadi lega karena memang bukan pengalaman yang menjadi tujuan, bagi yang banyak pengalaman pun juga lega karena penjelasan saya mengarahkan kepada yang bukan pengalaman sehingga tidak terjebak pada pengalaman.

faktor kegagalan belajar DN karena masih mencari yang apa apa.. misalnya DN mencari bahagia, DN mencari solusi hidup, ber DN mencari ketentraman, bahkan DN mencari kesaktian… semua itu adalah “apa apa”. sekali lagi kita mencari yang bukan apa apa.

Dalam belajar Dzikir Nafas kita tidak mencari apa