energi – frekwensi – vibrasi

dalam dzikir nafas secara otomatis antara energi frekwensi dan vibrasi ini akan dapat anda pahami. ternyata ada energi yang dapat menggerakkan nafas saya keluar masuk. Energi ini mengarahkan saya pada keadaan keadaan frekwensi yang berbeda beda setiap menjalankan DN. dan vibrasinya sangat kuat.

nikola-tesla-quotes-universe Tesla_mental-power-comes-from-God_300 tesla

power itu dari Allah

kekuatan sekecil apapun dari Allah, bahkan kekuatan tunduk kepada Allah itu juga dari Allah, kekuatan sujud kita itu juga dari Allah. nah kalau sholat adalah mengolah kekuatan dari Allah maka sholat dapat kita gunakan untuk melatih jiwa kita agar kuat. orang yang kuat dalam sujudnya pasti dia memiliki kekuatan untuk menundukkan orang lain, orang yang kuat hormatnya kepada allah maka dia akan dihormati oleh orang banyak. kemampuan ini harus berkembang dan berkembang… dan tidak ada selesainya kecuali jika kita sudah meninggal.
disinilah letak bahwa sholat merupakan pembentukan karakter yaitu membentuk jiwa yang berkekuatan.
satu hal lagi jika orang ingin menjadi baik maka gunakan kekuatan iftirasy yaitu pada saat membaca robbi firlii yaitu mohon ampun kepada Allah maka rasakan hingga diri kita diampuni dan suci…kekuatan suci ini akan mencegah kita dari berbuat yang tidak baik.

patrap dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW

saya bereksperimen mancer (patrap, dzikir) ke Allah lewat shalawat ternyata daya nya sangat besar dan sangat cepat sekali membawa kepada alam kesadaran yang lebih tinggi.
carannya:
1. sambungkan hati kita kepada Allah
2. sambungkan hati kita kepada Rasulullah
3. doakan rasulullah dalam shalawat yang kita baca
4. arahkan diri kita ke Allah bersama doa kepada Allah untuk rasulullah.
5. tunggu saja sambil kita bersalawat…
kenapa mancernya tambah kuat dengan bershalawat karena rasulullah memiliki daya ke Tuhanan yang sangat kuat.. jika kita sambungkan hati kita kepada Rasululah maka secara otomatis kita akan terbawa oleh daya yang kuat tadi.

tips memulai sholat tahajud

pertama yang saya bahas adalah masalah motivasi, ada orang yang sama sekali tidak termotivasi tapi pingin sholat tahajud.. nah tips nya adalah dengan senang dengan dan kagum dengan orang yang sudah menjalankan tahajud, dengan 2 hal ini energi orang yang tahajud akan mengalir dan dampaknya kita akan termotivasi untuk tahajud. ini saya rasakan ketika ada orangmenceritakan nikmatnya sholat tahajud saya berusaha untuk menerima dan menyerap energi tahajud yang dirasakan orang tersebut ketika menjalankannya. dan hasilnya cukup saya rasakan ketika tahajud. sebab orang yang bercerita nikmatnya tahajud secara otomatis apa yang dia ceritakan adalah keadaan kejiwaannya ketika dia tahajud dan ini terasa sebagai sebuah energi yang mengalir dan mengaliri siapa saja yang mau menerima. jadi kalau kita belum bisa bertahajud maka dengarkan dan terima saja cerita orang yang bercerita tentang tahajudnya dan tangkap energi yang mengalir dalam cerita dia tersebut.

sedangkan untuk memulai sholat tahajud tips tipsnya hampir sama dengan shola biasa atau yang lainnya, cuma karena tahajud itu bangun ti dur berarti harus menghilangkan rasa kantuknya dengan wudlu, sedikit silatun yang kuat, dan ngolet atau menggeliat dulu hingga otot otot agak lemas tidak kaku. usahakan sholat dengan  tulang punggung tubuh tegak baik saat berdiri rukuk, sujud dan duduk. pada saat rukuk usahakan tulang punggung tegak pelan pelan sehingga terjadi pelurusan dan peregangan. dan yang pasti lakukan sholat dengan penuh tumakninah.

daya yang menuntun

daya adalah pelajaran yang diberikan allah kepada hambanya3 yang sedang mendekat, daya inilah yang dapat menuntun pikiran perasaan dan perilaku seseorang menuju kehidupan yang diridloi allah. karena daya berupa tuntunan berarti bisa menjadi ilmu pengetahuan. dimana ilmu ini dapat dipakai orang lain melalui membaca ilmu yang dituliskan.
daya ini sebaiknya di jaga dan dipelajari atau diikuti secara mendalam sehingga kekuatannya akan bertambah dan bertambah. sebagai contoh daya kepsrahan, daya ini mengalir menuntun untuk pasrah kemudian menuntun untuk pasrah dalam segi kehidupan nyata, menuntun untuk menerima allah.menuntun untuk bagaimana menyelesaikan masalah dengan kepasrahan. dan seterusnya sehingga daya pasrah tersebut menjadi luas dan lebih membuat hidup kita tambah bermakna.