Kalau tidak mau ke Allah sebaiknya “out”

untuk apa mengajak orang yang sudah tertutup hatinya, ciriya sangat jelas, diajak ke Allah malah menentang, malah memfitnah. saya tidak marah he he, cuma ketika saya baca al quran kok ketemunya surat al maarij di ayat -ayat terakhir dimana Nabi Nuh bersumpah atas nama kebesaran Allah, bla bla…. ya saya tiru saja cara Nabi Nuh ini.. saya bersumpah kepada Tuhannya penguasa Timur dan barat yang maha Agung, sesungguhnya Allah akan mengganti umat yang mau, dan  tidak dapat di kalahkan.

mari yang mau ke Allah tetap merapat, yang tidak mau segera OUT sebelum kuasa Allah turun. Sebaiknya kalau tidak cocok menyingkir saja tidak perlu membuat konfrontasi.

siapapun yang membuat fitmah seperti ini sebaiknya istighfar sebelum Allah menurunkan kuasanya….

Assalamualaikum pak pur
Hati hati pak
Ada beberapa gelintir orang yg entah itu awam atau sdh belajar tetapi belum paham yg salah persepsi tentang dzikir nafas
Mereka tahu tentang DN dan tahu bahwa DN ada level levelnya
Namun mereka salaj persepsi …
Salah persepsinya begini….jika sdh mencapai level paling atas sdh tidak perlu sholat
Cerita saya ini sekedar masukan saja dari apa yg saya dengar diluar sana
Mohon maaf pak” 

karena fitnah ini tidak benar maka saya berani bersumpah atas kekuasaan Allah. bagi siapun yang menyebarkan tidak perlu minta maaf kepada saya , istighfar saja kepada Allah. Ingat sebelum kuasa Allah turun

jangan menyimpan dendam

dendam itu penyakit jika kita menyimpan nya sama saja kita menyimpan dalam diri kita…. wujud dari penyakit itu bisa hati kita tidak tenang, sholat tidak khusyu, dan secara fisik pun jantung sering berdebar debar… dan yang paling tidak mengenakkan adalah suasana emosi yang berat seperti dada dihimpit batu yang besar… kadang tidak bisa bernafas…… astagfirullah

jangan menyimpan dendam

dendam itu penyakit jika kita menyimpan nya sama saja kita menyimpan dalam diri kita…. wujud dari penyakit itu bisa hati kita tidak tenang, sholat tidak khusyu, dan secara fisik pun jantung sering berdebar debar… dan yang paling tidak mengenakkan adalah suasana emosi yang berat seperti dada dihimpit batu yang besar… kadang tidak bisa bernafas…… astagfirullah

efektifitas fitnah untuk promosi gratis dari LUIS dan antek anteknya

tak bisa di bantah bahwa fitnah bukan lebih kejam dari pembunuhan tapi fitnah ternyata lebih efektif untuk iklan gratis alias promosi maka ustad Abu membiarkan mereka biarkan mereka beriklan untuk shalat center melalui cara mereka yaitu memfitnah… semoga allah tahu jasa jasa mereka dalam menyebar fitnah.
sewaktu pak Abu ke Solo beliau menyampaikan salam hangat nya untuk para pemfitnah (2 hari yang lalu)
oh ya cerita lain.. sewaktu pak abu terbang dari pekan baru ke solo 3 hari yang lalu beliau bersama ust Abu Bakar Baasyir satu pesawat dan Pak Abu pun mencium tangan beliau sebagai rasa hormat beliau kepada Uat Abu Bakar Baasyir, sempat ngobrol sebentar dan Ust ABu sangkan sempat memohon ijin kepada beliau untuk dapat silaturahmi dengan Ust Abu Bakar Baasyir di pondik pesantren Ngruki.
ya sekali lagi dari shalat center kami ucapkan terimakasih atas promosi dan iklan gratisnya dari luis… dan semoga…….

diam nya "abu sangkan" berbuah

di luar dugaan saya kasus ini berakhir dengan sangat smooth… ketika itu saya dipanggil untuk bertemu dengan anggota luis yang melaporkan ust abu yang terdiri dari pak edi lukito (ketua luis) pak yusuf dan beberapa anggota yang lain… pertemuan di masjid baitusaalam tipes ini saya menjelaskan kr0nologis sejarhanya munculnya fitnah itu… bla bla… suatu penjelasan dari yang “di fitnah” pak edi dan anggota mendengarkan dengan seksama terkadang memberikan pertanyaan seputar kasus tersebut. saya pun menjawab dengan keadaan yang saya ketahui karena saya menangani kasus tersebut (sebagai psikolog) dari awal.

pertemuan kedua tabayun dari seluruh elemen luis terdiri dari MUI, LUIS, FPI, Laskar Hizbullah, MTA, Imam Masjid besar mangkunegaran Kyai Haji Thoha, Abu Sangkan, dan beberapa tokoh umat islam lainnya. sayang pertemuan yang rencana nya merupakan tabayun akbar baik dari pihak pelapor dan yang dilaporkan serta sakisi saksi tidak dihadiri oleh pihak pelapor yaitu bapak edi lukito dan kawan kawan, ketika di kontak juga susah sekali dan sampai akhir tabayun pihak pelapor tidak ada satupun yang hadir padahal rencana ini sudah menjadi kesepakatan bersama untuk bersama sama mendengar secara jelas dan jernih tentang kebohongan dari fitnah yang sudah terlanjur di laporkan ke kepolisian serta mayarakat luas yang telah mengetahui fitnah tersebut. di akhir pertemuan ada kesepakatan untuk bertemu di kantor mui solo agar masalah tidak merambah kepada fatwa sesat dari apa yang sudah dilontarkan pihak pelapor. tidak itu saja forum ini menindak lanjuti untuk mencabut laporannya di poltabes solo dan juga akan membubarkan LUIS karena dinilai oleh pengurusnya sering disalah gunakan untuk kepentingan orang tertentu bukan untuk memperjuangkan syariat dan membela ulama terlebih melindungi umat.  (potongan pertemuan di mangkunegaran dapat dilihat di http://www.youtube.com/watch?v=KzwSUQPSSVg)

pertemuan ketiga di masjid besar solo, tepatnya di kantor MUI solo, di kantor ini menjelaskan kepada MUI tentang seputar kejadian yang sebenarnya dan alhamdulillah pihak MUI merespon dengan positif tentang fitnah tersebut. di MUI langsung disampaikan kepada ketua MUI solo yaitu zainal dari hasil pertemuan ini diperoleh hasil bahwa fitnah yang dituduhkan kepada ustad abu tidak benar dan harus diluruskan. dan menegaskan bahwa ajaran beliau yang katanya mengajarkan sholat lama (ini yang dianggap sesat) tidak lah sesat dan sesuai dengan quran dan sunah.

demikian 3 peristiwa besar ini akhirnya memberikan nafas lega dan kebahagiaan bagi kita semua terutama jamaah shalat center solo yang merasa tenang dalam mengadakan kegiatan kegiatan shalat khusyu dan kegiatan kegiatan lainnya. semoga fitnah seperti ini tidak terjadi lagi pada ulama ulama yang lain dan semoga islam tidak saling memfitnah namun bersama sama membangun umat. amiin