Iming Iming dalam Ibadah

ada dampak iming iming dalam ibadah yang pertama adalah kita bersemangat menjalankan (karena levelnya baru level iming iming) yang kedua kena tipu daya syetan.

yang pertama semangat menjalankan amal ibadah ini misalnya kalau sedekah nanti akan dapat ganti 10 kali lipat, maka bersemangat dalam bersedekah. Bershalawat nanti rejeki lancar bahkan berlimpah, maka semangat menjalankan shalawat. Shalat tahajud agar masalah hutang dapat lunas, maka shalat tahajud tiap malam. Ini dampak yang bagus karena menimbulkan semangat hingga sampai menimbulkan perbuatan positif. Tentunya dampak dari ibadah ini sangat positif. Ketika tahajud maka akan ada pengaruh terhadap semangat hidup, ketika sedekah pasti akan menimbulkan kebahagiaan orang lain yang disedekahi, kemudian bershalawat pasti akan menimbulkan rasa cinta kepada Rasulullah.

nah dampak yang kedua yang ini kita perlu hati hati iming iming ibadah ini sering kali di salah gunakan oleh syetan atau di manfaatkan syetan untuk tipu daya. Syetan kadang memperalat manusia agar menipu daya sesama manusia. Misalnya seseorang menyuruh sedekah kepada orang lain kemudian sedekahnya itu digunakan untuk kepentingan dirinya sendiri tidak di salurkan.  kenapa orang lain tersebut bisa di tipu? ya karena yang menyuruh dengan mengeluarkan iming iming bahwa dengan sedekah ini nanti allah akan limpahkan rizki, akan dilipatganakan sekian sekian ….. Misalnya lagi dalam hal shalawat, seseorang menyuruh shalawat dengan model shalawat yang bervariasi, dengan variasi manfaat. tipu daya syetan dari shalawat ini adalah orang jadi lupa bahwa Allahlah yang bisa memberi berbagai manfaat bukan shalawat. Ketika orang tersebut menjalankan shalawat syetan mendampinginya agar pikirannya selalu ke manfaat shalawat , pikirannya selalu dijaga syetan agar lebih percaya shalawat yang memberi manfaat bukan Allah SWT.

dalam menjalankan ibadah terutama yang ada iming imingnya, kita perlu berhati hati karena syetan masuk dan membelokkan tauhid kita, dari tujuan ibadah yang ke Allah dibelokkan ke iming iming

ibadah ihlas

Amanah saya apa ?

kadang bingung juga menentukan amanah saya apa, baik pertama kita harus berpikir bahwa amanah itu adalah sederhana. Ya sederhana, yaitu apa yang ada di depan kita, apa yang sedang kita lakukan, apa yang sedang diperbuat saat ini dan disini, itulah amanah kita. Yang kedua jadikan apa yang kita lakukan sekarang adalah perintah Allah. Misalnya kita sedang berjalan ke kantor maka amanah nya adalah menjalankan amanah Allah berjalan di kantor. bejalan ke kantor adalah amanah Allah. Kalau tidak berjalan ke kantor maka tidak akan sampai ke kantor.

Jadi amanah itu memang ada yang besar yaitu menyelesaikan pekerjaan kantor, tapi juga ada amanah yang kecil yang mendukung adanya pekerjaan di kantor yaitu berjalan menuju ke kantor.

menjalankan amanah Allah memang dari hal hal yang kecil dan sederhana. yang sedang kita hadapi sekarang ini dan saat ini. Gunakan formula 3T untuk menjalankan amanah Allah dalam setiap perbuatan perilaku. Dalam islam kita di ajarkan untuk meniatkan dengan benar setiap perbuatan kita. Perbuatan kita harus diawali dengan niat

Niat ini pasti kita niatkan karena Allah, dan sebenarnya implementasi niat karena Allah atau niat lillahitaala ini adalah niat menjalankan amanah Allah. Dengan meniatkan menjalankan amanah Allah maka perbuatan kita dikatakan ihlas. Misalnya sedekah kita niatkan menjalankan amanah Allah untuk membantu orang lain maka sedekah kita adalah ihlas, ini tidak ada hubungannya dengan hati kita rela atau tidak. Karena ihlas tidak ditentukan dengan rela atau tidak, tapi karena Allah atau tidak.

arahkan dunia dengan kekuatan Allah

kita ini diberi tugas sebagai khalifah, yang tugasnya adalah mengatur, mengarahkan dan memakmurkan dunia. untuk itu kita menggunakan kekuatan allah untuk memenuhi tugas yang dari Allah juga itu. jadi kita diperintah Allah menjadi khalifah tapi kita juga menggunakan kekuatan allah untuk melaksanakan tugas sebagai khalifah.
caranya bagaimana kita dapat menggunakan kekuatan ALlah? ada suatu cara yang praktis yaitu melalui kesadaran kita. kesadaran kita ini suatu yang luar biasa bila kita mampu mengolahnya karena intinya adalah semakin luas kesadaran kita maka akan semakin besar pula powernya. coba kita buktikan seandainya kita perbesar kesadaran kita dengan ke Allah maka kekuatan kita akan berlipat, misalnya, kita lelah atau kita capek tapi kita masih harus berjalan coba sadari bahwa allah maha kuat, perluas kesadaran bahwa Allah maha kuat terus kita lakukan kemudian kita sadari bahwa setiap langkah kita adalah kekuatan Allah maka lama lama kita akan kuat dan kekuatan kita akan bertambah.
maka untuk menjadi khalifah kita harus bisa menggunakan kekuatan allah atau lebih tepatnya kita menyadari kekuatan allah sehingga apa yang kita inginkan akan terwujud. misalnya kita bercita cita ingin menjadi trainer handal yang mampu merubah masyarakat dari negatif ke positif.. maka perluas kesadaran kita bahwa Allah memberikan kekuatan kepada kita …; kita sadari hal ini yang paling kecil.. misalnya kita digerakkan pikiran kita untuk membuat training training ringan….. dan seterusnya….semakin kita menyadari kekuatan allah ini maka kita akan kuat kuat dan kuat
dan satu lagi untuk memperbesar kekuatan itu cara yang paling ampuh adalah dengan ihlas menjalankan sesuatu. orang ihlas akan diberi kekautan Allah yang tak terbendungkan…. pasti berhasil…