tips ramadhan (5) Ketika Vaksin sudah disuntikkan Allah

Kita tahu bahwa vaksin adalah virus yang dimasukan kedalam tubuh agar tubuh memiliki kekebalan dari serangan virus sejenis. analogi vaksin ini pas banget untuk membahas bagaimana Allah ini memasukkan vaksin dalam kehidupan kita dan kita tidak mampu untuk menolak. Ketika anda di hadapkan amanah Allah yang harus anda terima dan amanah itu saling bertentangan dan akan menimbulkan gangguan emosional yang parah jika tidak hati hati dan bersungguh sungguh berkomitmen dengan amanah yang Allah berikan tersebut. contoh yang nyata adalah nabi yusuf yang mencintai zulaekah dan tidak berdaya karena zulaekah adalah istri orang. mau meninggalkan juga tidak mungkin karena zulaekah adalah ibu angkatnya. Dilema nabi yusuf ini memuncak ketika berada dalam satu kamar dengan zulaekah. Vaksin yang sudah masuk dalam kehidupan nabi Yusuf, mengaktifkan kesadaran nabi yusuf untuk pasrah dan berserah diri kepada Allah memohon rahmat Allah. Saat itu nabi yusuf sudah kebal berkat virus zulaekah yang mencintainya dan Nabi yusuf yang cinta juga dengan zulaekah. Kekebalan ini ditunjukkan dengan jiwanya yang terbang ke Allah ketika virus itu menyerang dan gagal menjatuhkan nabi yusuf.

tips ini intinya adalah agar kita dengan lapar , dengan haus, dengan mengantuk, dengan lemas, tidak makan dan minum agar kita kebal untuk terus berada di kesadaran jiwa yang berserah diri kepada Allah.

menjaga pandangan dari yang bukan muhrim

manusia diciptakan salah satunya dibekali dengan kemampuan bereproduksi, berkembang biak atau beranak pinak. sehingga manusia dalam jasadnya dibekali dengan keinginan atau dorongan atau hawa untuk melakukan kegiatan reproduksi. dorongan ini dalam setiap orang tidak sama tergantung dari usia, jenis makanan yang dimakan, dan kemampuan untuk mengendalikan.
menjaga pandangan yang bukan muhrim termasuk dalam pengendalian dorongan tersebut. ada satu cara untuk mengendalikan dorongan tersebut yaitu dengan
1. mengalihkan dalam hati atau mengalihkan kecondongan dala hati agar ke Allah.
2. menyadari syahwat sedang On dan jangan kita ikuti beralihlah untuk pasrah menuju ke Allah
dengan 2 cara tersebut dorongan nafs syahwat tadi berangsur angsur akan hilang.