Taqwa tingkat tinggi di rumah

Taqwa paling rendah adalah sebagai saksi, diatas lagi adalah sebagai abdi (shalat, puasa, dzikir dan lainnya ) dan taqwa tingkat paling tinggi adalah menjalankan amanah Allah.

apa taqwa tingkat tinggi di keluarga atau di rumah? tidak lain adalah menjalankan ketakwaan di lingkungan rumah yaitu dengan mengerjakan perintah Alalh sesuai tanda yang Allah berikan. Misalnya tandanya adalah piring kotor maka perintahnya jelas, perintah untuk taqwa jelas yaitu cuci piring .

cuci piring atau gelas di rumah jika ini di dasari oleh ketaqwaan kepada Allah (note bukan di dasari oleh rasa jengkel karena tidak ada yang mencuci, atau karena tanggung jawab di rumah untuk mencuci) maka nilai mencuci piring ini mendapat nilai yang sangat tinggi disisi Allah. karena mencuci piring atau gelas sudah melalui proses ketaqwaan sebagai abdi dan sebagai saksi, dia mencuci priing karena diperintah Allah bukan diperintah oleh keadaan, bukan diperintah oleh suami atau istri atau diperintah siapapun. Nilai keihlasan di dalam mencuci piring dan gelas ini sangat tinggi sekali.

Mencuci piring secara sekilas hanya pekerjaan yang remeh dan sepele bahkan nampak tidak bernilai tapi jika ini dilakukukan dengan kesadaran akan Allah kesadaran diperintah Allah dan semata mata karena Allah maka akan mendapatkan derajat amal yang sangat tinggi disisi Allah.

bagi kita yang sudah belajar sadar Allah dengan dzikir nafas bahkan yang sudah sampai pada level 4 sibhghoh,  aplikasi sibghoh sesungguhnya adalah dengan mencuci piring. dan  bapak dan ibu yang sudah belajar 3 T mencuci piring gan gelas menjadi bukti keberhasilan belajar belajar 3T.

reminder, mencuci piring bukan masalah kebersihan, bukan masalah ketersediaan piring bersih, atau bukan masalah kegiatan rumah tangga tapi ini adalah wujud ketaqwaan kepada Allah SWT.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top