fana bukan hilang atau lenyap

wilayah fana dalam islam adalah wilayah kesadaran yang tidak ber ego atau kesadaran yang sudah tidak ada lagi ego tapi tetap masih ada yang namanya self. Ketika fana maka yang hilang adalah ego nya bukan selfnya juga. pemahaman ini berbeda dengan pemahaman umum tentang fana atau zero dimana benar benar hilang. kalau benar benar hilang maka dia akan potensial meninggalkan syariat. Nah ini yang salah dalam berspiritual, yaitu spiritual yang menghilangkan semuanya. Kalau saya menyebutnya itu adalah tersesat,

self tetap ada tapi sudah tidak berego, seperti bayi yang dirinya ada tapi tidak mengaku aku atau tidak ada ego. Islam sangat mengajarkan adanya ihlas, tidak sombong dengan perilakunya dalam bentuk sedekah saling menolong ini semua terwujud jika kita dapat menghilangkan ego kita.

untuk dapat menghilangkan ego caranya cukup mudah yaitu dengan menjalankan dzikir nafas. ya saya sudah buat panduannya anda tinggal mempraktekkannya. jika ini dilakukan dengan benar dan dilakukan dengan istiqomah maka akan dapat memasuki wilayah fana yaitu diri yang tidak berego.

jasad kita adalah alam semesta

jasad kita merupakan bagian dari alam semesta. Kalau kita lihat maka jasad kita akan sama dengan alam di sekililing kita yaitu terdiri dari atom. nah kalau kita menyadari sampai ke tingkat ini maka berarti kita sudah keluar dari jasad. jadi kesadaran kita sudah meluas dan jasad kita benar benar bersatu dengan alam semesta. Kita harus belajar hal ini agar tasbih kita tahmid kita dan takbir dapat dilakukan dengan benar.

ngrogo sukmo..ngrogo donya

ini adalah ungkapan bahasa jawa yang pertama artinya keluar dari jasad dan kedua adalah keluar dari alam semesta. yang pertama sering saya dengat yaitu keluar dari kesadaran jasad untuk bisa jalan jalan berdasarkan kesadaran yang dimiliki tentang dunia luar jasadnya. Sekarang dalam islam lebih dari sekedar dari keluar dari kesadaran jasad yaitu keluar dari kesadaran alam semesta artinya keluar dari dunia yang ada ini. Nah ini kalau tidak masuk ke dalam wilayah ke Tuhanan Allah SWT tidak akan bisa karena Tuhan Allah SWT memiliki sifat yang tidak sama dengan apapun di alam semesta ini.

Latihan untuk dapat memasuki alam ini sangatlah mudah yaitu dengan pertama keluar dari jasad dulu secara kesadaran maka kita akan masuk ke pada dunia tanpa batas yaitu alam semesta kemudian kita sambungkan ke Allah untuk keluar dari kesadaran alam semesta ini. yaitu menuju kepada Allah yang bukan seperti apa apa nah ketika sudah berada di situ cobalah kita bertasbih bertahmid dan bertakbir, ya tempa dari 3T adalah di wilayah ini. Baik selamat mencoba dan semoga Allah mudahkan jalan kita untuk terus mendekat dan berserah diri kepada Allah SWT.

bidah bidah dalam menjalankan shalawat

bagi yang suka shalawat pasti langsung menjustice bahwa tulisan ini membidahkan seluruh amaliah shalawat dan menyalahkan orang yang bershalawat. Tidak … tidak, kalau tidak percaya baca tulisan saya ini sampai selesai. saya akan berpendapat shalawat shalawat yang memang melenceng dari perintah shalawat itu sendiri. melencengnya ini sangat kebangetan dan andapun pasti setuju dengan alasan alasan yang saya uraikan dibawah ini.

  1. shalawat digunakan untuk jampi jampi, untuk mantra, untuk agar ini dan agar bisa itu. saya sempat kaget ternyata bacaan shalawat dapat digunakan menyantet orang, untuk membuat orang tersakiti… ya rapal rapal berisi shalawat, pasti anda tidak setuju.
  2. Shalawat digunakan untuk mendapatkan kekayaan, jadi shalawat untuk pesugihan. Ada orang mengamalkan shalawat agar rejekinya banyak agar hartanya berlimpah. Menjadikan shalawat untuk pesugihan pasti anda tidak setujukan.
  3. shalawat untuk kesembuhan sakit, ya ruqyah dengan shalawat jelas ini bidah karena tidak ada tuntungan shalawat untuk menyembuhkan orang sakit. Dan ini pasti anda setuju kecuali bagi anda yang mengamalkan shalawat untuk kesembuhan pasti setengah menolak.
  4. Shalawat untuk lagu lagu, untuk dendang dendang, untuk menyanyi. Ya shalawat digunakan sebagai syair nyanyian syair lagi lagu … ya pasti anda tidak setuju karena shalawat yang sakral digunakan untuk dendang lagu terutama lagi kalau dendangan itu bernuansa goyang perut ke bawah… dangdut misalnya…. ya musik dangdut tapi syairnya shalawat pasti anda sangat tidak setuju, karena itu merupakan pelecehan terhadap shalawat lebih melecehkan daripada pak ahok.
  5. bershalawat tidak untuk mendoakan rasulullah … ya jelas bidah. Karena shalawat itu isinya adalah doa. Kenapa kita mendoakan ya karena sebagai rasa cinta kita kepada rasulullah, sebagai rasa hormat dan terimakasih kita kepada Rasulullah. Jangan tanya Nabi sudah tidak pelru shalawat, ya itu Nabi , tapi kita butuh untuk menghormati berterimakasih dan menyampaikan wujud cinta kita kepada Rasulullah yaitu dengan shalawat.

baik itu ada 5 hal yang menyebabkan bacaan shalawat yang bukan tuntunan Nabi SAW. kita harus waspada terhadap ajakan ajakan shalawat yang mengarah kepada 5 hal tersebut. Kalau mau sembuh ya minta kepada Allah, kalau mau kaya ya minta kepada Allah, kalau mau sakti ya minta kepada Allah jangan dengan shalawat karena itu bentuk syirik yang nyata nyata syirik.

 

reaktif yang kontraproduktif contoh fiktif kisah pencalonan lurah

dalam menyelesaikan masalah kita di anjurkan untuk sabar, itu artinya kita tidak boleh terllau reaktif sebab kalau reaktif pasti akan membuat masalah baru. Reaktif boleh untuk hal hal yang positif, misalnya ketika mendapatkan kesempatan atau ketikan mendapatkan hal yang positif maka kita harus segera menyambutnya, namun ketika kita mendapatkan masalah mendapatkan hal yang negatif maka langkah paling awal adalah sabar dan menenangkan diri dan berpikir positif.

Seperti misalnya ada pilihan lurah kebetulan bapaknya calon lurah tersebut adalah mantan lurah. Nah lawan politik ini berusaha untuk menjatuhkan lawan lurahnya dengan cara cara yang membuat lawannya emosi yaitu dengan menyebut bapaknya calon lurah yang mantan lurah tersebut tahu betul hal hal yang dirahasiakan semasa dia menjabat. Nah mantan lurah yang juga bapaknya calon lurah yang sekarang ini terlalu reaktif dan terlalu emosional meski disampaikan dengan lembut tapi jelas menunjukkan sikap reaktifnya…yaitu dengan mengadakan konferensi pers tingkat desa. wal hasil kekecewaan mantan lurah tersebar seantero desa dan memunculkan reaksi negatif dari para pendukung dari anaknya yang akan mencalonkan diri menjadi lurah…. dan setelah pemilihan tingkat desa menurut hasil perhitungan super cepat kalah telak dan pendukung yang diperkirakan banyak pada lari ke calon lainnya.

ada satu lagi kisah bagaimana kesabaran membuahkan hasil, masih kisah pemilihan lurah di desa sebelah. karena kesalahan dia si calon lurah tadi wah dia di demo habis oleh beberapa jamaah masjid di desanya, yang dari ceramahnya calon lurah ini dia telah menghina islam… dengan kesabarannya dia kemudian minta maaf,… ya terlanjur salah.. maka dia di demo habis habisan lagi… maka dia pun sabar dan mengikuti apa maunya para pendemo serta mengikuti apa yang seharusnya dia lakukan dengan tetap sabar dan tenang. Wal hasil namanya yang sudah di runtuhkan dengan demo sedesa … ternyata dia malah memenangkan pemilihan di desanya.

ya kedua contoh ini adalah kesabaran yang membuahkan hasil. ketika kita punya masalah maka bersabarlah. Sabar ini tidak hanya berdampak positif bagi umat islam yang menjalankan bagi umat lainpun yang menjalankan akan mendapatkan dampak yang positif.

pelajaran demi pelajaran tentunya membuat kita lebih sadar akan pentingnya sabar ini. Kekuatan seorang muslim tidak ditentukan oleh kekuatan fisiknya tapi kesabarannya dalam menerima hal yang seharusnya dia bersabar. terlalu reaktif menunjukkan adaya kelemahan dalam hal ini.

baiklah pelajaran pencalonan lurah ini semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita dan semoga kita selalu diberikan kesabaran dalam menjalankanya amin.

manfaatkan harta jangan ditumpuk

islam melarang kita menumpuk numpuk harta. mengumpulkan uang banyak banyak, memiliki tanah banyak banyak… dan menumpuk lainnya. Islam mengajarkan kita untuk memanfaatkan harta. Jadi harta kita banyak tidak apa apa tapi harus bermanfaat baik bermanfaat bagi orang lain maupun kita dan keluarga kita. harta kalau ditumpuk seperti air yang tidak mengalir akan jadi penyakit dan bau airnya akan jadi tidak sedap, demikian pula jika kita menumpuk harta maka harta itu akan menjadi penyakit yang akan menjangkiti jiwa kita.

memanfaatkan harta misalnya menggunakan harta kita untuk kebaikan atau kita niatkan untuk kebaikan. Misalnya kita memiliki tanah maka manfaat kan misalnya membuat kos kosan, atau sewakan kepada orang lain untuk bercocok tanam atau lainnya yang bermanfaat. ya memiliki harta banyak harus pandai pandai memanfaat kan agar harta tersebut tidak menjadi penyakit.

kalau kita bisa memanfaatkan harta kita maka kita akan mendapatkan kebahagiaan dari harta tersebut jika kita tidak dapat memanfaatkannya maka harta tersebut akan menyakiti kita. karena kita merasa memiliki kalau tidak dimanfaatkan maka akan menjadi penyakit.

 

Takbir kehidupan

dalam kajian kajian motivasi sering kita mendengar tentang berpikir besar, berjiwa besar, berencana besar, bercita cita besar, dan berkeyakinan besar. Jika kita menengok metode 3T dimana T yang terakhir adalah takbir yaitu Allahu Akbar maka kajian kajian motivasi yang saya sebutkan diatas akan ada dan terakup dalam kebesaran Allah. kebesaran Allah tersebut jika kita internaliasi dalam diri kita maka apa yang kita pikirkan apa yang kira rasakan dan apa yang kita lakukan akan “besar”. bagaimana tidak besar kalau semua yang kita lakukan dasarnya adalah kebesaran Allah.

Jika kehidupan kita terlalu sempit, terlalu tidak berarti, dan mungkin anda berpikiran bahwa anda adalah orang yang “tersingkirkan” maka akbarkan Allah dalam diri nanti ikuti apa apa yang ada dalam pikiran dan perasaan kita menjadi perbuatan, maka akan ada daya yang akan membawa kepada sesautu yang besar. JIka kita amalkan ini maka kita akan berani mengambil resiko, asal kita konsisten bahwa apa yang kita lakukan adalah kebenaran yang kita yakini setelah kita menjalankan takbir ini maka kita akan menjadi orang yang ditinggikan derajatnya oleh Allah SWT.

kebanyakan penyakit manusia adalah takut sebelum bertindak. Untuk itu agar kita berani dalam bertindak ini adalah dengan mengakbarkan Allah dalam kehidupan kita. Allahu akbar dan salurkan dalam kehidupan kita maka nanti kehidupan kita akan akbar.

aku islam saja tidak suni dan tidak syiah

Rasulullah tidak pernah mengajarkan kita harus jadi suni atau syiah, Rasulullah hanya mengajarkan kepada kita agar kita menjadi orang islam yang berTuhankan Allah dan bernabikan rasulullah.

Sumber perpecahan dan kelemahan umat islam adalah fanatisme golongan. Dan ini benar benar di manfaatkan umat lain sejak Rasulullah tiada. Perpecahan itu adalah suni dan syiah, padahal kalau kita lihat sejarah tidak ada jaman nabi kok ada suni dan syiah. Kesempatan menghancurkan islam sudah ada sejak rasulullah tiada. Yaitu dengan menanamkan benih permusuhan diantara umat islam sendiri. dan kita lihat sangat efektif sekali sampai sekarang. Kita lihat negara besar islam seperti irak dan iran hancur pada waktu karena perang antara suni dan syiah. nah ini akan menjadi senjata pemusnah massal dan sewaktu waktu dapat digunakan.

di Indonesia saja sudah mulai di semai benih benih perpecahan ini. Kemarin saya mengikuti pengajian di kampung wah kebangeten dalam menanamkan kebencian terhadap syiah dengan menyebut bahwa syiah itu membunuh umat islam dan menyebut Bapak khomeini dengan tambahan laknatullah… sontak saja saya bergejolak dan saya tinggalkan pengajian kampung itu. saya mungkin dituduh syiah… karena meninggalkan majelis… ya biar…. yang penting saya tidak suni dan tidak syiah saya penganut agama islam yang lurus ke Allah saja tidak lurus ke suni atau syiah.

fakta sejarah harusnya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu mawas diri dan merubah diri kemudian waspada dengan isu isu hoax yang berkembang. Maka saya turut menyadarkan diri saya dan siapun yang membaca tulisan ini bahwa saya dan kita adalah islam rasulullah SAW bukan islam yang dibawah pimpinan Syiah atau dibawah pimpinan suni.

mari kita menjadi islam yang cerdas yang benar dan lurus hanya ke Allah dan Rasulullah. Selama kita masih menggolongkan diri menjadi suni dan syiah maka kita tidak akan maju dan selama itu pula kita akan menjadi bulan bulanan umat lain.

Tetap menjadi yang ” fresh from oven “

spiritual kami beda, kami selalu mengedapankan apa apa yang terbaru bagi kami. Ya benar kami sajikan menu terbaik kami yang fresh form oven. Sejak blog ini didirikan oleh saya sendiri ……. saya awali dengan pelajaran pelajaran patrap…. mengalir begitu saja sehingga menuliskan beberapa hal baik tentang patrap, sholat, dzikir nafas dan 3T demikian seterusya saya tidak tahu apa yang nantinya akan menjadi pelajaran terbaru lagi.

Yang pasti bahwa materi materi pelajaran saya terima secara langsung dari Allah SWT. karena memang salah satu mode belajar kita adalah berguru kepada Allah. Berguru kepada Allah tidak akan ada habisnya. berbeda dengan jika kita berguru kepada manusia maka pikiran manusia akan sangat terbatas. dan ruginya, jika guru tersebut sangat mengagungkan ilmunya dan bertahan dengan hanya ilmu yang sudah dielajarinya kemudian beliau enggan untuk belajar lagi. Belajar kitab itu penting tapi kenapa harus diulang ulang sebenarnya sekali sajakan cukup selebihnya harus diamalkan dan dituliskan.

ya makanya tulisan tulisan saya fresh form oven karena saya berusaha untuk menuliskan apa apa yang baru saja saya dapat. jadi tulisan saya ibarat diary bagi saya. Saya mennyadari kalau tulisan ini kadang tidak sesuai dengan pembaca dan mungkin agak nyleneh… ya itulah kekhasan dari tulisan yang fresh from oven. Tapi ada kelebihannya juga bahwa tulisan saya akan selalu hangat untuk disajikan. Tidak dingin dan insya Allah tidak basi. Dengan tulisan yang hangat ini akan memberikan nilai gizi yang berlebih bagi ruhani pembaca.

Tulisan saya yang fresh from oven tentunya akan memberikan warna tersendiri bagi saya karena tulisan saya akan mendapatkan ciri khas yang khusus yang berbeda dengan yang lain. tulisan tulisan ini juga dapat menjadi penyimpanan daya yang ada pada saat saya menuliskan. Sebab tulisan yang bermuatan akan menjadikan tulisan itu akan memiliki daya yang dapat mempengaruhi kondisi pembaca … baik selamat membaca dan mengikuti

 

semakin beragama semakin arogan

semakin beragama semakin arogan, nampaknya ini suatu kesalahan dalam beragama. Masak ya semakin beragama kok semakin arogan. aroganisme dalam bergama menunjukkan kekanak-kanakkannya dalam beragama. seharusnya semakin beragama maka harusnya semakin dewasa dalam beragama sehingga perilakub arogan tidak akan muncul.

ciri ciri sikap arogan yang muncul dalam beragama

  1. selalu menilai orang dengan dosa, neraka, salah, bahkan ada dosa jariyah… yang terakhir ini saking kreatifnya dia sehingga menciptakan sendiri istilah ini
  2. agama hanya sebatas benar dan salah, berarti pemahaman ibadahnya hanya sebatas benar dan salah. sehingga arogansi sangat mudah muncul dala, dirinya.
  3. sudut pandang hanya dari dirinya atau kelompoknya, dan menolak sudut pandang orang lain. egosentrisme beragama sangat nampak disini. persis seperti perkembangan anak anak di masa balita
  4. wajahnya sangar, karena memang tiap hari selalu mencari kesalahan orang lain dan membenarkan diri sendiri. menyalahkan adanya madzab dalam islam padahal dia sendiri menggunakan madzab versi dia sendiri

arogansi dalam beragama sangat berbahaya karena dapat memecah belah umat Orang orang yang arogan ini akan selalu menyampaikan di tempat umum tentang kebenarannya dan kesalahan orang lain. Sehingga layak orang orang ini di juluki panitia surga, karena selalu menganggap dirinya masuk surga dan orang yang tidak sepaham dengan dirinya masuk neraka. Kemana mana dia selalu jual karcis atau tiket surga seperti calo….

untuk melihat apakah anda termasuk muslim arogan atau tidak cukup membaca tulisan saya diatas kemudian lihat reaksi dalam diri anda apakah marah atau senyum kalau marah berarti anda termasuk orang yang arogan kalau senyum anda termasuk yang sudah dewasa dalam beragama. dan selamat bagi anda yang sudah dewasa.

maka marilah kita belajar untuk menjadi umat islam yang dewasa dan tidak mudah menyalahkan orang lain dan tidak mudah menuduh kelompok ini sesat dan bidah. lebih baik kita benarkan akidah kita dengan menjadi dewasa dan tunjukkan kepada orang lain bagaimana berakidah dengan benar tersebut yaitu dengan akhlak. semoga kita dapat mengamalkan amin