memaksakan khusyu dalam sholat menyebabkan sholat kita tidak tumakninah. Khusyu itu bertingkat dan kita diperintahkan Allah untuk melakukan sholat khusyu semampu kita. kalau kita belum mencapai khusyu pada taraf tertentu maka santai saja  lakukan dari hal yang paling kita bisa lakukan. Misalnya kita baru mampu khusyu dengan mengendorkan otot ya lakukan itu, jika kita baru bisa sadar Allah ketika sholat hanya sebentar ya lakukan semaksimal mungkin.

khusyu bukanlah syariat, sehingga tidak khusyu pun tidak membatalkan sholat. Khusyu adalah rejeki  yang datangnya dari Allah. Ada orang yang diberi rejeki khusyu yang banyak ada pula yang sedikit. maka bersyukurlah kita jika kita diberi khusyu, dan peliharalah rasa khusyu tadi , pertahankan rasa khusyu itu tadi.