The power of positive doing

kembali ke selera asal yaitu JUST DO IT, setelah berteori macam macam tentang kesuksesan dan keberhasilan dari mulai hipnosis hingga nlp dari pikiran positif hingga gaya tarik pikiran, akhirnya kembali lagi bahwa semua bisa kita raih dengan satu cara yaitu “positive doing” artinya kita mengerjakan apa apa yang kita rencanakan, kita melakukan apa apa yang harus kita kerjakan. jangan terlalu lama mempertimbangkan apa yang akan dilakukan, karena kunci untuk melakukan hanya satu yaitu “positif”.

Setinggi ilmu apa bicara masalah entrepreuner masalah motivasi masalah pikiran kalau tidak dijalankan sama saja nol. Sebijak apapun yang diuraikan Bapak mario Teguh kalau tidak kita jalankan ya sama saja tidak akan menimbulkan dampak apa apa dalam kehidupan kita. sekarang ini mungkin kita jangan terlalu banyak berpikir tentang sukses dan kaya cukup lakukan lakukan saja yang positif.

the power of positive doing yang sekarang ini sedang marak menunjukkan bahwa benar petunjuk quran di surat al Insyirah ayat 7 kalau nggak 8, yang menyebutkan bahwa setelah selesai melakukan pekerjaan yang satu maka segera lakukan pekerjaan lainnya dengan sungguh sungguh. Hal ini sangat sesuai dengan kekuatan perbuatan positif. Kalau kita mau menjalankan perintah Allah yang satu ini maka kita akan menemui betapa luar biasanya al quran sebab mukjizatnya bisa kita rasakan jika memang kita jalankan.

prinsip the power of positive doing ini sudah diajarkan oleh para wali dalam lagunya sluku sluku bathok yang intinya adalah kalau masih hidup jangan mau diam bergeraklah, kalau diam berarti mati. Maka prinsip dari pada the power positive doing ini adalah “jangan mau diam” teruslah bergerak. bergerak dan bergerak ke arah yang positif. jangan terlalu lama berpikir karena yang diepntingkan adalah perbuatan bukan berpikir. kalau kita berbuat positif maka otomatis pikiran dan perasaan kita akan positif.

Rukun islam dari mulai syahadat hingga haji merupakan suatu tindakan bukan pemikiran lagi. Ini menunjukan bahwa islam adalah agama yang harus kita jalankan. Mikir itu hanya kalau kita merenungkan kekuasaan Allah selebihnya tidak. kita punya pekerjaan ya dikerjakan jangan dipikir. Orang bekerja itu ya berbuat tidak berpikir. Tidak ada orang pekerjaannya berpikir, seorang pemikir pun dia akan berbuat entah itu hanya sekedar menulis. Menulispun adalah sebuah pekerjaan. Seorang penelitipun dia tidak akan berlama lama berfikir pasti dia akan langsung menuliskan ide idenya.

satu hal lagi yang penting bahwa Allah SWT menyukai akselerasi dalam berbuat. Kalau kita banyak berbuat maka Allahpun juga akan banyak berbuat dengan kita, kalau kita banyak berbuat positif di dunia ini maka Allahpun akan berbuat positif dengan kita. Maka hukum the power of positive doing ini menunjukkan bahwa kita harus banyak berbuat, banyak bermanfaat dan banyak melakukan sesuatu.

Di dunia ini tugas kita adalah menjadi khalifah yang merawat dan menjaga keberlangsungan alam semesta ini, tuga kita tidak hanya dalam keluarga saja atau dalam pekerjaan saja tapi lebih luas dari itu kita harus bisa memberikan warna lain di alam dunia ini. Warna warna yang dapat membentuk dunia ini lebih indah sesuai dengan peran yang kita jalankan. Dunia akan kacau jika dipenuhi oleh para pemikir tanpa ada perbuatan. Cukup bagi kita para pemimpin negara yang hanya berfikir minus tindakan, tapi kita membutuhkan pemimpin yang mau berbuat …. tidak salah kalau kita orang indonesia ini berani mengancungkan jempol kepada JOKOWI karena beliau tidak terlalu banyak berpikir tapi lebih banyak berbuat. Tindakan blusukan nya menunjukkan bahwa beliau memang orang “laku” orang yang mau berbuat bukan orang yang hanya bicara saja.

Nampaknya the power of positive doing ini sangat menarik untuk kita jadikan filosofi yang segera kita jalankan. jangan terlalu ternina bobokan dengan uraian Pak Mario teguh sebab kalau hanya mendengar dengan semangat apa apa yang disampaikan Pak Mario Teguh tanpa menjalankannya kita hanya akan menjadi orang yang sangat berangan angan jauh dari kenyataan.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *